Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
Senin, 09 Feb 2026 17:14
DPD I Golkar Sulsel menggelar konsolidasi fraksi se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar pada Senin (09/02/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPD I Golkar Sulsel menggelar konsolidasi fraksi se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar pada Senin (09/02/2026). Sebanyak 152 anggota fraksi yang mengikuti kegiatan penting ini.
Ketua Panitia Konsolidasi Fraksi Golkar se-Sulsel, Lukman B Kady mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkonsolidasikan anggota fraksi Golkar seluruh kabupaten/kota di Sulsel, termasuk provinsi.
"Konsolidasi ini untuk memberikan pengarahan-pengarahan agar supaya menjelang Musda Golkar nanti. Siapapun yang terpilih, itu harus kita dukung bersama," kata Lukman.
Dia menuturkan, konsolidasi ini bukan untuk seremonial saja. Tapi bertujuan untuk membangun kebersamaan membesarkan Golkar di Sulsel.
"Karena arahan Pak Ketum, Pak Bahlil Lahadalia, itu bukan hanya kemenangan yang kita targetkan. Tapi kita diperintahkan untuk menambah kursi di masing-masing wilayah daerah pemilihan," ujarnya.
"Jadi siapapun Ketua DPD I nanti yang terpilih melalui musyawarah daerah, itulah yang harus kita besarkan bersama," sambungnya.
Lukman mengakui, jadwal Musda Golkar Sulsel belum ada. Pasalnya Juklak dan Juknis dari DPP juga belum turun. DPD I masih menunggu arahan.
"Belum. Masih sementara kita dalam istilahnya, tahap penjajakan," tuturnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini menyampaikan, Muhidin juga ingin mengunjungi seluruh dapil di Sulsel. Sejauh ini, DPD I sudah mengunjungi Dapil Sulsel 1 di Takalar dan Sulsel 2 di Pinrang.
"Kita setelah kunjungan ketiga nanti di Dapil 2. Kemarin kan Pinrang, Dapil 3. Dapil 2 itu di Soppeng. Setelah itu baru (persiapan Musda)," jelasnya.
Legislator Dapil Gowa-Takalar ini menegaskan, konsolidasi ini semata-mata untuk menyamakan persepsi dan pemikiran agar Musda kedepan berjalan aman.
"Tidak ada (tujuan lain). Poinnya cuma itu, bahwa Musda harus berjalan kondusif dan aman. Kalau kondusif, kan aman," tandasnya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa konsolidasi adalah keharusan yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya ini penting untuk memastikan Partai Golkar selalu siap menghadapi setiap momentum politik.
"Konsolidasi seperti memanaskan mesin agar selalu dalam kondisi prima. Kita harus terus melakukannya sehingga siap menghadapi setiap kontestasi politik yang akan datang,” ujar Muhidin.
Muhidin juga menyoroti hasil pemilu 2024 lalu yang menjadi titik balik bagi Partai Golkar di Sulawesi Selatan, dimana untuk pertama kalinya partai tidak menjadi pemenang di daerah tersebut.
Ia menekankan bahwa kegiatan konsolidasi kali ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan serta akar masalah yang menyebabkan kekalahan tersebut.
"Kita harus bisa bangkit karena ini adalah pertama kalinya Golkar tidak menjadi pemenang di Sulsel. Melalui konsolidasi ini, kita akan mencari tahu akar masalah di setiap daerah sehingga bisa meraih kemenangan kembali di pemilu 2029,” jelasnya.
Selain itu, Muhidin menyampaikan bahwa anggota fraksi merupakan ujung tombak Partai Golkar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta setiap anggota fraksi untuk selalu menjaga nama baik partai dalam setiap aktivitasnya, agar Golkar tetap relevan dan diterima luas oleh masyarakat Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia Konsolidasi Fraksi Golkar se-Sulsel, Lukman B Kady mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkonsolidasikan anggota fraksi Golkar seluruh kabupaten/kota di Sulsel, termasuk provinsi.
"Konsolidasi ini untuk memberikan pengarahan-pengarahan agar supaya menjelang Musda Golkar nanti. Siapapun yang terpilih, itu harus kita dukung bersama," kata Lukman.
Dia menuturkan, konsolidasi ini bukan untuk seremonial saja. Tapi bertujuan untuk membangun kebersamaan membesarkan Golkar di Sulsel.
"Karena arahan Pak Ketum, Pak Bahlil Lahadalia, itu bukan hanya kemenangan yang kita targetkan. Tapi kita diperintahkan untuk menambah kursi di masing-masing wilayah daerah pemilihan," ujarnya.
"Jadi siapapun Ketua DPD I nanti yang terpilih melalui musyawarah daerah, itulah yang harus kita besarkan bersama," sambungnya.
Lukman mengakui, jadwal Musda Golkar Sulsel belum ada. Pasalnya Juklak dan Juknis dari DPP juga belum turun. DPD I masih menunggu arahan.
"Belum. Masih sementara kita dalam istilahnya, tahap penjajakan," tuturnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini menyampaikan, Muhidin juga ingin mengunjungi seluruh dapil di Sulsel. Sejauh ini, DPD I sudah mengunjungi Dapil Sulsel 1 di Takalar dan Sulsel 2 di Pinrang.
"Kita setelah kunjungan ketiga nanti di Dapil 2. Kemarin kan Pinrang, