Buka Konkerkab PGRI Bantaeng, Bupati Uji Nurdin Singgung Tawuran Pelajar

Rabu, 11 Feb 2026 22:35
Buka Konkerkab PGRI Bantaeng, Bupati Uji Nurdin Singgung Tawuran Pelajar
Bupati Uji Nurdin membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
Comment
Share
BANTAENG - Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, secara resmi membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 di lantai 2 Gedung PGRI Kabupaten Bantaeng, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan bertema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat” ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus ruang perumusan program kerja untuk memperkuat peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bantaeng.

Dalam sambutannya, Bupati Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mendukung program PGRI sebagai mitra strategis di sektor pendidikan.

“Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kegiatan PGRI. Salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, adalah pengembangan sumber daya manusia. Dan penguatan SDM itu harus dimulai dari guru,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran guru dalam pembinaan karakter peserta didik, terutama menyikapi kasus tawuran antar pelajar yang baru-baru ini terjadi di Bantaeng hingga menyebabkan korban harus dilarikan ke rumah sakit.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Guru memiliki peran penting dalam membina dan membentuk karakter peserta didik. Pemerintah juga telah menghadirkan regulasi untuk melindungi guru dalam menjalankan tugasnya, sehingga guru tidak perlu ragu untuk bersikap tegas demi kebaikan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Sekretaris PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap organisasi profesi guru. Ia menilai Konkerkab sebagai forum strategis untuk merumuskan program kerja yang adaptif terhadap tantangan pendidikan saat ini.

“PGRI harus terus bertransformasi, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru serta memperkuat soliditas organisasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.

Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Drs. Samsud Samad, menyatakan Konkerkab I menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja organisasi ke depan.

“Kami berharap melalui Konkerkab ini, lahir program-program yang konkret dan solutif untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bantaeng serta memperkuat peran guru dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Misbah, perwakilan Sekretaris Umum PGRI Sulawesi Selatan Dra. Hj. St. Salmiah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng Hj. Sri Wahyuni Gani, serta peserta Konkerkab I PGRI Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru