Pemkab Bantaeng Satukan Arah Program Desa 2026
Rabu, 14 Jan 2026 10:12
Bupati M Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Pemerintahan Desa Tahun 2026. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa 13 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum strategis antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Selain membahas perencanaan program pembangunan desa tahun 2026, rakor ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin menghasilkan rumusan program desa yang terpadu, terukur, dan terarah. Forum ini juga menjadi ruang komunikasi berbagai kebijakan pembangunan, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat desa, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan harus selaras dari tingkat pusat hingga desa. Sinkronisasi antara RPJMN, RPJMD, dan dokumen perencanaan desa menjadi sebuah keharusan bukan sekadar pilihan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantaeng, H. Hariyanto, dalam paparannya menyampaikan sejumlah capaian penting pemerintah desa, diantaranya peningkatan tata kelola pemerintahan desa, optimalisasi pemanfaatan dana desa, peningkatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar, penguatan pemberdayaan masyarakat desa, perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa, serta dukungan terhadap pembentukan dan pembangunan KDMP.
Dalam rakor tersebut juga dibahas persoalan lingkungan, khususnya penebangan pohon secara tidak terkendali di wilayah desa yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah banjir dan tanah longsor, Pemerintah daerah menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat, penegakan aturan, serta peningkatan kesadaran masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya pencegahan bencana serta dengan dukungan lintas sektor antara Polri, TNI, dan masyarakat.
Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Bambang Supriyono, Wakapolres Bantaeng, Kompol Andi Ikbal, mewakili Kapolres Bantaeng, Kasdim 1410/Bantaeng Mayor Inf. Ruben Yakop Tana, mewakili Dandim 1410/Bantaeng, para kepala OPD, para camat serta para kepala desa lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum strategis antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Selain membahas perencanaan program pembangunan desa tahun 2026, rakor ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin menghasilkan rumusan program desa yang terpadu, terukur, dan terarah. Forum ini juga menjadi ruang komunikasi berbagai kebijakan pembangunan, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat desa, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan harus selaras dari tingkat pusat hingga desa. Sinkronisasi antara RPJMN, RPJMD, dan dokumen perencanaan desa menjadi sebuah keharusan bukan sekadar pilihan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantaeng, H. Hariyanto, dalam paparannya menyampaikan sejumlah capaian penting pemerintah desa, diantaranya peningkatan tata kelola pemerintahan desa, optimalisasi pemanfaatan dana desa, peningkatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar, penguatan pemberdayaan masyarakat desa, perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa, serta dukungan terhadap pembentukan dan pembangunan KDMP.
Dalam rakor tersebut juga dibahas persoalan lingkungan, khususnya penebangan pohon secara tidak terkendali di wilayah desa yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah banjir dan tanah longsor, Pemerintah daerah menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat, penegakan aturan, serta peningkatan kesadaran masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya pencegahan bencana serta dengan dukungan lintas sektor antara Polri, TNI, dan masyarakat.
Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Bantaeng H. Budi Santoso, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Bambang Supriyono, Wakapolres Bantaeng, Kompol Andi Ikbal, mewakili Kapolres Bantaeng, Kasdim 1410/Bantaeng Mayor Inf. Ruben Yakop Tana, mewakili Dandim 1410/Bantaeng, para kepala OPD, para camat serta para kepala desa lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda Usai Salurkan 31 Ribu Bantuan
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama Dandim 1410 Bantaeng, Muhammad Husni Hidayat Muchlis, menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng di Kelurahan Bonto Rinta.
Selasa, 26 Mei 2026 13:16
Sulsel
Kloter 42 Dilepas, Jamaah Haji Bantaeng Terbang ke Mekkah 20 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bantaeng musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rabu, 20 Mei 2026 12:28
Sulsel
Wabup Bantaeng Hadiri Pembentukan Komcad ASN Sulsel di Makassar
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) unsur ASN Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Rabu, 13 Mei 2026 20:21
Sulsel
Manajemen RSUD Bantaeng Serap Kritik dan Masukan Lewat Forum Komunikasi Bersama
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Forum Komunikasi Bersama yang digelar RSUD Prof Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Selasa 12 Mei 2026.
Rabu, 13 Mei 2026 11:55
Sulsel
Pemkab Bantaeng Minta Maaf, Fasilitas Bus JCH Tahun Ini Tidak Tersedia
Pemerintah Kabupaten Bantaeng memastikan fasilitas bus gratis untuk pengantaran dan penjemputan Jamaah Calon Haji (JCH) dari Bantaeng menuju Asrama Haji Embarkasi Makassar tahun ini tidak tersedia.
Jum'at, 08 Mei 2026 15:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Imigrasi Makassar Buka Layanan Eazy Passport di Silatnas IKA FSIKP UMI
2
PTOS-M Jadi Senjata Digital PTP Nonpetikemas Gerakkan Logistik-Tumbuhkan Ekonomi
3
Usia 20 Tahun Selesaikan Master, Anak Makassar Pidato Kelulusan Wakili Alumni Harvard University
4
RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Sejumlah Pasien Dipindahkan ke Lokasi Aman
5
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000