Wandy Minta Maaf atas Polemik Threads, Tegaskan Komar Berada di Bawah Koperasi
Minggu, 01 Nov 2026 11:33
Co-founder Komar Indonesia, Wandy Pratama, saat menyampaikan permintaan maaf kepada publik sekaligus mengklarifikasi status kelembagaan Komar Indonesia. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Co-founder Komar Indonesia, Wandy Pratama, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat menyusul polemik yang muncul akibat pernyataannya di platform Threads. Ia mengakui pernyataan tersebut menimbulkan beragam respons dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, terutama karena posisinya sebagai figur yang memiliki hubungan dengan Komar.
“Saya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung, tidak nyaman, atau merasa aspirasinya tidak dihargai akibat pernyataan saya. Saya memahami bahwa dampak komunikasi tidak hanya ditentukan oleh maksud pribadi, tetapi juga oleh bagaimana pernyataan tersebut diterima oleh publik,” ujar Wandy, di Makassar, Minggu (1/11/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak internal Komar serta para pemangku kepentingan yang terdampak polemik tersebut.
Wandy menegaskan, permintaan maaf itu merupakan bentuk tanggung jawabnya secara pribadi atas pernyataan yang disampaikan. Ia memastikan tidak bermaksud mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain.
Di tengah polemik tersebut, Wandy turut memberikan klarifikasi mengenai status kelembagaan Komar Indonesia. Ia menjelaskan, Komar bukan usaha milik pribadi dirinya maupun individu tertentu, melainkan berada di bawah naungan Koperasi Konsumen Kopi Masyarakat Indonesia.
Menurutnya, Komar memiliki struktur kelembagaan, mekanisme kepemilikan, serta tata kelola organisasi yang mengacu pada ketentuan dan dokumen hukum koperasi yang berlaku.
“Saya merasa penting untuk menjelaskan hal ini kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai Komar. Komar bukan usaha milik pribadi saya. Komar berada dalam kelembagaan koperasi, yang memiliki struktur dan tanggung jawab organisasi tersendiri. Namun, penjelasan ini sama sekali tidak mengurangi tanggung jawab saya secara pribadi atas pernyataan yang telah saya sampaikan,” jelasnya.
Wandy menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan ruang komunikasi publik ke depannya. Terutama ketika pernyataan personalnya berpotensi diasosiasikan dengan organisasi atau pihak lain.
Ia juga menilai penting bagi Komar untuk terus menjaga hubungan dengan masyarakat, pelanggan, karyawan, anggota koperasi, dan mitra melalui komunikasi yang terbuka serta langkah perbaikan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Wandy berharap permintaan maaf tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan kepercayaan publik.
“Saya berharap masyarakat dapat menerima permintaan maaf ini sebagai bentuk tanggung jawab saya. Saya memahami bahwa kepercayaan tidak dapat diminta begitu saja, tetapi perlu dibangun kembali melalui sikap dan tindakan yang konsisten,” tutupnya.
Komar, singkatan dari Kopi Masyarakat, merupakan merek kedai kopi asal Makassar yang didirikan oleh Wandy Pratama di bawah naungan Koperasi Konsumen Kopi Masyarakat Indonesia. Saat ini, Komar memiliki sekitar 70-an outlet yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan DKI Jakarta.
“Saya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung, tidak nyaman, atau merasa aspirasinya tidak dihargai akibat pernyataan saya. Saya memahami bahwa dampak komunikasi tidak hanya ditentukan oleh maksud pribadi, tetapi juga oleh bagaimana pernyataan tersebut diterima oleh publik,” ujar Wandy, di Makassar, Minggu (1/11/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak internal Komar serta para pemangku kepentingan yang terdampak polemik tersebut.
Wandy menegaskan, permintaan maaf itu merupakan bentuk tanggung jawabnya secara pribadi atas pernyataan yang disampaikan. Ia memastikan tidak bermaksud mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain.
