Pemkab Bantaeng Panen Perdana Penangkaran Padi Genjah dan Jagung
Kamis, 29 Jan 2026 09:18
Bupati Uji Nurdin bersama Forkopimda lingkup Pemkab Bantaeng melakukan panen padi genjah dan jagung. Foto: Istimewa
BANTAENG - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri kegiatan Panen Perdana Penangkaran Padi Genjah dan Jagung di Jalan Lingkar Barat, samping Kantor KPU Bantaeng, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng dan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun Anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin bukanlah hal baru melainkan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak lama.
“Produksi pertanian kita mulai mengalami penurunan sejak tahun 2017, baik padi, jagung, bawang maupun sayur-sayuran. Setelah ditelusuri sejak 2012 hingga 2017 kita sudah didampingi oleh Unhas. Pendampingan tersebut tidak hanya soal bibit tetapi juga mencakup pengendalian hama dan penyakit, pola dan musim tanam serta pemilihan varietas yang tepat,” jelasnya.
Bupati Bantaeng juga mencontohkan keberhasilan nyata dari kerja sama tersebut salah satunya pada komunitas kentang. Kabupaten Bantaeng berhasil membangun laboratorium kultur jaringan sejak tahun 2013–2014 dan mampu memproduksi bibit kentang sendiri bahkan hingga dipasarkan ke luar daerah.
Hal serupa juga dilakukan pada komunitas bawang merah dengan menghasilkan varietas unggulan baru bernama Lokana yang memiliki ukuran lebih besar, aroma khas serta keunggulan penggunaan pestisida yang lebih sedikit.
“Ke depan, salah satu visi dan misi Kabupaten Bantaeng adalah menjadi kabupaten benih berbasis teknologi,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan benih unggul dan berkelanjutan yang dapat dikembangkan langsung oleh petani.
Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Dr. Eng. Adi Maulana yang mewakili Rektor Unhas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program Unhas Berdampak di mana hasil riset perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Disampaikannya bahwa panen yang dilakukan hari ini bukan sekadar panen hasil pertanian melainkan panen dari kolaborasi akademisi dan pemerintah daerah. Salah satu hasil inovasi yang dipanen adalah jagung hasil riset yang telah melalui proses penelitian dalam jangka waktu panjang dan diberi nama Jagung JAGO.
“Benih ini memiliki kualitas unggul dan akan dikembangkan di Kabupaten Bantaeng. Ini menjadi role model bagi daerah lain di Sulawesi Selatan bahwa hasil riset dapat dikembangkan dan berdampak pada pendapatan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan panen perdana penangkaran padi genjah dan jagung oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda Bantaeng.
Acara tersebut turut dihadiri, Wakapolres Bantaeng, Kompol Andi Ikbal mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Tindak Pidana khusus Dr.Andri Zulfikar mewakili Kajari Bantaeng, Pasi Terdim 1410/Bantaeng Lettu Inf.Harpil mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Camat Bantaeng Andi Andri pawiloi, Lurah lembang Dedi Anshari, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar, Penyuluh Pertanian lingkup Dinas Pertanian Bantaeng serta para kelompok tani Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng dan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun Anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin bukanlah hal baru melainkan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak lama.
“Produksi pertanian kita mulai mengalami penurunan sejak tahun 2017, baik padi, jagung, bawang maupun sayur-sayuran. Setelah ditelusuri sejak 2012 hingga 2017 kita sudah didampingi oleh Unhas. Pendampingan tersebut tidak hanya soal bibit tetapi juga mencakup pengendalian hama dan penyakit, pola dan musim tanam serta pemilihan varietas yang tepat,” jelasnya.
Bupati Bantaeng juga mencontohkan keberhasilan nyata dari kerja sama tersebut salah satunya pada komunitas kentang. Kabupaten Bantaeng berhasil membangun laboratorium kultur jaringan sejak tahun 2013–2014 dan mampu memproduksi bibit kentang sendiri bahkan hingga dipasarkan ke luar daerah.
Hal serupa juga dilakukan pada komunitas bawang merah dengan menghasilkan varietas unggulan baru bernama Lokana yang memiliki ukuran lebih besar, aroma khas serta keunggulan penggunaan pestisida yang lebih sedikit.
“Ke depan, salah satu visi dan misi Kabupaten Bantaeng adalah menjadi kabupaten benih berbasis teknologi,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan benih unggul dan berkelanjutan yang dapat dikembangkan langsung oleh petani.
Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Dr. Eng. Adi Maulana yang mewakili Rektor Unhas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program Unhas Berdampak di mana hasil riset perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Disampaikannya bahwa panen yang dilakukan hari ini bukan sekadar panen hasil pertanian melainkan panen dari kolaborasi akademisi dan pemerintah daerah. Salah satu hasil inovasi yang dipanen adalah jagung hasil riset yang telah melalui proses penelitian dalam jangka waktu panjang dan diberi nama Jagung JAGO.
“Benih ini memiliki kualitas unggul dan akan dikembangkan di Kabupaten Bantaeng. Ini menjadi role model bagi daerah lain di Sulawesi Selatan bahwa hasil riset dapat dikembangkan dan berdampak pada pendapatan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan panen perdana penangkaran padi genjah dan jagung oleh Bupati Bantaeng bersama jajaran Forkopimda Bantaeng.
Acara tersebut turut dihadiri, Wakapolres Bantaeng, Kompol Andi Ikbal mewakili Kapolres Bantaeng, Kasi Tindak Pidana khusus Dr.Andri Zulfikar mewakili Kajari Bantaeng, Pasi Terdim 1410/Bantaeng Lettu Inf.Harpil mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Camat Bantaeng Andi Andri pawiloi, Lurah lembang Dedi Anshari, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar, Penyuluh Pertanian lingkup Dinas Pertanian Bantaeng serta para kelompok tani Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Sekretariat dan Ambulans Baru, APDESI Bantaeng Perkuat Pelayanan
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri Pembukaan Rapat Kerja, Peresmian Sekretariat, dan Launching Ambulans DPC APDESI Kabupaten Bantaeng.
Jum'at, 25 Sep 2026 15:17
Sulsel
Bupati Uji Nurdin Puji Kades Kaloling yang Hibahkan Tanah untuk Lapangan Futsal
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Kaloling, Ruslan karena memberikan dukungan nyata terhadap olahraga di wilayahnya.
Jum'at, 25 Sep 2026 05:21
Sulsel
Kader PKK Diminta Jadi Penggerak Keluarga di Masyarakat
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, mendorong penguatan peran keluarga melalui Sosialisasi Keluarga Sakinah yang digelar di Aula Kantor Camat Tompobulu, Senin (21/9/2026).
Senin, 21 Sep 2026 17:52
Sulsel
HKG PKK ke-54, 45 Tim Ikuti Lomba Pangan B2SA Bantaeng
Sebanyak 45 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bantaeng mengikuti Lomba Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.
Minggu, 20 Sep 2026 15:14
News
Pertanian Bantaeng Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan Iklim
Sektor pertanian Kabupaten Bantaeng tetap mencatat pertumbuhan positif di tengah tekanan kondisi iklim dan penurunan produksi sejumlah komoditas utama pada triwulan II 2026.
Sabtu, 19 Sep 2026 11:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
3
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
2
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
3
Polisi Tahan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Guru SD di Jeneponto
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial