Kemensos Salurkan Bantuan Kewirausahaan Bagi Kelompok Rentan di Makassar
Jum'at, 24 Jul 2026 10:57
Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar kembali menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada Kelompok Rentan di Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar kembali menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada Kelompok Rentan di Kota Makassar. Sebanyak 13 orang menerima bantuan berupa mesin jahit beserta beberapa bahan dan peralatan menjahit lainnya. Adapun total bantuan yang disalurkan sebesar Rp65 Juta.
Proses penyaluran dan penyerahan bantuan dihadiri langsung Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin dan turut hadir mendampingi Lurah Sinrijala, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, Supardi, bertempat di ruang vokasi penjahitan Sentra Wirajaya Makassar, Kamis (23/07/26).
Dalam arahannya, Syamsuddin menyampaikan jika bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi warga, khususnya untuk program pemberdayaan bagi kelompok rentan yang ada di Kota Makassar.
“Bantuan yang diterima, anggaplah itu sebagai kail yang bisa dipakai untuk mencari ikan, jadi bukan lagi ikannya yang diberikan, tetapi alat untuk mencari ikan,” ungkap Syamsuddin dihadapan peserta penerima bantuan.
Syamsuddin juga berharap, jika bantuan peralatan kewirausahaan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahtraan bagi warga penerima bantuan. “Dengan adanya bantuan peralatan mesin jahit ini, diharapkan bisa membantu dan meningkatkan aktifitas usaha yang sekarang digeluti," Harapnya.
Sebelumnya, penerima bantuan mendapatkan pelatihan berbasis komptensi bidang penjahitan selama 260 Jam Pelajaran (JP). Pelaksanaannya dilaksanakan mulai tanggal 13 April hingga 2 Juni 2026 lalu bertempat di ruang vokasi penjahitan Sentra Wirajaya.
Selanjutnya pihak Sentra Wirajaya melakukan asessmen kebutuhan peralatan bagi alumni perserta pelatihan.
Secara teknis, proses penyaluran bantuan diserahkan oleh Syamsuddin dan diterima langsung oleh masing-masing penerima bantuan.
Haerani, Salah seorang penerima bantuan yang beralamat di Rappocini Raya Makassar merasa senang dengan bantuan yang ia dapatkan. “Terima Kementerian Sosial atas bantuan dan perhatiannya bagi warga Kelompok Rentan Kota Makassar,” ucapnya singkat.
Proses penyaluran dan penyerahan bantuan dihadiri langsung Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin dan turut hadir mendampingi Lurah Sinrijala, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, Supardi, bertempat di ruang vokasi penjahitan Sentra Wirajaya Makassar, Kamis (23/07/26).
Dalam arahannya, Syamsuddin menyampaikan jika bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi warga, khususnya untuk program pemberdayaan bagi kelompok rentan yang ada di Kota Makassar.
“Bantuan yang diterima, anggaplah itu sebagai kail yang bisa dipakai untuk mencari ikan, jadi bukan lagi ikannya yang diberikan, tetapi alat untuk mencari ikan,” ungkap Syamsuddin dihadapan peserta penerima bantuan.
Syamsuddin juga berharap, jika bantuan peralatan kewirausahaan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahtraan bagi warga penerima bantuan. “Dengan adanya bantuan peralatan mesin jahit ini, diharapkan bisa membantu dan meningkatkan aktifitas usaha yang sekarang digeluti," Harapnya.
Sebelumnya, penerima bantuan mendapatkan pelatihan berbasis komptensi bidang penjahitan selama 260 Jam Pelajaran (JP). Pelaksanaannya dilaksanakan mulai tanggal 13 April hingga 2 Juni 2026 lalu bertempat di ruang vokasi penjahitan Sentra Wirajaya.
Selanjutnya pihak Sentra Wirajaya melakukan asessmen kebutuhan peralatan bagi alumni perserta pelatihan.
Secara teknis, proses penyaluran bantuan diserahkan oleh Syamsuddin dan diterima langsung oleh masing-masing penerima bantuan.
Haerani, Salah seorang penerima bantuan yang beralamat di Rappocini Raya Makassar merasa senang dengan bantuan yang ia dapatkan. “Terima Kementerian Sosial atas bantuan dan perhatiannya bagi warga Kelompok Rentan Kota Makassar,” ucapnya singkat.
(GUS)
Berita Terkait
Sulbar
Bukan Hanya Membantu Ibunya Berusaha, PNM Juga Menjaga Mimpi Anak Menggapai Cita-cita
Keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu penghalang anak-anak Indonesia dalam melanjutkan pendidikan. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun 2025, terdapat 2.922.607 anak usia 7–18 tahun yang tidak bersekolah.
Minggu, 02 Agu 2026 19:08
Ekbis
Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar
Mimpi itu mulai menemukan jalannya pada 2025, ketika ia mendapatkan akses pembiayaan dari PNM Mekaar senilai Rp3.000.000 tanpa agunan dan hidupnya pun berubah.
Jum'at, 10 Jul 2026 16:19
Sulsel
16 Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan Tana Toraja Dilatih Barista
Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Wirajaya Makassar bekerjasama Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja, dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Pangkajene Kepulauan
Senin, 22 Jun 2026 17:14
Sulsel
Ratusan UMKM Gowa Dapat Suntikan Alat Produksi Baru
Pemkab Gowa menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada 221 pelaku UMKM Kabupaten Gowa di Halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, kemarin.
Rabu, 14 Jan 2026 10:25
Makassar City
Kemensos RI-Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana di 2 Kecamatan
Kampung Siaga Bencana (KSB) resmi terbentuk di Kota Makassar. KSB berdiri di dua kecamatan, yakni Biringkanaya dan Manggala. Pembentukan dilakukan pagi tadi di Anjungan Pantai Losari.
Minggu, 21 Sep 2025 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BNI Wilayah 07 Ucapkan Dirgahayu ke-81 TNI Angkatan Laut
2
DLH Jeneponto Sebut Tak Ada SPPG Koordinasi Penerbitan Sertifikat Laik Operasi
3
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
4
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
5
Bos Semen Tonasa Dorong Sinergi Industri & Akademisi Lewat Inovasi Beton Modern
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BNI Wilayah 07 Ucapkan Dirgahayu ke-81 TNI Angkatan Laut
2
DLH Jeneponto Sebut Tak Ada SPPG Koordinasi Penerbitan Sertifikat Laik Operasi
3
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
4
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
5
Bos Semen Tonasa Dorong Sinergi Industri & Akademisi Lewat Inovasi Beton Modern