Bantaeng Gandeng Dewan Profesor Unhas Selesaikan Sejumlah Persoalan
Jum'at, 24 Jul 2026 17:16
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin bersama guru besar dan akademisi Unhas. Foto: Istimewa
BANTAENG - Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menerima kunjungan Tim Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka pelaksanaan Program Profesor Mengabdi di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan.
Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi kepada Tim Dewan Profesor Unhas yang memilih Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Profesor Mengabdi tahun ini.
"Sampai hari ini dan kedepan, kami masih sangat membutuhkan sentuhan dan kontribusi dari Unhas, kami mengedepankan kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk memberikan masukan terkait beberapa permasalahan yang ada di daerah," katanya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng saat ini memprioritaskan dua isu strategis, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembenahan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.
"Tentunya harapan kami Prof. betul-betul bisa memberikan masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dengan wilayah yang relatif kecil, Bantaeng memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam berbagai inovasi pembangunan. Karena itu, kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati.
Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unhas, Prof. Dr. A. Pangerang Moenta, mengatakan Program Profesor Mengabdi bertujuan memberikan kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Menurutnya, dalam rangkaian program tersebut, tim telah mengunjungi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba dengan fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
"Dalam rangkaian program Profesor Mengabdi, tim telah mengunjungi tiga kabupaten, yakni Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Setiap daerah memiliki fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Khusus di Kabupaten Bantaeng, kami memfokuskan pembahasan pada dua isu, yaitu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan sampah. Kami berharap hasil kajian dan rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan," tuturnya.
Program Profesor Mengabdi merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, Dewan Profesor Universitas Hasanuddin menghadirkan kajian akademik, diskusi ilmiah, rekomendasi kebijakan, serta pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng Andi Sjafaruddin Magau, Tim Dewan Profesor Mengabdi Unhas, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan.
Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi kepada Tim Dewan Profesor Unhas yang memilih Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Profesor Mengabdi tahun ini.
"Sampai hari ini dan kedepan, kami masih sangat membutuhkan sentuhan dan kontribusi dari Unhas, kami mengedepankan kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk memberikan masukan terkait beberapa permasalahan yang ada di daerah," katanya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bantaeng saat ini memprioritaskan dua isu strategis, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembenahan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.
"Tentunya harapan kami Prof. betul-betul bisa memberikan masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dengan wilayah yang relatif kecil, Bantaeng memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam berbagai inovasi pembangunan. Karena itu, kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati.
Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unhas, Prof. Dr. A. Pangerang Moenta, mengatakan Program Profesor Mengabdi bertujuan memberikan kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Menurutnya, dalam rangkaian program tersebut, tim telah mengunjungi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba dengan fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
"Dalam rangkaian program Profesor Mengabdi, tim telah mengunjungi tiga kabupaten, yakni Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Setiap daerah memiliki fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Khusus di Kabupaten Bantaeng, kami memfokuskan pembahasan pada dua isu, yaitu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan sampah. Kami berharap hasil kajian dan rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan," tuturnya.
Program Profesor Mengabdi merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, Dewan Profesor Universitas Hasanuddin menghadirkan kajian akademik, diskusi ilmiah, rekomendasi kebijakan, serta pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Tafsir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng Andi Sjafaruddin Magau, Tim Dewan Profesor Mengabdi Unhas, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Tim Cara'de BEM FTP Unhas Latih Warga Desa Tinggimae Budidaya Maggot
Tim Cara'de BEM KMF TP UH menggelar pelatihan budidaya maggot di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Jumat (17/7/2026).
Kamis, 23 Jul 2026 13:18
Sulsel
Bantaeng Gelar Tudang Sipulung Sambut Musim Tanam 2027
Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian menggelar Musyawarah Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten sebagai persiapan musim tanam 2027.
Kamis, 23 Jul 2026 08:27
Sulsel
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima paparan rencana pembangunan PLTGU berkapasitas 2x400 MW yang disampaikan PT Bantaeng Sigma Energi, PT Indonesia Power, dan tim dari UGM.
Rabu, 22 Jul 2026 16:27
News
Silaturahmi dengan UMI, Bupati Bantaeng Soroti Dampak Kampus bagi Ekonomi Daerah
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Silaturrahmi Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Bantaeng, di Aula Kampus UMI Bantaeng, Selasa (21/7).
Rabu, 22 Jul 2026 08:13
Sulsel
Bupati Bantaeng Resmikan Lazuna Chicken, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin meresmikan Grand Opening Lazuna Chicken di Jalan Raya Lanto, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Selasa (21/7/2026).
Selasa, 21 Jul 2026 15:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemensos Salurkan Bantuan Kewirausahaan Bagi Kelompok Rentan di Makassar
2
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
3
Sambut HUT Ke-6, Vasaka Hotel Makassar Gelar CSR, Bagikan Susu Bergizi dan Roti
4
Kalla Toyota Rayakan Hari Anak Nasional Lewat KIDDO Bertema ART-venture
5
Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemensos Salurkan Bantuan Kewirausahaan Bagi Kelompok Rentan di Makassar
2
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
3
Sambut HUT Ke-6, Vasaka Hotel Makassar Gelar CSR, Bagikan Susu Bergizi dan Roti
4
Kalla Toyota Rayakan Hari Anak Nasional Lewat KIDDO Bertema ART-venture
5
Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah