Sunday Market Semarakkan HUT ke-419 Kota Makassar

Minggu, 01 Nov 2026 19:16
Sunday Market Semarakkan HUT ke-419 Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar Sunday Market, Anjungan Tugu MNEK, Minggu (1/11/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Sunday Market 2026 sebagai ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta subsektor ekonomi kreatif.

Program ini tidak hanya dirancang sebagai pasar akhir pekan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan interaksi masyarakat yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.

Makassar Sunday Market digelar perdana di Anjungan Tugu MNEK, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar yang diperingati pada 9 November 2026.

Peluncuran kegiatan dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Akda.

Munafri mengatakan, Sunday Market merupakan salah satu upaya pemerintah kota memberikan ruang lebih luas bagi UMKM, perajin, dan pedagang lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.

"Sunday Market program yang kami canangkan untuk pemberdayaan UMKM. Ini bukan hanya tempat untuk jual beli, tetapi juga ruang interaksi yang bisa kita bangun," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain berbelanja dan menikmati kuliner, pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk unik dan kreatif.

"Bagaimana Sunday Market menjadi tempat masyarakat berkumpul, berbelanja, menikmati kuliner, sekaligus menemukan berbagai produk unik dan kreatif," sambung Munafri.

Pada pelaksanaan perdana, Makassar Sunday Market menghadirkan 31 tenant UMKM yang telah melalui proses kurasi. Produk yang ditampilkan mencakup berbagai subsektor, terutama fashion, kuliner, dan kriya.

Munafri menjelaskan, pengembangan Sunday Market terinspirasi dari sejumlah pasar akhir pekan di luar negeri, termasuk di Melbourne, Australia, yang memadukan aktivitas perdagangan, produk lokal, seni, dan kuliner.

Dari konsep tersebut, ia melihat tiga daya tarik yang dapat dikembangkan di Makassar, yakni vintage hunt atau berburu barang unik dan antik, ruang seni dan galeri untuk menampilkan karya kreatif, serta kawasan kuliner bagi pelaku UMKM.

Orang nomor satu di Kota Makassar itu berharap Sunday Market tidak hanya menjadi kegiatan seremonial menyambut hari jadi kota, tetapi dapat berlangsung rutin setiap akhir pekan.

"Kalau bisa, kegiatan ini berjalan setiap minggu. Konsepnya juga kita benahi, tidak perlu lagi tenda satu-satu, tetapi satu tenda besar dengan lapak-lapak di dalamnya supaya orang bisa berinteraksi lebih baik," imbuh Appi.

Ia juga menginginkan agar kegiatan tersebut benar-benar diisi pelaku usaha yang memiliki produk untuk dipasarkan sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan optimal. Meski mengusung nama Sunday Market, Munafri membuka peluang pelaksanaan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, sebagai bagian dari uji coba.

Lebih jauh, Munafri menilai kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dengan mempertemukan berbagai subsektor dalam satu ruang pemasaran.

"Konsep ini, selaras dengan upaya mempertemukan berbagai subsektor unggulan, khususnya fashion, kuliner, dan kriya, dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," tuturnya.

Menurutnya, ketiga subsektor tersebut memiliki keterkaitan. Produk fashion merepresentasikan identitas dan gaya hidup, kriya menampilkan keterampilan tangan serta kekayaan budaya lokal, sedangkan kuliner menjadi bagian dari kekayaan cita rasa dan tradisi masyarakat.

"Pengunjung yang datang untuk melihat produk kriya, misalnya, berpotensi menikmati kuliner yang tersedia. Begitu pula produk fashion dan berbagai karya kreatif lainnya dapat menjadi daya tarik yang mendorong masyarakat untuk kembali berkunjung," jelasnya.

Munafri berharap interaksi antarsubsektor tersebut dapat menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi para pelaku usaha.

