Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 26 Okt 2026 13:56
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi proyel pembangunan Stadion Untia, Senin (26/10/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Stadion Untia, di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Senin (26/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan tahapan awal proyek strategis tersebut berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menjelaskan bahwa saat ini proyek tengah fokus pada proses penimbunan lahan sebagai fondasi dasar pembangunan fisik stadion.

"Ini kita sudah mulai proses penimbunan, memaksimalkan timbunan untuk dasar dari proses pembangunan ini. Sehingga progres yang kita kejar ini bisa maksimal di akhir bulan, untuk memastikan konstruksi itu sudah bisa jalan di awal tahun depan," jelasnya.

Dia bilang, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan seluruh proses pembangunan fisik stadion Untia dapat rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2027.

"Yang paling penting selalu kami sampaikan, kami berdiskusi bahwa waktu kita tidak banyak. Yang kedua, musim ini akan sangat mengganggu progres dari pembangunan atau penimbunan. Mumpung sekarang masih musim kemarau, kita pastikan seluruh proses yang di bawah ini bisa selesai," sambungnya.

Politisi partai Demokrat itu menegaskan bahwa kehadiran proyek pembangunan Stadion Untia harus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi warga sekitar.

"Dampak sosial yang ditimbulkan. Artinya, masyarakat yang ada di Untia ini tidak hanya jadi penonton di dalam proses pembangunan yang ada di stadion Untia ini. Kenapa? Karena ini akan memberikan dampak ekonomi yang baik buat masyarakat di sekitar Untia. Kalau umpamanya ada helper atau apa yang bisa ikut membantu, silakan mencari lah masyarakat-masyarakat yang dekat-dekat sini," tegas Munafri.

Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh aspek legalitas serta kualitas Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dipastikan dalam kondisi baik.

"Selalu saya sampaikan bahwa legalitas terhadap amdal, kualitas amdal. Ini bisa kita pastikan urusan legalitasnya baik, sehingga jangan sampai menghambat proses hanya karena persoalan legal administrasi yang belum selesai," katanya kepada awak media.

Orang nomor satu di Kota Makassar itu berharap kepada seluruh pihak dapat mendukung kelancaran proyek tersebut agar berjalan tanpa hambatan selama pembangunan stadion ke depan.

"Saya berharap kita mendukung proses ini untuk memastikan progres ini jalan, tidak ada gangguan, terus sosialisasi ke masyarakat juga melalui tokoh-tokoh masyarakat, camat, lurah untuk memastikan proses ini adalah sebuah proses yang menjadi program prioritas yang harus kita bangun," harapnya.

Munafri menjelaskan bahwa proyek tersebut memiliki dua jalur akses, salah satunya melalui Jalan Salodong.

"Akses ada dua, dari Salodong bisa masuk. Insyaallah kita juga minta ke Summarecon aksesnya untuk bisa mempercepat," ujarnya di selah peninjauan proyek stadion Untia.

Ia menambahkan bahwa penggunaan satu jalur utama saja berpotensi menimbulkan hambatan akibat meningkatnya volume lalu lintas kendaraan proyek saat berpapasan.

"Kalau semuanya di sini (Jalan Salodong) lewat akses yang biasa kita pergunakan, kalau retasenya sudah semakin banyak pada saat selisipan jalannya ini, bisa agak menghambat. Sehingga kita pakai lagi akses tambahan supaya bisa mempercepat, apalagi nanti kalau sudah penimbunan tengah untuk lapangan bola," tambahnya.

Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar tidak melakukan pembukaan jalan baru secara permanen, melainkan hanya membuka akses sementara untuk jalan masuk.

"Tidak ada akses pembukaan jalan baru, yang ada adalah membuka akses untuk jalan masuk, inspeksi, dan sebagainya. Jalan masuk ini termasuk akses ini. Nanti akan ada jalan baru berikut nanti setelah ini sudah selesai," tutup Appi.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru