Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
Minggu, 11 Okt 2026 18:01
Tenaga Ahli Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Munadir Mubarak foto bersama penguji dan pembimbing usai ujian tutup. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Tenaga Ahli Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Munadir Mubarak, berhasil menuntaskan studinya dan meraih gelar Magister bidang Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bogaya.
Munadir di yudisium usai menjalani ujian tutup di gedung pascasarjana STIEM Bongaya, Minggu, (11/10/2026). Setelah meneliti terkait Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Pada Direktorat Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Prof Muhammad Akob Kadir, Ketua Tim Penguji pada ujian tertutup mengatakan, penelitian Munadir di terkait pengaruh kepemimpinan transformasional tentu diharap bisa memberi kontribusi untuk pemangku kebijakan khususnya di Kemendagri.
"Saya kira satu langkah maju lagi, ada salah-seorang mahasiswa kita yaitu Pak Munadir, mengamati soal pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai itu melalui kepuasan kerja," kata dia.
Dia mengatakan ada empat variabel yang diamati oleh Munadir dan sudah dilakukan penelitian di objek penelitian tersebut. "Hasil penelitian ini diharap bisa menjadi masukan bagi para pelaksana pemerintahan sehingga hasil penelitian ini di kampus sangat menganggap sangat bermanfaat," lanjutnya.
Apalagi kata dia, melihat fenomena kepemimpinan yang begitu masif belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. "Ya, tentunya dengan penelitian ini sekali lagi diharapkan bisa menjadi pencerahan kita semua, terutama stakeholder daripada hasil penelitian ini," jelasnya.
Selain itu, Prof Muhammad Akob Kadir yang juga Direktur Pascasarjana STIEM Bongaya ini memberi apresiasi dan bangga, karena alumni STIEM Bongaya menjadi tenaga ahli di Kemendagri. "Tentu ini jadi apresiasi tersendiri dari almamater karena alumninya berkarir di Kemendagri," jelasnya.

Sementara itu Dosen Pembimbing Dr Yana Fajriah mengatakan, penelitian yang diangkat sangat bagus untuk menjadi masukan juga kepada Kemendagri. "Apalagi menitikberatkan pada pengaruh kepemimpinan, ini tentu bisa menjadi masukan pada tempat penelitiannya," kata dia.
Untuk itu dia berharap penelitian ini tidak selesai hanya di kampus saja, agar bisa tetap memberikan kontribusi pemikiran untuk pemangku kebijakan pemerintahan. "Semoga bisa memberi dampak positif ke depan," katanya.
Usai ujian tutup Mahasiswa Magister STIEM Bongaya Munadir Mubarak mengucapkan terimakasih untuk pembimbing dan para penguji selama proses penyelesaian tesis penelitiannya. "Alhamdulillah bisa merampungkan dan meraih Magister Manajemen, terimakasih untuk para pembimbing dan penguji yang memberi masukan pada penelitian kami," katanya.

Munadir di yudisium usai menjalani ujian tutup di gedung pascasarjana STIEM Bongaya, Minggu, (11/10/2026). Setelah meneliti terkait Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Pada Direktorat Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Prof Muhammad Akob Kadir, Ketua Tim Penguji pada ujian tertutup mengatakan, penelitian Munadir di terkait pengaruh kepemimpinan transformasional tentu diharap bisa memberi kontribusi untuk pemangku kebijakan khususnya di Kemendagri.
"Saya kira satu langkah maju lagi, ada salah-seorang mahasiswa kita yaitu Pak Munadir, mengamati soal pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai itu melalui kepuasan kerja," kata dia.
Dia mengatakan ada empat variabel yang diamati oleh Munadir dan sudah dilakukan penelitian di objek penelitian tersebut. "Hasil penelitian ini diharap bisa menjadi masukan bagi para pelaksana pemerintahan sehingga hasil penelitian ini di kampus sangat menganggap sangat bermanfaat," lanjutnya.
Apalagi kata dia, melihat fenomena kepemimpinan yang begitu masif belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. "Ya, tentunya dengan penelitian ini sekali lagi diharapkan bisa menjadi pencerahan kita semua, terutama stakeholder daripada hasil penelitian ini," jelasnya.
Selain itu, Prof Muhammad Akob Kadir yang juga Direktur Pascasarjana STIEM Bongaya ini memberi apresiasi dan bangga, karena alumni STIEM Bongaya menjadi tenaga ahli di Kemendagri. "Tentu ini jadi apresiasi tersendiri dari almamater karena alumninya berkarir di Kemendagri," jelasnya.

Sementara itu Dosen Pembimbing Dr Yana Fajriah mengatakan, penelitian yang diangkat sangat bagus untuk menjadi masukan juga kepada Kemendagri. "Apalagi menitikberatkan pada pengaruh kepemimpinan, ini tentu bisa menjadi masukan pada tempat penelitiannya," kata dia.
Untuk itu dia berharap penelitian ini tidak selesai hanya di kampus saja, agar bisa tetap memberikan kontribusi pemikiran untuk pemangku kebijakan pemerintahan. "Semoga bisa memberi dampak positif ke depan," katanya.
Usai ujian tutup Mahasiswa Magister STIEM Bongaya Munadir Mubarak mengucapkan terimakasih untuk pembimbing dan para penguji selama proses penyelesaian tesis penelitiannya. "Alhamdulillah bisa merampungkan dan meraih Magister Manajemen, terimakasih untuk para pembimbing dan penguji yang memberi masukan pada penelitian kami," katanya.

(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Terima 2 Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih dua penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Sabtu, 19 Sep 2026 09:50
Sulsel
Sidrap Sabet Penghargaan Pengelolaan Sampah Terbaik Regional Sulawesi
Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional, dalam penghargaan sebagai daerah dengan pengelolaan sampah terbaik dan lingkungan asri.
Sabtu, 19 Sep 2026 09:07
News
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Perlu Ditopang Kinerja Ekonomi Daerah
Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya mendorong pemerintah daerah di Sulawesi memperkuat sinergi untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:47
Makassar City
Kemendagri Usul Reward dan Punishment untuk Dongkrak Kinerja OPD Makassar
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat realisasi belanja daerah dan meningkatkan akurasi perencanaan anggaran.
Sabtu, 25 Jul 2026 23:12
Sulsel
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
Kuasa hukum penggugat hak angket DPRD Gowa dari Paranusa Law Firm, Muallim Bahar, meminta Kemendagri melakukan evaluasi total terhadap hak angket yang saat ini bergulir di DPRD Gowa.
Selasa, 16 Jun 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
5
Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
3
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
4
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
5
Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili