Hari Pertama Extra Day Service, Kanwil Kemenkum Sulsel Catatkan 236 Lagu
Sabtu, 19 Sep 2026 09:09
MAKASSAR - Sebanyak 236 lagu/musik dicatatkan melalui layanan kekayaan intelektual dalam momentum Extra Day Service yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Jumat (18/9/2026). Momentum ini akan berlangsung pada tanggal 18-21 September 2026.
Pelaksanaan Extra Day Service sekaligus menjadi upaya mendekatkan layanan kekayaan intelektual kepada pencipta, khususnya dalam memberikan akses terhadap pelindungan hukum atas karya yang dihasilkan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, saat memantau langsung jalannya Extra Day Service di Ruang Layanan menyampaikan bahwa tingginya jumlah pencatatan lagu/musik tidak terlepas dari upaya jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal.
“Pencatatan ratusan lagu pada hari ini tidak terlepas dari upaya jajaran untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal. Ketika pencatatan lagu atau musik telah dikenakan PNBP sebesar Rp0, tentu ini menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh para musisi maupun pencipta lagu untuk mencatatkan karya mereka,” ujar Andi Basmal.
Menurut Andi Basmal, pencatatan hak cipta tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap karya yang dihasilkan pencipta, tetapi juga memiliki manfaat dalam mendukung pengelolaan hak ekonomi atas karya tersebut. Pencatatan karya menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang memberikan ruang bagi pencipta untuk memperoleh manfaat dari karya yang dihasilkan.
Lebih lanjut, Andi Basmal menyampaikan bahwa pencatatan hak cipta lagu/musik juga akan memudahkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam melakukan pendistribusian royalti. Dengan data karya yang tercatat, proses pengelolaan dan distribusi royalti diharapkan dapat berjalan lebih tertib sehingga manfaat ekonomi tersebut pada akhirnya kembali kepada pencipta sebagai pemilik hak.
“Dengan semakin banyak karya yang dicatatkan, data pencipta dan karya menjadi lebih tertata. Hal ini nantinya akan memudahkan LMKN dalam mendistribusikan royalti, sehingga pada muaranya manfaat ekonomi dari karya tersebut dapat kembali kepada hak pencipta,” jelas Andi Basmal.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, yang mendampingi Andi Basmal dalam pemantauan layanan menyampaikan bahwa capaian 236 pencatatan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kekayaan intelektual. Menurutnya, Extra Day Service menjadi salah satu bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel untuk memberikan akses layanan yang mudah sekaligus mendorong semakin banyak pencipta dan musisi mencatatkan karya mereka.
“Capaian 236 lagu/musik yang dicatatkan menjadi bukti bahwa masyarakat, khususnya para pencipta dan musisi, memanfaatkan layanan yang kami hadirkan. Kami akan terus mendorong kemudahan akses layanan kekayaan intelektual agar semakin banyak karya dapat memperoleh pencatatan dan pelindungan sesuai ketentuan,” ujar Demson Marihot.
Pelaksanaan Extra Day Service sekaligus menjadi upaya mendekatkan layanan kekayaan intelektual kepada pencipta, khususnya dalam memberikan akses terhadap pelindungan hukum atas karya yang dihasilkan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, saat memantau langsung jalannya Extra Day Service di Ruang Layanan menyampaikan bahwa tingginya jumlah pencatatan lagu/musik tidak terlepas dari upaya jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal.
“Pencatatan ratusan lagu pada hari ini tidak terlepas dari upaya jajaran untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal. Ketika pencatatan lagu atau musik telah dikenakan PNBP sebesar Rp0, tentu ini menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh para musisi maupun pencipta lagu untuk mencatatkan karya mereka,” ujar Andi Basmal.
Menurut Andi Basmal, pencatatan hak cipta tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap karya yang dihasilkan pencipta, tetapi juga memiliki manfaat dalam mendukung pengelolaan hak ekonomi atas karya tersebut. Pencatatan karya menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang memberikan ruang bagi pencipta untuk memperoleh manfaat dari karya yang dihasilkan.
Lebih lanjut, Andi Basmal menyampaikan bahwa pencatatan hak cipta lagu/musik juga akan memudahkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam melakukan pendistribusian royalti. Dengan data karya yang tercatat, proses pengelolaan dan distribusi royalti diharapkan dapat berjalan lebih tertib sehingga manfaat ekonomi tersebut pada akhirnya kembali kepada pencipta sebagai pemilik hak.
“Dengan semakin banyak karya yang dicatatkan, data pencipta dan karya menjadi lebih tertata. Hal ini nantinya akan memudahkan LMKN dalam mendistribusikan royalti, sehingga pada muaranya manfaat ekonomi dari karya tersebut dapat kembali kepada hak pencipta,” jelas Andi Basmal.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, yang mendampingi Andi Basmal dalam pemantauan layanan menyampaikan bahwa capaian 236 pencatatan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kekayaan intelektual. Menurutnya, Extra Day Service menjadi salah satu bentuk komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel untuk memberikan akses layanan yang mudah sekaligus mendorong semakin banyak pencipta dan musisi mencatatkan karya mereka.
“Capaian 236 lagu/musik yang dicatatkan menjadi bukti bahwa masyarakat, khususnya para pencipta dan musisi, memanfaatkan layanan yang kami hadirkan. Kami akan terus mendorong kemudahan akses layanan kekayaan intelektual agar semakin banyak karya dapat memperoleh pencatatan dan pelindungan sesuai ketentuan,” ujar Demson Marihot.
(GUS)
Berita Terkait
News
Perkuat Pengutamaan Bahasa Negara dalam Komunikasi Kedinasan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) memperkuat penggunaan dan pengutamaan bahasa negara melalui kegiatan Pendampingan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara bagi Lembaga Pemerintah, Kamis (17/9).
Jum'at, 18 Sep 2026 16:39
News
Campus Calls Out Bahas Hilirisasi Riset dan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan What’s Up Campus Calls Out yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (17/9/2026).
Kamis, 17 Sep 2026 18:33
News
Harmonisasi 18 Rancangan Perbup, Kemenkum Sulsel Perkuat Penataan Batas Lembang Tana Toraja
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan memperkuat kepastian dan penataan batas wilayah lembang di Kabupaten Tana Toraja melalui harmonisasi 18 Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup)
Kamis, 17 Sep 2026 14:09
News
Permohonan KI di Sulsel Meningkat, DJKI Gelar FGD Survei Kepuasan Layanan 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan In-Depth Interview dalam rangka Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas Layanan Kekayaan Intelektual (KI) Tahun 2026
Rabu, 16 Sep 2026 19:42
News
Dorong Sinergi Lintas Sektor di Bidang Pelayanan Serta Pembinaan Hukum
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam bidang pelayanan serta pembinaan hukum dalam upaya menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat, termasuk bagi Warga Binaan Pemasyarakatan
Rabu, 16 Sep 2026 18:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
3
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
4
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
5
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
3
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
4
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
5
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas