Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, di Kantor DPRD Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Jumat (21/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, menyebut rata-rata serapan anggaran SKPD baru berada di kisaran 30 hingga 35 persen.
Menurut Tri, kondisi tersebut perlu segera diantisipasi agar realisasi anggaran tahun ini tidak kembali rendah seperti 2025 yang hanya mencapai sekitar 85 persen.
Ia mengatakan seluruh sembilan fraksi DPRD Makassar sebelumnya telah menyampaikan perhatian terhadap persoalan tersebut dalam rapat paripurna.
"Makanya salah satu jalan kita menyarankan kepada pemerintah kota bagaimana program-program strategis pemerintah kota itu bisa dimaksimalkan seperti stadion, seragam sekolah gratis, karena dari situ serapan anggaran paling banyak," ungkapnya, Jumat (21/8/2026).
Selain program strategis, DPRD juga meminta Pemkot Makassar mempercepat pelaksanaan sejumlah program yang dinilai mendesak.
"Terus beberapa program-program yang sifatnya juga urgen kemarin kita sampaikan kepada pemerintah kota untuk segera dilaksanakan atau dimaksimalkan, seperti Puskesmas Ujung Pandang Baru, PAUD di Taman Anrea Karebosi," tambahnya.
Tri mengatakan rendahnya serapan pada sejumlah program Dinas Pekerjaan Umum pada awal tahun salah satunya disebabkan proses tender yang harus dilalui sebelum pekerjaan dapat berjalan.
Ia berharap pelaksanaan program tersebut dapat dipercepat pada triwulan III sehingga serapan anggaran meningkat.
"Yang penting kami sudah menyampaikan kepada pemerintah kota untuk memaksimalkan nanti kita pantau ulang lagi di monev triwulan ketiga sampai sejauh mana serapannya," sebutnya.
DPRD Makassar, kata Tri, akan memantau program-program yang belum berjalan hingga memasuki triwulan III.
Politikus Partai Demokrat itu mengatakan DPRD juga siap turun langsung untuk mengetahui kendala yang menyebabkan program belum berjalan maksimal.
Terkait penempatan pejabat, Tri mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme uji kesesuaian jabatan atau job fit yang sedang dilakukan Pemkot Makassar.
Menurutnya, proses tersebut dapat menjadi momentum bagi Wali Kota Makassar untuk mengevaluasi pejabat yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program dan menyerap anggaran.
Tri berharap proses job fit dapat menghasilkan penempatan sumber daya manusia yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan organisasi.
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, menyebut rata-rata serapan anggaran SKPD baru berada di kisaran 30 hingga 35 persen.
Menurut Tri, kondisi tersebut perlu segera diantisipasi agar realisasi anggaran tahun ini tidak kembali rendah seperti 2025 yang hanya mencapai sekitar 85 persen.
Ia mengatakan seluruh sembilan fraksi DPRD Makassar sebelumnya telah menyampaikan perhatian terhadap persoalan tersebut dalam rapat paripurna.
"Makanya salah satu jalan kita menyarankan kepada pemerintah kota bagaimana program-program strategis pemerintah kota itu bisa dimaksimalkan seperti stadion, seragam sekolah gratis, karena dari situ serapan anggaran paling banyak," ungkapnya, Jumat (21/8/2026).
Selain program strategis, DPRD juga meminta Pemkot Makassar mempercepat pelaksanaan sejumlah program yang dinilai mendesak.
"Terus beberapa program-program yang sifatnya juga urgen kemarin kita sampaikan kepada pemerintah kota untuk segera dilaksanakan atau dimaksimalkan, seperti Puskesmas Ujung Pandang Baru, PAUD di Taman Anrea Karebosi," tambahnya.
Tri mengatakan rendahnya serapan pada sejumlah program Dinas Pekerjaan Umum pada awal tahun salah satunya disebabkan proses tender yang harus dilalui sebelum pekerjaan dapat berjalan.
Ia berharap pelaksanaan program tersebut dapat dipercepat pada triwulan III sehingga serapan anggaran meningkat.
"Yang penting kami sudah menyampaikan kepada pemerintah kota untuk memaksimalkan nanti kita pantau ulang lagi di monev triwulan ketiga sampai sejauh mana serapannya," sebutnya.
DPRD Makassar, kata Tri, akan memantau program-program yang belum berjalan hingga memasuki triwulan III.
Politikus Partai Demokrat itu mengatakan DPRD juga siap turun langsung untuk mengetahui kendala yang menyebabkan program belum berjalan maksimal.
Terkait penempatan pejabat, Tri mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme uji kesesuaian jabatan atau job fit yang sedang dilakukan Pemkot Makassar.
Menurutnya, proses tersebut dapat menjadi momentum bagi Wali Kota Makassar untuk mengevaluasi pejabat yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program dan menyerap anggaran.
Tri berharap proses job fit dapat menghasilkan penempatan sumber daya manusia yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan organisasi.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan aplikasi digital Appilei untuk memudahkan masyarakat membeli tiket bus sekaligus meningkatkan transparansi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selasa, 06 Okt 2026 15:18
Makassar City
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia yang dipusatkan di halaman Balai Kota Makassar, Senin malam (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 22:49
News
PDAM Makassar Bahas Penguatan Pengelolaan NRW Bersama Kawasaki City dan STS
Perumda Air Minum Kota Makassar menerima kunjungan delegasi Kawasaki City, Jepang, bersama STS di ruang rapat direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Senin (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 20:24
News
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Kawasan TPA Bintang Lima Antang, Makassar, mulai diarahkan tidak sekadar menjadi tempat pengelolaan sampah, tapi diproyeksikan menjadi hutan kota.
Senin, 05 Okt 2026 12:30
Makassar City
Kemensos Jadikan Makassar Pilot Project Gerakan Nasional Peduli Tetangga
Kementerian Sosial (Kemensos) RI meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu.
Minggu, 04 Okt 2026 20:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM Hari Jumat, Dorongan dan Aspirasi Internal Alasan Prof Hasmyati Kembali Maju
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
4
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
5
Warga Diminta Tak Terprovokasi, Kapolres Lutra Pimpin Penyisiran di TKP Penikaman Tana Lili
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM Hari Jumat, Dorongan dan Aspirasi Internal Alasan Prof Hasmyati Kembali Maju
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
4
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
5
Warga Diminta Tak Terprovokasi, Kapolres Lutra Pimpin Penyisiran di TKP Penikaman Tana Lili