Di tengah polemik tersebut, Wandy turut memberikan klarifikasi mengenai status kelembagaan Komar Indonesia. Ia menjelaskan, Komar bukan usaha milik pribadi dirinya maupun individu tertentu, melainkan berada di bawah naungan Koperasi Konsumen Kopi Masyarakat Indonesia.
Menurutnya, Komar memiliki struktur kelembagaan, mekanisme kepemilikan, serta tata kelola organisasi yang mengacu pada ketentuan dan dokumen hukum koperasi yang berlaku.
“Saya merasa penting untuk menjelaskan hal ini kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai Komar. Komar bukan usaha milik pribadi saya. Komar berada dalam kelembagaan koperasi, yang memiliki struktur dan tanggung jawab organisasi tersendiri. Namun, penjelasan ini sama sekali tidak mengurangi tanggung jawab saya secara pribadi atas pernyataan yang telah saya sampaikan,” jelasnya.
Wandy menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan ruang komunikasi publik ke depannya. Terutama ketika pernyataan personalnya berpotensi diasosiasikan dengan organisasi atau pihak lain.
Ia juga menilai penting bagi Komar untuk terus menjaga hubungan dengan masyarakat, pelanggan, karyawan, anggota koperasi, dan mitra melalui komunikasi yang terbuka serta langkah perbaikan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Wandy berharap permintaan maaf tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan kepercayaan publik.
“Saya berharap masyarakat dapat menerima permintaan maaf ini sebagai bentuk tanggung jawab saya. Saya memahami bahwa kepercayaan tidak dapat diminta begitu saja, tetapi perlu dibangun kembali melalui sikap dan tindakan yang konsisten,” tutupnya.
Komar, singkatan dari Kopi Masyarakat, merupakan merek kedai kopi asal Makassar yang didirikan oleh Wandy Pratama di bawah naungan Koperasi Konsumen Kopi Masyarakat Indonesia. Saat ini, Komar memiliki sekitar 70-an outlet yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan DKI Jakarta.
(TRI)
Berita Terkait
News
Syamsul Bahri Majjaga: Jangan Tarik Polemik Fanny Frans Menjadi Isu Marwah Profesi Tanpa Dasar
Advokat Syamsul Bahri Majjaga meminta polemik yang melibatkan Fanny Frans di media sosial disikapi secara proporsional. I
Kamis, 15 Okt 2026 16:22
Ekbis
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan koperasi.
Minggu, 11 Okt 2026 10:02
News
Pemerintah Kaji Peluang Pembayaran Gaji dan Pensiun PNS Lewat Koperasi
Pemerintah tengah menjajaki peluang memperluas peran koperasi dalam layanan pembayaran gaji dan pensiun pegawai negeri sipil (PNS).
Jum'at, 09 Okt 2026 09:27
Sulsel
Ketua PKK Gowa Dorong Kader Bentuk Koperasi Kecamatan
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mendorong seluruh Ketua TP PKK Kecamatan untuk menindaklanjuti pembentukan koperasi di wilayah masing-masing.
Kamis, 17 Sep 2026 14:31
Sulsel
Luwu Timur Siap Sambut 3.000 Tamu Harkopnas ke-79 Tingkat Sulsel
Sebanyak 3.000 tamu dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diperkirakan akan hadir dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulsel
Kamis, 17 Sep 2026 14:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puncak Cita Askara Adujak GenRe Sulsel 2026: Lahirnya Wajah Baru Penggerak Perubahan
2
Wandy Minta Maaf atas Polemik Threads, Tegaskan Komar Berada di Bawah Koperasi
3
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
4
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
5
Asmo Sulsel Edukasi 45 Karyawan Sari Roti, Tekankan Pentingnya Safety Riding
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puncak Cita Askara Adujak GenRe Sulsel 2026: Lahirnya Wajah Baru Penggerak Perubahan
2
Wandy Minta Maaf atas Polemik Threads, Tegaskan Komar Berada di Bawah Koperasi
3
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
4
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
5
Asmo Sulsel Edukasi 45 Karyawan Sari Roti, Tekankan Pentingnya Safety Riding