"Ketika berbagai jenis produk berkumpul dalam satu tempat, kita membentuk ekosistem yang sama-sama menguntungkan. Inilah dampak positif dari kerja sama antarpelaku usaha kreatif yang kita harapkan terus berkembang," jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Makassar akan terus mendukung berbagai inisiatif yang membuka ruang promosi, memperkuat kolaborasi, dan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

"Tujuannya agar produk kreatif anak bangsa, khususnya dari Makassar, semakin dikenal, diminati, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan pelakunya," terangnya.

Selain aktivitas perdagangan, Sunday Market juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari perlombaan, aktivitas sosial, hingga edukasi yang melibatkan masyarakat.

"Ini adalah proses pemberdayaan yang dilakukan pemerintah kota bersama masyarakat. Kita ingin warga terlibat langsung, mengambil bagian, dan merasakan manfaat dari berbagai upaya yang kita lakukan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan Sunday Market merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata di Makassar.

Menurutnya, Anjungan Pantai Losari dan anjungan mandiri merupakan ruang interaksi publik yang memiliki posisi strategis sebagai ikon pariwisata kota. Karena itu, kawasan tersebut perlu diisi aktivitas produktif yang dapat menarik kunjungan masyarakat lokal maupun wisatawan.

"Anjungan Pantai Losari merupakan ruang interaksi publik sekaligus daya tarik wisata yang ikonik. Tentu, selain kenyamanan, keamanan, dan ketertiban, perlu ada aktivitas di dalamnya yang menambah daya tarik bagi masyarakat lokal, wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara," ujarnya.

Hendra menjelaskan, kehadiran 31 tenant hasil kurasi memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen. Kesempatan ini juga terbuka bagi UMKM yang selama ini hanya memasarkan produknya melalui platform daring.

"Ini menjadi salah satu keunikan Sunday Market. Ada produk yang biasanya harus melalui PO, tetapi di sini bisa langsung dibeli," katanya.

"Ada juga pelaku usaha yang selama ini hanya berjualan online, sekarang bisa hadir secara offline dan berinteraksi langsung dengan pembeli," lanjutnya.

Untuk menciptakan suasana yang lebih hidup, kegiatan ini turut menghadirkan berbagai aktivitas pendukung, seperti zumba, live music, pertunjukan tari, pameran produk, lomba menggambar, hingga kelas public speaking.

Ragam kegiatan tersebut diharapkan menjadikan Sunday Market sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga rekreasi, hiburan, edukasi, dan interaksi masyarakat.

Hendra menegaskan, Makassar Sunday Market dirancang sebagai program rutin, bukan sekadar kegiatan temporer untuk memeriahkan HUT Kota Makassar.

"Sebetulnya kegiatan ini merupakan program rutin yang akan terus berjalan. Namun, kita luncurkan bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kota Makassar 2026. Ini sekaligus menunjukkan kepada warga bahwa Makassar memiliki wajah baru lagi," tutup Hendra.
(MAN)
Berita Terkait
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
Sulsel
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
Ketua Bapamperda DPRD Kota Makassar, Basdir mengungkap, Pemkot Makassar telah mengajukan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah untuk masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2027.
Sabtu, 31 Okt 2026 19:08
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Fokus Program Berdampak bagi Warga
Makassar City
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Fokus Program Berdampak bagi Warga
Pemerintah Kota Makassar mengubah konsep perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar dengan mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rabu, 28 Okt 2026 20:58
Kemensos RI Beri Penghargaan Penanggulangan Bencana kepada Wali Kota Makassar
Makassar City
Kemensos RI Beri Penghargaan Penanggulangan Bencana kepada Wali Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam upaya penanggulangan bencana, mulai dari fase prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Selasa, 27 Okt 2026 11:00
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Makassar City
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Stadion Untia, di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Senin (26/10/2026).
Senin, 26 Okt 2026 13:56
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Makassar City
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kamis, 22 Okt 2026 22:18
Berita Terbaru