Sidrap Sabet Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik Regional Sulawesi

Sabtu, 19 Sep 2026 09:07
Sidrap Sabet Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik Regional Sulawesi
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati, dan Sekertaris Daerah Sidrap, di salah sati restoran Claro Hotel Makassar, Jumat (18/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional, dalam penghargaan sebagai daerah dengan pengelolaan sampah terbaik dan lingkungan asri.

Penghargaan bergengsi tersebut diraih dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Ballroom Sandeq, Claro Hotel Makassar, Jumat (18/9/2026).

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih daerah yang dipimpinnya.

"Penilaian di batch kedua ini, alhamdulillah kami mendapat penghargaan pengelolaan sampah terbaik dan lingkungan asri," ucapnya kepada awak media.

Menurutnya, penghargaan itu merupakan buah dari konsistensi pemerintah bersama masyarakat dalam menjalankan visi-misi serta janji kampanye.

"Mengapa kami bisa mendapatkannya di batch kedua ini? Karena ini memang sejalan dengan visi-misi kami dan janji kampanye kami melalui program 'Sidrap Bersih dan Tangguh Bencana'," sambungnya.

Melalui program Sidrap Bersih, kata dia, seluruh masyarakat di seluruh desa dan kelurahan secara serentak turun tangan membersihkan lingkungan setiap hari Jumat.

"Jadi di awal tahun, kami sudah menjalankan kegiatan yang namanya Sidrap Bersih. Sidrap Bersih seperti, setiap hari Jumat pagi dari jam 06.00 sampai jam 10.00 pagi, semua orang serentak di 106 desa/kelurahan keluar dari rumahnya untuk membersihkan lingkungannya masing-masing," jelasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menilai bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari gerakan masif yang telah dijalankan secara konsisten.

"Hal itu dilakukan secara konsisten, sudah 1 tahun 8 bulan dan itulah yang mengubah wajah Kota Sidrap, wajah di pedesaan, serta wajah di ibu kota kecamatan menjadi asri dan bersih," sebutnya saat ditemui di salah sati restoran Claro Hotel Makassar.

Bupati yang akrab disapa Syahar itu menuturkan bahwa masyarakat juga turut diberikan edukasi mengenai pengelolaan bank sampah.

"Masyarakat juga diedukasi tentang bagaimana membuat bank sampah, yaitu memilah antara sampah organik dengan sampah plastik dengan enggunakan biopori. Biopori ini diterapkan di desa-desa yang sudah tidak ada tempat pembuangan sampah untuk dikembalikan lagi menjadi pupuk. Sampah bekas makanan dan sampah bekas daun dimasukkan dan dibenamkan di sana, lalu akan menjadi pupuk," tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa sosialisasi program tersebut turut disiarkan melalui masjid-masjid dan diangkat sebagai materi ceramah oleh tim dakwah.

"Selanjutnya, program ini diumumkan di masjid-masjid dan dijadikan bahan ceramah oleh tim dakwah. Akhirnya, hal ini dilihat oleh Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Lingkungan Hidup, hingga akhirnya kami mendapatkan penghargaan ini lagi," ungkapnya.

Perolehan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar tersebut, Syahar menjelaskan bahwa dana itu nantinya akan dialokasikan kembali untuk program-program yang mendukung pelestarian lingkungan asri.

"Peruntukannya kembali ke lingkungan asri. Ada beberapa tempat kami yang akan kami ubah menjadi taman kota, alun-alun, atau hutan kota.

Dana ini dialokasikan ke sana supaya di Sidrap ada tempat nongkrong yang kira-kira sama seperti Hutan Kota Jakarta. Mudah-mudahan ini bisa terwujud, dan bantuan insentif fiskal ini sangat bermanfaat untuk mengubah wajah daerah kami di Kabupaten Sidrap," terangnya.

Mengenai langkah dan target ke depan, Syahar menegaskan komitmennya untuk menjaga prestasi yang ada sekaligus memperluas pencapaian ke berbagai kategori lain.

"Target ke depannya, kami akan berusaha meningkatkan dan mempertahankannya. Tadi ada beberapa kategori, seperti kategori pendidikan, kesehatan, rumah bersubsidi, dan lingkungan. Kami akan berusaha tahun depan untuk mencapai beberapa kategori tersebut, termasuk untuk persiapan batch 3.Batch 3 nanti juga ada dan kami akan persiapkan," katanya dengan penuh rasa optimis.

Politisi partai NasDem itu membeberkan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif berbasis data (by data) tanpa ada ruang intervensi.

"Karena ini kan berbasis data, tidak bisa dibohongi oleh Kemendagri dan tidak bisa diintervensi karena berdasarkan data riil. Maka dari itu, kami bekerja dengan baik saja, data-datanya dipersiapkan. Alhamdulillah, penghargaan ini untuk masyarakat Sidrap serta bentuk dedikasi dan loyalitas masyarakat Sidrap. Semoga ini menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan pencapaian ke depannya," pungkasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sidrap telah mendapatkan penghargaan kategori Batch I penilaian angka kemiskinan terendah dan stunting terendah di Kota Kendari.
(MAN)
Berita Terkait
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
News
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
Kabar meninggalnya Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif.
Senin, 02 Nov 2026 22:57
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
Sulsel
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2026, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sidrap tercatat berada di angka 4,65 persen, mengalami penurunan dibanding tahun 2025 yang sebesar 4,91 persen.
Kamis, 15 Okt 2026 11:38
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
News
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
Tenaga Ahli Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Munadir Mubarak, berhasil menuntaskan studinya dan meraih gelar Magister bidang Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bogaya
Minggu, 11 Okt 2026 18:01
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
Sulsel
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
Rencana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) regional mulai mendapat dukungan tujuh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 09:28
Pemkot Makassar Terima 2 Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Makassar City
Pemkot Makassar Terima 2 Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih dua penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Sabtu, 19 Sep 2026 09:50
Berita Terbaru