Perumda Pasar Makassar Raya Tata Lapak dan Jalur Pedestrian Pasar Senggol
Jum'at, 10 Jul 2026 17:27
uasana penataan Pasar Senggol, Jl. Opu Daeng Risadju, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mamajang, Jumat (10/7/2026). Foto: Istimewa.
MAKASSAR - Perumda Pasar Makassar Raya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kawasan perdagangan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penataan Pasar Senggol, Jalan Opu Daeng Risadju, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mamajang, yang berada di bawah pengelolaan Pasar Sambung Jawa.
Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufiq Habir mengatakan proses penataan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada seluruh pedagang sehingga seluruh pihak dapat berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan pasar yang lebih baik.
"Alhamdulillah, selama kurang lebih satu bulan ini kami bekerja secara gotong royong membenahi Pasar Senggol bersama petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta didukung pemerintah kelurahan," jelasnya, Jumat (10/7/2026).
Kata dia, penataan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan gotong royong.
"Kegiatan ini melibatkan Kepala Pasar Sambung Jawa, petugas ketertiban, petugas kebersihan, petugas keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Tamarunang dan Kelurahan Mattoangin," kata Taufiq.
Dia bilang, fokus utama pembenahan diarahkan pada penataan gerobak dan rangka jualan, penyeragaman ukuran lapak pedagang, serta pengaturan ruang sirkulasi agar akses jalan bagi pengunjung menjadi lebih luas dan nyaman.
Lebih lanjut, langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib tanpa mengurangi aktivitas ekonomi para pedagang.
"Kami menata gerobak-gerobak dan rangka jualan agar lebih rapi, ukuran lapak dibuat seragam sehingga terlihat lebih indah, sekaligus menyediakan ruang akses jalan yang lebih nyaman bagi para pengunjung. Alhamdulillah hasilnya mulai terlihat dan para pedagang sangat antusias bekerja sama," terangnya saat dikonfirmasi.
Menurut Taufiq, penataan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah kawasan pasar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berbelanja dan menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertib.
"Dengan lapak yang tersusun rapi dan tidak lagi menggunakan badan jalan secara berlebihan, arus lalu lintas pejalan kaki menjadi lebih lancar. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memberi dampak positif terhadap aktivitas jual beli para pedagang," tuturnya.
Respons positif juga datang dari para pedagang yang merasakan langsung perubahan suasana di Pasar Senggol. Salah seorang pedagang pakaian, Hafiz, mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak pengelola pasar.
"Pasar Senggol sekarang mulai ditata dengan baik. Ini demi kebaikan kita bersama. Kami juga senang karena kepala pasar turun langsung berdialog dan membangun komunikasi dengan para pedagang," ucapnya.
Ia menilai penataan tersebut memberikan perubahan yang cukup signifikan. Akses jalan kini lebih lapang karena gerobak-gerobak pedagang telah ditata sehingga tidak lagi memakan badan jalan.
Kondisi itu membuat pengunjung lebih leluasa berkeliling dan berbelanja. Sejumlah pengunjung pun menyampaikan kesan positif terhadap wajah baru Pasar Senggol.
"Ini, lebih nyaman berjalan di dalam kawasan pasar karena jalur pejalan kaki tidak lagi terhalang lapak maupun gerobak kami pedagang," jelasnya.
Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, Perumda Pasar Makassar Raya berharap penataan Pasar Senggol dapat terus berlanjut sehingga kawasan tersebut semakin tertata tanpa menghilangkan identitasnya sebagai salah satu ikon pasar malam di Kota Makassar.
Penataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Perumda Pasar Makassar Raya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar tradisional agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pedagang maupun masyarakat.
Dengan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertib, aman, dan nyaman, diharapkan Pasar Senggol semakin diminati masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Makassar.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penataan Pasar Senggol, Jalan Opu Daeng Risadju, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mamajang, yang berada di bawah pengelolaan Pasar Sambung Jawa.
Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufiq Habir mengatakan proses penataan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada seluruh pedagang sehingga seluruh pihak dapat berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan pasar yang lebih baik.
"Alhamdulillah, selama kurang lebih satu bulan ini kami bekerja secara gotong royong membenahi Pasar Senggol bersama petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta didukung pemerintah kelurahan," jelasnya, Jumat (10/7/2026).
Kata dia, penataan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan gotong royong.
"Kegiatan ini melibatkan Kepala Pasar Sambung Jawa, petugas ketertiban, petugas kebersihan, petugas keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Tamarunang dan Kelurahan Mattoangin," kata Taufiq.
Dia bilang, fokus utama pembenahan diarahkan pada penataan gerobak dan rangka jualan, penyeragaman ukuran lapak pedagang, serta pengaturan ruang sirkulasi agar akses jalan bagi pengunjung menjadi lebih luas dan nyaman.
Lebih lanjut, langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib tanpa mengurangi aktivitas ekonomi para pedagang.
"Kami menata gerobak-gerobak dan rangka jualan agar lebih rapi, ukuran lapak dibuat seragam sehingga terlihat lebih indah, sekaligus menyediakan ruang akses jalan yang lebih nyaman bagi para pengunjung. Alhamdulillah hasilnya mulai terlihat dan para pedagang sangat antusias bekerja sama," terangnya saat dikonfirmasi.
Menurut Taufiq, penataan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah kawasan pasar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berbelanja dan menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertib.
"Dengan lapak yang tersusun rapi dan tidak lagi menggunakan badan jalan secara berlebihan, arus lalu lintas pejalan kaki menjadi lebih lancar. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memberi dampak positif terhadap aktivitas jual beli para pedagang," tuturnya.
Respons positif juga datang dari para pedagang yang merasakan langsung perubahan suasana di Pasar Senggol. Salah seorang pedagang pakaian, Hafiz, mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak pengelola pasar.
"Pasar Senggol sekarang mulai ditata dengan baik. Ini demi kebaikan kita bersama. Kami juga senang karena kepala pasar turun langsung berdialog dan membangun komunikasi dengan para pedagang," ucapnya.
Ia menilai penataan tersebut memberikan perubahan yang cukup signifikan. Akses jalan kini lebih lapang karena gerobak-gerobak pedagang telah ditata sehingga tidak lagi memakan badan jalan.
Kondisi itu membuat pengunjung lebih leluasa berkeliling dan berbelanja. Sejumlah pengunjung pun menyampaikan kesan positif terhadap wajah baru Pasar Senggol.
"Ini, lebih nyaman berjalan di dalam kawasan pasar karena jalur pejalan kaki tidak lagi terhalang lapak maupun gerobak kami pedagang," jelasnya.
Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, Perumda Pasar Makassar Raya berharap penataan Pasar Senggol dapat terus berlanjut sehingga kawasan tersebut semakin tertata tanpa menghilangkan identitasnya sebagai salah satu ikon pasar malam di Kota Makassar.
Penataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Perumda Pasar Makassar Raya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar tradisional agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pedagang maupun masyarakat.
Dengan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertib, aman, dan nyaman, diharapkan Pasar Senggol semakin diminati masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Makassar.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
80 Paket Sembako Diberikan Petugas Kebersihan, Apresiasi Garda Terdepan Pilah Sampah
Dalam semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Perumda Pasar Makassar Raya memberikan perhatian dan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Rabu, 26 Agu 2026 19:15
Makassar City
1.157 Peserta Ikuti MTQ VIII KORPRI Nasional, Makassar-Pangkep Tuan Rumah
Sebanyak 1.157 peserta dari 117 kafilah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Selasa, 25 Agu 2026 07:19
Sulsel
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 dan menjadi salah satu pusat pelaksanaan sekaligus lokasi pembukaan hajatan nasional tersebut.
Senin, 24 Agu 2026 06:16
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
News
Wali Kota Munafri Warning Kepala OPD Makassar, Minta Kadis Ubah Cara Kerja
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera mempercepat realisasi belanja pemerintah daerah.
Kamis, 20 Agu 2026 15:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Bertahan di Golkar
2
FIFGROUP Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Makassar
3
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
4
Prof Eko Hadi Sujiono Bawa Pengalaman Riset Belanda ke UNM
5
PKS Jeneponto Perkuat Konsolidasi Lewat Silaturahmi Pengurus
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Bertahan di Golkar
2
FIFGROUP Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Makassar
3
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
4
Prof Eko Hadi Sujiono Bawa Pengalaman Riset Belanda ke UNM
5
PKS Jeneponto Perkuat Konsolidasi Lewat Silaturahmi Pengurus