Localfest Hadir di Makassar Oktober 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung
Selasa, 14 Jul 2026 20:09
Kadispar Makassar, Achmad Hendra, bersama jajaran penyelenggara Localfest, di Ruang Media Center Balai Kota, Selasa (14/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Kota Makassar akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Localfest pada awal Oktober 2026. Festival kreatif berskala nasional ini ditargetkan menarik sekitar 15.000 pengunjung dalam sehari dengan melibatkan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) lokal.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Achmad Hendra mengatakan, pemerintah kota mendukung penuh penyelenggaraan Localfest karena menjadi peluang untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat industri kreatif di Indonesia Timur.
"Localfest ini adalah salah satu Intellectual Property (IP) yang diselenggarakan oleh USS Networks. Ini merupakan salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Tentu ini menjadi kesempatan emas bagi Kota Makassar karena telah dipercaya untuk menjadi tuan rumah," ujarnya, kemarin.
Hendra menilai kesuksesan penyelenggaraan Localfest di Solo menjadi modal penting bagi Makassar. Menurutnya, kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lokal akan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan festival tersebut.
"Kemarin sukses di Solo, dan sekarang giliran kita. Kita harus mengambil kesempatan baik ini, tentunya dengan melibatkan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Makassar. Selanjutnya kami akan merumuskan bentuk kolaborasinya. Poin utamanya adalah mengenai venue (lokasi). Pihak penyelenggara diharapkan bisa memetakan potensi kendala seperti kemacetan, dan langkah-langkah solusinya pun tadi sudah dibahas," jelasnya.
Ia menambahkan, Dispar Kota Makassar akan memberikan pendampingan terhadap seluruh proses perizinan hingga rekomendasi penyelenggaraan acara diterbitkan.
Hendra juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.
Sementara itu, Founder USS Networks, Sayed Muhammad, mengatakan konsep Localfest di Makassar tidak akan jauh berbeda dengan penyelenggaraan di kota lain. Festival ini akan menghadirkan pertunjukan musik, pameran fesyen, seni, serta berbagai aktivitas kreatif.
"Kami memang memiliki semacam standar yang sudah diterapkan di beberapa kota sebelumnya. Jadi, mungkin konsepnya tidak akan banyak berubah. Di dalamnya nanti akan ada festival musik, dan selain itu ada juga beberapa kegiatan kreatif lainnya seperti fashion, musik, dan art (seni)," ujarnya.
Sayed memastikan Localfest akan melibatkan berbagai merek, seniman, dan musisi lokal dalam penyelenggaraannya.
"Kami akan banyak berkolaborasi dengan mereka, baik itu dari segi brand kami sudah mengobrol dengan beberapa brand lokal maupun dengan seniman-seniman lokal yang sudah kami ajak bekerja sama. Kemungkinan juga akan ada musisi lokal yang terlibat. Saat ini kami masih dalam tahap finalisasi dan mengecek beberapa persiapan. Semoga semuanya bisa terealisasi dengan baik di awal Oktober nanti," sambungnya.
Ia mengungkapkan festival akan berlangsung selama satu hari, sementara lokasi penyelenggaraan masih dalam tahap finalisasi.
"Untuk lokasi persisnya, kami belum bisa pastikan. Hari ini kami juga agenda utamanya adalah untuk memfinalisasi hal tersebut. Namun yang pasti, acaranya akan berlangsung selama satu hari," tuturnya saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Menurut Sayed, keterlibatan kreator lokal menjadi pembeda utama Localfest Makassar dibandingkan penyelenggaraan di kota lain.
Terkait daftar penampil, Sayed mengatakan pihaknya belum dapat mengumumkan nama-nama musisi karena proses kontrak masih berlangsung. Namun, diperkirakan sekitar delapan musisi akan tampil pada festival tersebut.
Ia optimistis antusiasme masyarakat Makassar mampu mendorong tingginya jumlah pengunjung. Pihaknya menargetkan bisa menghadirkan sekitar 15.000 pengunjung dalam satu hari pelaksanaan acara tersebut.
Di sisi lain, Perwakilan Pemerintah Kota Makassar, Fadel Syahnur, mengatakan kehadiran Localfest diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Makassar sekaligus meningkatkan daya saing kota sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional.
"Hal-hal tersebut yang kini menjadi perhatian utama (consider) bagi tim Local Fest. Karena tim ini datang dari jauh ke Makassar, mereka harus memikirkan matang-matang bagaimana mengelola animo masyarakat di sini. Untungnya, banyak masukan positif yang diberikan oleh Pak Wali Kota," ungkapnya.
Ia berharap Localfest menjadi ruang bagi pelaku kreatif lokal untuk menunjukkan karya sekaligus memperluas jejaring di industri kreatif nasional.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Achmad Hendra mengatakan, pemerintah kota mendukung penuh penyelenggaraan Localfest karena menjadi peluang untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat industri kreatif di Indonesia Timur.
"Localfest ini adalah salah satu Intellectual Property (IP) yang diselenggarakan oleh USS Networks. Ini merupakan salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia. Tentu ini menjadi kesempatan emas bagi Kota Makassar karena telah dipercaya untuk menjadi tuan rumah," ujarnya, kemarin.
Hendra menilai kesuksesan penyelenggaraan Localfest di Solo menjadi modal penting bagi Makassar. Menurutnya, kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lokal akan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan festival tersebut.
