Bantaeng Gelar Tudang Sipulung Sambut Musim Tanam 2027

Kamis, 23 Jul 2026 08:27
Bantaeng Gelar Tudang Sipulung Sambut Musim Tanam 2027
Tudang Sipulung yang berlangsung di Aula Lantai III Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Rabu (22/7/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian menggelar Musyawarah Tudang Sipulung Tingkat Kabupaten sebagai persiapan musim tanam 2027. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai III Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Rabu (22/7/2026).

Mengusung tema "Menyatukan Persepsi dan Sinergi Strategis Menuju Pertanian Bangkit, Maju, dan Religius", kegiatan ini dihadiri Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng Mahyudin, unsur Forkopimda, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng mengatakan Tudang Sipulung merupakan wujud semangat kebersamaan dan kearifan lokal dalam memajukan sektor pertanian sebagai penopang perekonomian daerah dan ketahanan pangan.

"Melalui forum Tudang Sipulung ini, kita menyatukan persepsi, menyusun rencana, serta menyinergikan langkah-langkah strategis pembangunan pertanian ke depan. Keberhasilan sektor pertanian tidak dapat dicapai sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak," ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk mendukung berbagai program yang telah disepakati dalam forum tersebut.

Dukungan itu diwujudkan melalui penyediaan benih unggul bersertifikat, ketersediaan pupuk, peningkatan jaringan irigasi dan infrastruktur pertanian, fasilitasi akses permodalan, penerapan asuransi usaha tani, serta penguatan peran penyuluh dan kelembagaan petani.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Syarifuddin, yang mewakili kepala dinas, mengatakan Tudang Sipulung menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap sinergi yang terbangun dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Melalui kolaborasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Bantaeng optimistis mampu mewujudkan sektor pertanian yang bangkit, maju, religius, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan," tuturnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru