RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
Senin, 13 Apr 2026 17:39
Suasana RDP memanas saat AMPLi mempertanyakan kejanggalan proyek Masjid Islamic Center Malili di DPRD Luwu Timur, Senin (13/04/26). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur, Senin (13/04/26), memanas saat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) mempertanyakan kejanggalan proyek Masjid Islamic Center Malili.
Mahasiswa yang diwakili Yolan menegaskan, kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan aparat penegak hukum.
"Kami hanya ingin difasilitasi untuk berdiskusi dengan polisi dan kejaksaan agar persoalan ini bisa dibuka lebih dalam," tegas Yolan.
Namun pernyataan berbeda justru datang dari anggota DPRD, Badawi. Ia menilai diskusi seperti itu tidak akan menghasilkan apa-apa.
“Kalau hanya sekadar diskusi, untuk apa? Tidak ada ujungnya,” kata Badawi di hadapan mahasiswa.
Ia bahkan menyarankan mahasiswa untuk langsung melaporkan ke aparat penegak hukum.
“Tidak usah pusing, langsung saja bawa ke polisi atau kejaksaan. Mereka punya kewenangan,” tambahnya.
Badawi juga menegaskan bahwa DPRD tidak bisa menghadirkan pihak-pihak yang diminta mahasiswa dalam forum tersebut.
Sementara itu, kasus proyek Masjid Islamic Center mulai disorot aparat kepolisian setelah viralnya foto plafon bangunan yang ambruk.
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, memastikan pihaknya akan turun melakukan penyelidikan.
“Kami akan telusuri apakah ada indikasi korupsi, termasuk kemungkinan pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran,” ujarnya.
Proyek senilai Rp43 miliar yang dibangun sejak 2022 hingga 2024 ini kini menuai sorotan publik. Selain plafon ambruk, sejumlah bagian bangunan juga dilaporkan belum selesai dan kualitasnya dipertanyakan.
Mahasiswa yang diwakili Yolan menegaskan, kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan aparat penegak hukum.
"Kami hanya ingin difasilitasi untuk berdiskusi dengan polisi dan kejaksaan agar persoalan ini bisa dibuka lebih dalam," tegas Yolan.
Namun pernyataan berbeda justru datang dari anggota DPRD, Badawi. Ia menilai diskusi seperti itu tidak akan menghasilkan apa-apa.
“Kalau hanya sekadar diskusi, untuk apa? Tidak ada ujungnya,” kata Badawi di hadapan mahasiswa.
Ia bahkan menyarankan mahasiswa untuk langsung melaporkan ke aparat penegak hukum.
“Tidak usah pusing, langsung saja bawa ke polisi atau kejaksaan. Mereka punya kewenangan,” tambahnya.
Badawi juga menegaskan bahwa DPRD tidak bisa menghadirkan pihak-pihak yang diminta mahasiswa dalam forum tersebut.
Sementara itu, kasus proyek Masjid Islamic Center mulai disorot aparat kepolisian setelah viralnya foto plafon bangunan yang ambruk.
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, memastikan pihaknya akan turun melakukan penyelidikan.
“Kami akan telusuri apakah ada indikasi korupsi, termasuk kemungkinan pengurangan spesifikasi material atau mark-up anggaran,” ujarnya.
Proyek senilai Rp43 miliar yang dibangun sejak 2022 hingga 2024 ini kini menuai sorotan publik. Selain plafon ambruk, sejumlah bagian bangunan juga dilaporkan belum selesai dan kualitasnya dipertanyakan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Selasa, 12 Mei 2026 16:24
Sulsel
Dari AI hingga Sekolah Gratis, Luwu Timur Gas Pol Transformasi Pendidikan
Arah baru pendidikan di Luwu Timur mulai terlihat jelas. Bukan hanya soal sekolah, tapi bagaimana menyiapkan generasi yang siap menghadapi dunia berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 06 Mei 2026 13:55
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kamis, 16 Apr 2026 17:57
Sulsel
Bupati Lutim Tegaskan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Selasa, 14 Apr 2026 17:39
Sulsel
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
KPU Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026).
Jum'at, 03 Apr 2026 15:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar