Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
Senin, 02 Nov 2026 17:07
Kepala DPPPA Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, di kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/10/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar bersiap menggelar Festival Perempuan dan Anak Makassar 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke-419 pada 9 November 2026.
Mengusung tema "Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan", kegiatan tersebut akan dipusatkan di area Car Free Day (CFD) Boulevard pada 8 November 2026 mendatang dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta.
Kepala DPPPA Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, menjelaskan bahwa perhelatan itu dirancang untuk mendekatkan layanan perlindungan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kekerasan perempuan dan anak.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan tiga tenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut.
"Tenda pertama adalah pelayanan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) terkait kasus. Tenda kedua adalah penanganan konseling di Rumah Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga). Tenda ketiga adalah memperlihatkan perekonomian perempuan berupa hasil karya yang mereka buat sendiri untuk dijual," paparnya, Senin (2/11/2026).
Melalui penyelenggaraan festival ini, kata dia, DPPPA Kota Makassar menargetkan agar seluruh lapisan masyarakat
"Mengharapkan seluruh masyarakat, utamanya anak-anak dan perempuan, tahu bahwa ada kami sebagai lembaga perlindungan perempuan dan anak. Mereka tidak boleh takut. Apalagi jika menghadapi kasus sendiri, kami ada untuk mereka dan akan membantu semaksimal mungkin," harap drg Ita.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga melibatkan 15 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan sebagainya.
"Kami juga melibatkan 15 lembaga swadaya masyarakat, Forum Anak Makassar, serta Forum Anak Disabilitas. Semua pihak ini nantinya akan melakukan edukasi konvoi jalan berkeliling lokasi," tambahnya.
Selain itu, drg. Ita mengatakan bahwa shelter warga yang telah terbentuk akan dipetakan di setiap titik untuk mengedukasi masyarakat serta membagikan bunga.
"Shelter warga yang sudah terbentuk akan kami mapping di setiap tempat untuk mereka edukasi dan menyerahkan bunga, dengan pesan utama yaitu berani speak up, berani melapor. Di sana juga akan tertulis informasi mengenai tempat melapor dan konseling," katanya.
Mengusung tema "Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan", kegiatan tersebut akan dipusatkan di area Car Free Day (CFD) Boulevard pada 8 November 2026 mendatang dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta.
Kepala DPPPA Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, menjelaskan bahwa perhelatan itu dirancang untuk mendekatkan layanan perlindungan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kekerasan perempuan dan anak.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan tiga tenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut.
"Tenda pertama adalah pelayanan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) terkait kasus. Tenda kedua adalah penanganan konseling di Rumah Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga). Tenda ketiga adalah memperlihatkan perekonomian perempuan berupa hasil karya yang mereka buat sendiri untuk dijual," paparnya, Senin (2/11/2026).
Melalui penyelenggaraan festival ini, kata dia, DPPPA Kota Makassar menargetkan agar seluruh lapisan masyarakat
"Mengharapkan seluruh masyarakat, utamanya anak-anak dan perempuan, tahu bahwa ada kami sebagai lembaga perlindungan perempuan dan anak. Mereka tidak boleh takut. Apalagi jika menghadapi kasus sendiri, kami ada untuk mereka dan akan membantu semaksimal mungkin," harap drg Ita.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga melibatkan 15 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan sebagainya.
"Kami juga melibatkan 15 lembaga swadaya masyarakat, Forum Anak Makassar, serta Forum Anak Disabilitas. Semua pihak ini nantinya akan melakukan edukasi konvoi jalan berkeliling lokasi," tambahnya.
Selain itu, drg. Ita mengatakan bahwa shelter warga yang telah terbentuk akan dipetakan di setiap titik untuk mengedukasi masyarakat serta membagikan bunga.
"Shelter warga yang sudah terbentuk akan kami mapping di setiap tempat untuk mereka edukasi dan menyerahkan bunga, dengan pesan utama yaitu berani speak up, berani melapor. Di sana juga akan tertulis informasi mengenai tempat melapor dan konseling," katanya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Polident dan IPROSI Bagikan 315 Gigi Tiruan Gratis, Pecahkan Rekor MURI di HUT Makassar
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Makassar ke-418, Polident bekerja sama dengan Ikatan Prostodonsia Indonesia (IPROSI) Makassar dan Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inisiatif pemasangan 315 gigi tiruan gratis bagi masyarakat
Selasa, 11 Nov 2025 13:07
News
Serunya Anak TK Al-Azhar 34 Berkunjung ke Asmo Sulsel di HUT Makassar ke-418
Dalam semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar, Asmo Sulsel mendapat kunjungan istimewa dari siswa-siswi KB-TK Islam Al-Azhar 34 Makassar,
Senin, 10 Nov 2025 15:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual
3
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
4
Ranperkada Jeneponto Tentang Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah Diharmonisasi
5
Athirah Cup XIII Ditutup, SMP Islam Athirah Sukses Asah Sportivitas Siswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual
3
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
4
Ranperkada Jeneponto Tentang Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah Diharmonisasi
5
Athirah Cup XIII Ditutup, SMP Islam Athirah Sukses Asah Sportivitas Siswa