Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Jum'at, 29 Mei 2026 19:16
Jajaran pimpinan Perumda Parkir Makassar Raya di Anjungan Pantai Losari, Jumat (29/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menyatakan kesiapan mengawal pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026. Sejumlah personel akan disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan tertib selama acara berlangsung.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), mengatakan pihaknya akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengantisipasi berbagai potensi persoalan, termasuk praktik parkir liar dan pungutan di luar ketentuan.
"Kami sudah mengatur untuk kantong-kantong parkir yang ada, berkaitan dengan Makassar Half Marathon ini. Kita tidak mau kejadian kemarin seperti yang di Trans Studio Mall itu terulang kembali," ujarnya, Jumat (29/5/2026).
ARA menegaskan area sepanjang rute lomba, mulai dari titik start hingga finish, harus steril dari kendaraan yang parkir, khususnya mobil yang berada di bahu jalan.
"Kami juga sudah membekali karcis kepada seluruh pegawai Perumda Parkir kami bekali dengan karcis. Tolong bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, ambil karcisnya, minta karcisnya! Jangan sampai tidak diminta," tegas ARA.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membayar tarif parkir melebihi ketentuan resmi. Untuk kegiatan MHM 2026, tarif parkir ditetapkan sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
"Tidak ada tarif per jam, tarifnya flat, tidak ada progresif, semuanya flat saja untuk acara ini. Masih ingat kan kejadian di Trans Studio Mall? Ada yang dimintai Rp10.000, bahkan ada yang sampai Rp35.000. Memang banyak yang tidak bertanggung jawab di sana. Akhirnya, kami yang terkena imbas perundungan (bully) dari netizen. Kita semua kena imbasnya, padahal yang menikmati (keuntungannya) siapa?," katanya.
Untuk mendukung kelancaran acara, Perumda Parkir telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan. Titik-titik tersebut berada di Jalan Haji Bau, Jalan Arif Rate, Jalan Lamadukelleng, Jalan Joseph Latumahina, Jalan Maipa, kawasan Tugu MNEK, Patung Gajah, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jalan Somba Opu, dan Jalan Datu Museng.
"Jadi, posisinya tidak akan jauh dari lokasi acara. Kalau terlalu jauh sekali, saya kira kacau juga kalau mereka (masyarakat) harus jalan kaki ke sini, kan? Pasti radiusnya sekitar 100 sampai 200 meter lah di sekitar area ini. Kalau menurut saya seperti itu," jelasnya.
Dalam pengamanan area parkir, Perumda Parkir juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan personel Brimob.
"Jadi kita akan menurunkan tim TRC (Tim Reaksi Cepat) bersama Brimob. Kalau ada yang macam-macam, kita langsung suruh tangkap dan amankan," lanjut ARA.
Selain pengawasan di lapangan, Perumda Parkir membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan praktik pungutan tarif di luar ketentuan, baik yang dilakukan juru parkir liar maupun oknum petugas resmi. Laporan dapat disampaikan melalui hotline Humas Perumda Parkir di nomor 0811-4266-8899.
"Masyarakat bisa langsung melaporkannya ke nomor tersebut. Foto, viralkan! Foto, videokan, lalu viralkan! Seperti kata Pak Prabowo kan, foto, video, viralkan. Kami akan buktikan tindakan tegas kami. Jadi tanda-tanda petugas parkirnya itu adalah memakai ID card dan menggunakan rompi atau baju Perumda Parkir," terangnya.
ARA menambahkan, Perumda Parkir saat ini tengah melakukan pembenahan internal dan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini semua berkat kerja sama yang baik antara Dirum, Dirops, dan Dirkeu. Kita memiliki teamwork yang solid. Kita tidak butuh Superman, yang kita butuhkan adalah Super Team," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengatakan pihaknya telah memetakan sekitar 12 kantong parkir resmi yang akan digunakan selama pelaksanaan MHM 2026.
