Diskominfo Makassar dan Densus 88 Perkuat Literasi Keamanan Digital dari Paham IRET
Jum'at, 10 Jul 2026 23:07
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, di Ruang Media Center Balai Kota Makassar, Jumat (10/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar bersama Densus 88, terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme (IRET) di ruang digital, Jumat (10/7/2026).
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, menegaskan bahwa langkah strategis tersebut dilakukan melalui program literasi keamanan informasi yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, khususnya kalangan anak-anak, pelajar, dan remaja.
"Kami dari Diskominfo Kota Makassar memiliki beberapa kegiatan, termasuk literasi keamanan informasi," tegasnya saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Dia bilang, kegiatan tersebut menyasar ke masyarakat luas, sehingga Diskominfo Kota Makassar berkolaborasi bersama Densus 88 untuk memperkuat pengawasan.
"Teman-teman di Densus 88 memiliki arah yang sama untuk proses pembinaan atau pencegahan di ruang-ruang digital," tambah Roem.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyelenggarakan sosialisasi pencegahan penyebaran paham IRET, termasuk di sejumlah instansi pemerintah daerah.
"Kami sudah melaksanakan sosialisasi dan koordinasi di beberapa tempat, seperti di sekolah dan kantor kecamatan, yaitu di wilayah Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tamalate," ungkapnya saat diwawancarai.
Roem menambahkan bahwa informasi paham radikalisme diduga telah tersebar di internet.
"Khusus di sekolah, teman-teman Densus 88 menilai ada beberapa ruang digital yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan penyebaran. Mereka menyebarkan paham-paham yang bisa membuat anak-anak menjadi bias informasinya. Oleh karena itu, ruang-ruang tersebut perlu ditutup," tambah Roem.
Melalui sinergi antara Diskominfo dan Densus 88, lanjut dia, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya keamanan informasi.
"Kami dari pemerintah kota melalui Diskominfo menggandeng teman-teman Densus 88 karena pola kolaborasi inilah yang bisa kita harapkan untuk memberikan manfaat dan pengetahuan kepada masyarakat terkait literasi digital, termasuk literasi keamanan," kata Roem.
Roem juga membeberkan bahwa saat ini banyak masyarakat yang menjadi korban keamanan digital.
"Dengan adanya kolaborasi antara Diskominfo, Densus 88, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, serta Dinas Pendidikan, kami berharap ruang-ruang digital ini menjadi aman untuk semua, tidak hanya bagi anak-anak kita, tetapi juga bagi masyarakat Kota Makassar," pungkasnya.
Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, menegaskan bahwa langkah strategis tersebut dilakukan melalui program literasi keamanan informasi yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, khususnya kalangan anak-anak, pelajar, dan remaja.
"Kami dari Diskominfo Kota Makassar memiliki beberapa kegiatan, termasuk literasi keamanan informasi," tegasnya saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Dia bilang, kegiatan tersebut menyasar ke masyarakat luas, sehingga Diskominfo Kota Makassar berkolaborasi bersama Densus 88 untuk memperkuat pengawasan.
"Teman-teman di Densus 88 memiliki arah yang sama untuk proses pembinaan atau pencegahan di ruang-ruang digital," tambah Roem.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyelenggarakan sosialisasi pencegahan penyebaran paham IRET, termasuk di sejumlah instansi pemerintah daerah.
"Kami sudah melaksanakan sosialisasi dan koordinasi di beberapa tempat, seperti di sekolah dan kantor kecamatan, yaitu di wilayah Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tamalate," ungkapnya saat diwawancarai.
Roem menambahkan bahwa informasi paham radikalisme diduga telah tersebar di internet.
"Khusus di sekolah, teman-teman Densus 88 menilai ada beberapa ruang digital yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan penyebaran. Mereka menyebarkan paham-paham yang bisa membuat anak-anak menjadi bias informasinya. Oleh karena itu, ruang-ruang tersebut perlu ditutup," tambah Roem.
Melalui sinergi antara Diskominfo dan Densus 88, lanjut dia, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya keamanan informasi.
"Kami dari pemerintah kota melalui Diskominfo menggandeng teman-teman Densus 88 karena pola kolaborasi inilah yang bisa kita harapkan untuk memberikan manfaat dan pengetahuan kepada masyarakat terkait literasi digital, termasuk literasi keamanan," kata Roem.
Roem juga membeberkan bahwa saat ini banyak masyarakat yang menjadi korban keamanan digital.
"Dengan adanya kolaborasi antara Diskominfo, Densus 88, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, serta Dinas Pendidikan, kami berharap ruang-ruang digital ini menjadi aman untuk semua, tidak hanya bagi anak-anak kita, tetapi juga bagi masyarakat Kota Makassar," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Pasokan Air
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima audiensi OJK Sulselbar di Ruang Rapat Direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar.
Senin, 19 Okt 2026 19:46
Makassar City
Perumda Parkir Makassar Gandeng Aparat Tertibkan Jukir Liar
Perumda Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan terhadap juru parkir (jukir) liar di Kota Makassar.
Minggu, 18 Okt 2026 06:08
Sulsel
Ribuan Peserta Ikuti Forkot KORMI Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka Festival Olahraga Kota Makassar (Forkot) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (17/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 05:49
News
Sidak Puskesmas Jongaya, Wali Kota Munafri Temukan Bagian yang Kumuh
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegur pengelola Puskesmas Jongaya setelah menemukan kondisi lingkungan bagian belakang fasilitas kesehatan tersebut kumuh.
Sabtu, 17 Okt 2026 15:57
News
Wali Kota Antisipasi Dampak Kabut Asap terhadap Kesehatan Warga
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memantau perkembangan kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir dengan mendatangi kantor BMKG Kelas I Sultan Hasanuddin.
Jum'at, 16 Okt 2026 18:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IM3 Platinum Plus Hadirkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175GB
2
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun
3
Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Pasokan Air
4
PDAM Makassar dan KIMA Bahas Pasokan Air Industri
5
2 Bupati di Sulsel Dijadwalkan Hadir di Wisuda ke-89 Unismuh Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IM3 Platinum Plus Hadirkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175GB
2
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun
3
Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Pasokan Air
4
PDAM Makassar dan KIMA Bahas Pasokan Air Industri
5
2 Bupati di Sulsel Dijadwalkan Hadir di Wisuda ke-89 Unismuh Makassar