Bupati Fathul Fauzy Resmikan Pembangunan Pesantren Pertama di Ulu Ere
Minggu, 25 Jan 2026 16:48
Bupati Fathul Fauzy Nurdin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga yang dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Ulu Ere, Sabtu (24/1/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis pada pembangunan masjid pondok pesantren sebagai fasilitas utama pendidikan dan ibadah santri.
Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyebut kehadiran Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga sebagai momentum penting bagi pemerataan akses pendidikan keagamaan di wilayah pegunungan Bantaeng.
“Ini adalah bentuk kesyukuran kita semua karena akhirnya di Bonto Tangnga dapat berdiri pondok pesantren. Selama ini anak-anak kita harus mondok ke daerah Banyorang atau Tompobulu padahal Bonto Tangnga memiliki keindahan alam dan suasana yang sejuk serta sangat mendukung proses pendidikan para santri,” ujarnya.
Ia berharap pesantren ini berkembang menjadi pusat pendidikan Islam di Kecamatan Ulu Ere sehingga generasi muda tidak lagi harus keluar daerah untuk menempuh pendidikan agama.
Sementara itu, Ketua Yayasan As’adiyah Bonto Tangnga, Hj. Nusyam, mengatakan pesantren ini dirintis dari keprihatinan terhadap masa depan generasi muda di wilayah tersebut. Menurutnya, pesantren mendapat dukungan penuh dari As’adiyah Pusat Sengkang sejak tahap perintisan.
Pesantren resmi dirintis pada 15 Agustus 2025 dengan dukungan wakaf lahan sekitar satu hektare untuk kawasan pendidikan.
“Walaupun saat ini masih berbentuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dalam kurun waktu empat bulan sejak dibuka sudah tercatat 81 santri yang mendaftar, serta didukung oleh empat orang ustadz dan ustazah yang aktif mengajar,” ungkapnya.
Peletakan batu pertama ini menjadi langkah awal pengembangan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga sebagai lembaga pendidikan Islam yang mencetak generasi berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.
Acara ini turut dihadiri Kapolsek Ulu Ere Iptu Daeng Masinna, Kasubsi Penyidik Kejari Bantaeng Abi Rafdi Zhafiri, Babinsa Bonto Tangnga Serka Ahmad, perwakilan As’adiyah Pusat Sengkang dan cabang Bantaeng, Camat Ulu Ere Munir Hasanuddin Gassing, serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bantaeng.
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis pada pembangunan masjid pondok pesantren sebagai fasilitas utama pendidikan dan ibadah santri.
Dalam sambutannya, Bupati Fathul Fauzy Nurdin menyebut kehadiran Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga sebagai momentum penting bagi pemerataan akses pendidikan keagamaan di wilayah pegunungan Bantaeng.
“Ini adalah bentuk kesyukuran kita semua karena akhirnya di Bonto Tangnga dapat berdiri pondok pesantren. Selama ini anak-anak kita harus mondok ke daerah Banyorang atau Tompobulu padahal Bonto Tangnga memiliki keindahan alam dan suasana yang sejuk serta sangat mendukung proses pendidikan para santri,” ujarnya.
Ia berharap pesantren ini berkembang menjadi pusat pendidikan Islam di Kecamatan Ulu Ere sehingga generasi muda tidak lagi harus keluar daerah untuk menempuh pendidikan agama.
Sementara itu, Ketua Yayasan As’adiyah Bonto Tangnga, Hj. Nusyam, mengatakan pesantren ini dirintis dari keprihatinan terhadap masa depan generasi muda di wilayah tersebut. Menurutnya, pesantren mendapat dukungan penuh dari As’adiyah Pusat Sengkang sejak tahap perintisan.
Pesantren resmi dirintis pada 15 Agustus 2025 dengan dukungan wakaf lahan sekitar satu hektare untuk kawasan pendidikan.
“Walaupun saat ini masih berbentuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dalam kurun waktu empat bulan sejak dibuka sudah tercatat 81 santri yang mendaftar, serta didukung oleh empat orang ustadz dan ustazah yang aktif mengajar,” ungkapnya.
Peletakan batu pertama ini menjadi langkah awal pengembangan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga sebagai lembaga pendidikan Islam yang mencetak generasi berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.
Acara ini turut dihadiri Kapolsek Ulu Ere Iptu Daeng Masinna, Kasubsi Penyidik Kejari Bantaeng Abi Rafdi Zhafiri, Babinsa Bonto Tangnga Serka Ahmad, perwakilan As’adiyah Pusat Sengkang dan cabang Bantaeng, Camat Ulu Ere Munir Hasanuddin Gassing, serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Wabup Bantaeng Hadiri Wisuda Santri TPA Pajukukang
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, menghadiri wisuda santri dan santriwati Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kecamatan Pajukukang yang digelar DPK BKPRMI Pajukukang di Aula Gedung Ihya Ulumuddin, Kampung Beru.
Minggu, 25 Jan 2026 16:19
Sulsel
Pemkab Bantaeng Sambut LHP BPK sebagai Upaya Perbaikan Tata Kelola
acara serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Auditorium Lantai II Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Senin (19/1/2026).
Senin, 19 Jan 2026 18:13
Sulsel
MTQ XXXV, Pemkab Bantaeng Siapkan Wakil Terbaik ke Provinsi
Pemerintah Kabupaten Bantaeng kembali menegaskan komitmennya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat.
Rabu, 14 Jan 2026 13:05
Sulsel
Pemkab Bantaeng Satukan Arah Program Desa 2026
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati.
Rabu, 14 Jan 2026 10:12
Sulsel
Dorong Pembinaan Olahraga Akuatik, Bupati Uji Nurdin Buka Kembali Kolam Renang Andi Pawiloi
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin secara resmi membuka kembali (re-opening) Kolam Renang Andi Pawiloi, di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bisappu, Senin, 12 Januari 2026.
Senin, 12 Jan 2026 15:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Manggala dan Biringkanaya Penerima Terbanyak Program Iuran Sampah Gratis
2
Pemkab Gowa Salurkan Alsintan Kementan untuk Perkuat Swasembada Pangan
3
MDA Raih Peduli Indonesia Award 2026, Bukti Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Luwu
4
11 Kegiatan Positif Rayakan HUT ke-11 SMP Telkom Makassar
5
Jalan Berstatus Provinsi, Derita Menjadi Milik Kabupaten
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Manggala dan Biringkanaya Penerima Terbanyak Program Iuran Sampah Gratis
2
Pemkab Gowa Salurkan Alsintan Kementan untuk Perkuat Swasembada Pangan
3
MDA Raih Peduli Indonesia Award 2026, Bukti Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Luwu
4
11 Kegiatan Positif Rayakan HUT ke-11 SMP Telkom Makassar
5
Jalan Berstatus Provinsi, Derita Menjadi Milik Kabupaten