"Kurang lebih ada beberapa titik yang insyaallah, berdasarkan instruksi Pak Dirut, kita soft force di sini. Perumda Parkir soft force menurunkan semua personel yang punya potensi untuk menjaga, dan Insyaallah kami yakin kerja tim kami ini bisa menghasilkan layanan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya di Anjungan Pantai Losari.
Ryan kembali mengimbau masyarakat yang menggunakan layanan parkir di sekitar venue maupun kantong parkir resmi agar selalu meminta karcis sebagai bukti pembayaran.
"Ataupun kantong-kantong parkir, pastikan karcis itu diambil, dan nikmati kenyamanan serta keamanan yang Perumda Parkir sajikan insyaallah nantinya besok, insyaallah," ucapnya.
Ia menambahkan, hampir 50 personel telah disiagakan untuk mengawasi dan mengendalikan aktivitas parkir selama acara berlangsung. Seluruh petugas juga telah melakukan survei lapangan dan sosialisasi kepada juru parkir di area sekitar.
"Kurang lebih hampir 50 orang di beberapa titik yang kami tugaskan. Terkhususnya untuk hari ini, semua teman-teman yang bertugas besok sudah melakukan survei lapangan dan sudah turun menghimbau dan menyampaikan kepada jukir-jukir agar kegiatan besok ini tidak diganggu dengan jukir-jukir liar ataupun jukir resmi, tetapi akan dikelola langsung oleh Perumda Parkir," jelas Ryan.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), mengatakan pihaknya akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengantisipasi berbagai potensi persoalan, termasuk praktik parkir liar dan pungutan di luar ketentuan.
"Kami sudah mengatur untuk kantong-kantong parkir yang ada, berkaitan dengan Makassar Half Marathon ini. Kita tidak mau kejadian kemarin seperti yang di Trans Studio Mall itu terulang kembali," ujarnya, Jumat (29/5/2026).
ARA menegaskan area sepanjang rute lomba, mulai dari titik start hingga finish, harus steril dari kendaraan yang parkir, khususnya mobil yang berada di bahu jalan.
"Kami juga sudah membekali karcis kepada seluruh pegawai Perumda Parkir kami bekali dengan karcis. Tolong bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, ambil karcisnya, minta karcisnya! Jangan sampai tidak diminta," tegas ARA.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membayar tarif parkir melebihi ketentuan resmi. Untuk kegiatan MHM 2026, tarif parkir ditetapkan sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
"Tidak ada tarif per jam, tarifnya flat, tidak ada progresif, semuanya flat saja untuk acara ini. Masih ingat kan kejadian di Trans Studio Mall? Ada yang dimintai Rp10.000, bahkan ada yang sampai Rp35.000. Memang banyak yang tidak bertanggung jawab di sana. Akhirnya, kami yang terkena imbas perundungan (bully) dari netizen. Kita semua kena imbasnya, padahal yang menikmati (keuntungannya) siapa?," katanya.
Untuk mendukung kelancaran acara, Perumda Parkir telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan. Titik-titik tersebut berada di Jalan Haji Bau, Jalan Arif Rate, Jalan Lamadukelleng, Jalan Joseph Latumahina, Jalan Maipa, kawasan Tugu MNEK, Patung Gajah, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jalan Somba Opu, dan Jalan Datu Museng.
"Jadi, posisinya tidak akan jauh dari lokasi acara. Kalau terlalu jauh sekali, saya kira kacau juga kalau mereka (masyarakat) harus jalan kaki ke sini, kan? Pasti radiusnya sekitar 100 sampai 200 meter lah di sekitar area ini. Kalau menurut saya seperti itu," jelasnya.
Dalam pengamanan area parkir, Perumda Parkir juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan personel Brimob.
"Jadi kita akan menurunkan tim TRC (Tim Reaksi Cepat) bersama Brimob. Kalau ada yang macam-macam, kita langsung suruh tangkap dan amankan," lanjut ARA.
