Bupati Lutim Tegaskan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500
Selasa, 14 Apr 2026 17:39
Rapat persiapan panen dan pengawasan stabilitas harga di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (14/04/26). Foto: Humas Pemkab Lutim
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai memperkuat langkah pengawasan jelang puncak panen 2026.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat persiapan panen dan pengawasan stabilitas harga di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (14/04/26).
Dalam arahannya, Irwan menyoroti masih adanya keluhan petani terkait harga pembelian gabah yang berada di bawah Rp6.500 per kilogram.
"Panen ini harus kita awasi dan kawal dengan baik. Masih ada petani yang mengeluh karena harga pembelian di bawah harga standar Rp6.500. Ini tidak boleh terjadi," tegasnya.
Ia menekankan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder terkait, harus turun langsung memastikan harga tetap stabil dan berpihak kepada petani.
“Rp6.500 merupakan harga terendah. Tidak boleh ada pembelian di bawah harga tersebut dengan alasan apa pun,” lanjutnya.
Selain itu, Bupati Irwan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan gudang sebagai tempat penampungan hasil panen. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kestabilan distribusi sekaligus mencegah anjloknya harga saat produksi melimpah.
Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Perum Bulog Cabang Palopo, OPD terkait, hingga perwakilan petani.
Perwakilan Bulog, Iskandar Sulkarnain, mengungkapkan bahwa stok beras saat ini berada pada posisi aman.
“Ketahanan stok sangat tinggi, dengan penyaluran ke wilayah Luwu Raya sekitar 2.000 ton. Secara umum, stok di Sulawesi Selatan sangat mencukupi dan stabil tinggal kapasitas gudang masih menjadi kendala,” jelasnya.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat persiapan panen dan pengawasan stabilitas harga di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (14/04/26).
Dalam arahannya, Irwan menyoroti masih adanya keluhan petani terkait harga pembelian gabah yang berada di bawah Rp6.500 per kilogram.
"Panen ini harus kita awasi dan kawal dengan baik. Masih ada petani yang mengeluh karena harga pembelian di bawah harga standar Rp6.500. Ini tidak boleh terjadi," tegasnya.
Ia menekankan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder terkait, harus turun langsung memastikan harga tetap stabil dan berpihak kepada petani.
“Rp6.500 merupakan harga terendah. Tidak boleh ada pembelian di bawah harga tersebut dengan alasan apa pun,” lanjutnya.
Selain itu, Bupati Irwan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan gudang sebagai tempat penampungan hasil panen. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kestabilan distribusi sekaligus mencegah anjloknya harga saat produksi melimpah.
Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Perum Bulog Cabang Palopo, OPD terkait, hingga perwakilan petani.
Perwakilan Bulog, Iskandar Sulkarnain, mengungkapkan bahwa stok beras saat ini berada pada posisi aman.
“Ketahanan stok sangat tinggi, dengan penyaluran ke wilayah Luwu Raya sekitar 2.000 ton. Secara umum, stok di Sulawesi Selatan sangat mencukupi dan stabil tinggal kapasitas gudang masih menjadi kendala,” jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Lepas Offroader Lutim ke Bhayangkara Offroad Merdeka, Ibas Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam melepas keberangkatan tim offroader Kabupaten Luwu Timur yang akan mengikuti ajang Bhayangkara Offroad Merdeka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
Rabu, 26 Agu 2026 13:24
News
Bupati Lutim Hadiri MTQ VIII KORPRI Nasional, Dorong ASN Berakhlak Mulia
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan komitmen nyata dalam membangun karakter birokrasi yang berintegritas.
Selasa, 25 Agu 2026 14:58
Sulsel
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, merasakan langsung sulitnya akses menuju wilayah Dandawasu, Dusun terluar di Kecamatan Wasuponda.
Selasa, 25 Agu 2026 10:28
Sulsel
1.464 Guru PPPK Luwu Timur Menanti Kepastian Kebijakan Pemerintah Pusat
Sebanyak 1.464 Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah resmi diangkat di Kabupaten Luwu Timur kini menjadi perhatian menyusul wacana perubahan kebijakan pengelolaan Guru PPPK daerah oleh pemerintah pusat.
Kamis, 20 Agu 2026 16:15
Sulsel
HUT RI ke-81 di Luwu Timur, Lapangan Pendidikan Malili Dipenuhi Semangat Kemerdekaan
Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai Lapangan Pendidikan Malili, Senin (17/8/2026), saat ribuan masyarakat, pelajar, jajaran pemerintah daerah, TNI dan Polri mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Senin, 17 Agu 2026 15:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cerita Prof Eko dan Jejak Menara Pinisi: Dari Mengawal Gagasan Pembangunan Kampus hingga Menatap Masa Depan UNM
2
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel
3
Properti Syariah di Makassar Makin Diminati, The Nusa Premier Sold Out 5 Bulan
4
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cerita Prof Eko dan Jejak Menara Pinisi: Dari Mengawal Gagasan Pembangunan Kampus hingga Menatap Masa Depan UNM
2
SSIC 2026 Dorong Hilirisasi & Investasi Berkelanjutan di Sulsel
3
Properti Syariah di Makassar Makin Diminati, The Nusa Premier Sold Out 5 Bulan
4
Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Pesisir Pangkep Gelar Lomba Perahu Katinting