"Kemarin sukses di Solo, dan sekarang giliran kita. Kita harus mengambil kesempatan baik ini, tentunya dengan melibatkan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Makassar. Selanjutnya kami akan merumuskan bentuk kolaborasinya. Poin utamanya adalah mengenai venue (lokasi). Pihak penyelenggara diharapkan bisa memetakan potensi kendala seperti kemacetan, dan langkah-langkah solusinya pun tadi sudah dibahas," jelasnya.
Ia menambahkan, Dispar Kota Makassar akan memberikan pendampingan terhadap seluruh proses perizinan hingga rekomendasi penyelenggaraan acara diterbitkan.
Hendra juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.
Sementara itu, Founder USS Networks, Sayed Muhammad, mengatakan konsep Localfest di Makassar tidak akan jauh berbeda dengan penyelenggaraan di kota lain. Festival ini akan menghadirkan pertunjukan musik, pameran fesyen, seni, serta berbagai aktivitas kreatif.
"Kami memang memiliki semacam standar yang sudah diterapkan di beberapa kota sebelumnya. Jadi, mungkin konsepnya tidak akan banyak berubah. Di dalamnya nanti akan ada festival musik, dan selain itu ada juga beberapa kegiatan kreatif lainnya seperti fashion, musik, dan art (seni)," ujarnya.
Sayed memastikan Localfest akan melibatkan berbagai merek, seniman, dan musisi lokal dalam penyelenggaraannya.
"Kami akan banyak berkolaborasi dengan mereka, baik itu dari segi brand kami sudah mengobrol dengan beberapa brand lokal maupun dengan seniman-seniman lokal yang sudah kami ajak bekerja sama. Kemungkinan juga akan ada musisi lokal yang terlibat. Saat ini kami masih dalam tahap finalisasi dan mengecek beberapa persiapan. Semoga semuanya bisa terealisasi dengan baik di awal Oktober nanti," sambungnya.
Ia mengungkapkan festival akan berlangsung selama satu hari, sementara lokasi penyelenggaraan masih dalam tahap finalisasi.
"Untuk lokasi persisnya, kami belum bisa pastikan. Hari ini kami juga agenda utamanya adalah untuk memfinalisasi hal tersebut. Namun yang pasti, acaranya akan berlangsung selama satu hari," tuturnya saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Menurut Sayed, keterlibatan kreator lokal menjadi pembeda utama Localfest Makassar dibandingkan penyelenggaraan di kota lain.
Terkait daftar penampil, Sayed mengatakan pihaknya belum dapat mengumumkan nama-nama musisi karena proses kontrak masih berlangsung. Namun, diperkirakan sekitar delapan musisi akan tampil pada festival tersebut.
Ia optimistis antusiasme masyarakat Makassar mampu mendorong tingginya jumlah pengunjung. Pihaknya menargetkan bisa menghadirkan sekitar 15.000 pengunjung dalam satu hari pelaksanaan acara tersebut.
Di sisi lain, Perwakilan Pemerintah Kota Makassar, Fadel Syahnur, mengatakan kehadiran Localfest diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Makassar sekaligus meningkatkan daya saing kota sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional.
"Hal-hal tersebut yang kini menjadi perhatian utama (consider) bagi tim Local Fest. Karena tim ini datang dari jauh ke Makassar, mereka harus memikirkan matang-matang bagaimana mengelola animo masyarakat di sini. Untungnya, banyak masukan positif yang diberikan oleh Pak Wali Kota," ungkapnya.
Ia berharap Localfest menjadi ruang bagi pelaku kreatif lokal untuk menunjukkan karya sekaligus memperluas jejaring di industri kreatif nasional.
(MAN)
Berita Terkait
News
Wali Kota Antisipasi Dampak Kabut Asap terhadap Kesehatan Warga
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memantau perkembangan kabut asap yang menyelimuti Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir dengan mendatangi kantor BMKG Kelas I Sultan Hasanuddin.
Jum'at, 16 Okt 2026 18:33
News
Pasien dengan Keluhan Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Meningkat
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar mencatat peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan gangguan pernapasan selama dua bulan terakhir.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:43
News
Sidak THM Makassar, DPRD Temukan Pekerja Berusia 16 Tahun
Komisi A DPRD Kota Makassar menemukan pekerja di bawah umur dan izin usaha yang kedaluwarsa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan KIMA Square.
Jum'at, 16 Okt 2026 06:21
News
Munafri Arifuddin Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Zakat Terbaik
Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 15 Okt 2026 22:58
News
Kabut Asap di Makassar Picu Kekhawatiran ISPA
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar coffee morning membahas perkembangan pencemaran udara dan kabut asap di Kota Makassar.
Kamis, 15 Okt 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
2
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
3
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
Komitmen Berdiri di Atas Kebenaran, Sikap Kakak dan Adik Kandung Husniah Talenrang Layak Dicontoh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Pastikan Isu Ganjil-Genap Pertalite di Makassar Tidak Benar
2
Pelindo Jasa Maritim Kaji Kapal Tunda Listrik, Bidik Efisiensi Operasional
3
Rakornis dan Bimtek di Makassar, Golkar Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029
4
UCM Gelar Wisuda, Alumni Kini 3.159 Orang
5
Komitmen Berdiri di Atas Kebenaran, Sikap Kakak dan Adik Kandung Husniah Talenrang Layak Dicontoh