Selain pengawasan di lapangan, Perumda Parkir membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan praktik pungutan tarif di luar ketentuan, baik yang dilakukan juru parkir liar maupun oknum petugas resmi. Laporan dapat disampaikan melalui hotline Humas Perumda Parkir di nomor 0811-4266-8899.
"Masyarakat bisa langsung melaporkannya ke nomor tersebut. Foto, viralkan! Foto, videokan, lalu viralkan! Seperti kata Pak Prabowo kan, foto, video, viralkan. Kami akan buktikan tindakan tegas kami. Jadi tanda-tanda petugas parkirnya itu adalah memakai ID card dan menggunakan rompi atau baju Perumda Parkir," terangnya.
ARA menambahkan, Perumda Parkir saat ini tengah melakukan pembenahan internal dan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini semua berkat kerja sama yang baik antara Dirum, Dirops, dan Dirkeu. Kita memiliki teamwork yang solid. Kita tidak butuh Superman, yang kita butuhkan adalah Super Team," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengatakan pihaknya telah memetakan sekitar 12 kantong parkir resmi yang akan digunakan selama pelaksanaan MHM 2026.
"Kurang lebih ada beberapa titik yang insyaallah, berdasarkan instruksi Pak Dirut, kita soft force di sini. Perumda Parkir soft force menurunkan semua personel yang punya potensi untuk menjaga, dan Insyaallah kami yakin kerja tim kami ini bisa menghasilkan layanan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya di Anjungan Pantai Losari.
Ryan kembali mengimbau masyarakat yang menggunakan layanan parkir di sekitar venue maupun kantong parkir resmi agar selalu meminta karcis sebagai bukti pembayaran.
"Ataupun kantong-kantong parkir, pastikan karcis itu diambil, dan nikmati kenyamanan serta keamanan yang Perumda Parkir sajikan insyaallah nantinya besok, insyaallah," ucapnya.
Ia menambahkan, hampir 50 personel telah disiagakan untuk mengawasi dan mengendalikan aktivitas parkir selama acara berlangsung. Seluruh petugas juga telah melakukan survei lapangan dan sosialisasi kepada juru parkir di area sekitar.
"Kurang lebih hampir 50 orang di beberapa titik yang kami tugaskan. Terkhususnya untuk hari ini, semua teman-teman yang bertugas besok sudah melakukan survei lapangan dan sudah turun menghimbau dan menyampaikan kepada jukir-jukir agar kegiatan besok ini tidak diganggu dengan jukir-jukir liar ataupun jukir resmi, tetapi akan dikelola langsung oleh Perumda Parkir," jelas Ryan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ada Lurah Sering Nongkrong di Warkop, Legislator Makassar: Perlu Dievaluasi
Pimpinan DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lurah, menyusul sorotan terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Minggu, 30 Agu 2026 18:43
Makassar City
Makassar Masuk 10 Kota Hub GSIH Global 2026
Kota Makassar menjadi salah satu dari 10 kota hub dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Global Hub 2026.
Kamis, 27 Agu 2026 06:10
Makassar City
1.157 Peserta Ikuti MTQ VIII KORPRI Nasional, Makassar-Pangkep Tuan Rumah
Sebanyak 1.157 peserta dari 117 kafilah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Selasa, 25 Agu 2026 07:19
Sulsel
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 dan menjadi salah satu pusat pelaksanaan sekaligus lokasi pembukaan hajatan nasional tersebut.
Senin, 24 Agu 2026 06:16
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
Kejari Maros Bantu Pemkab Himpun Piutang Pajak Daerah Rp20,86 Miliar
3
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Baraya
4
Rayakan HUT ke-9, Morula IVF Makassar Perluas Akses Layanan Bayi Tabung Terpadu
5
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
Kejari Maros Bantu Pemkab Himpun Piutang Pajak Daerah Rp20,86 Miliar
3
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Baraya
4
Rayakan HUT ke-9, Morula IVF Makassar Perluas Akses Layanan Bayi Tabung Terpadu
5
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah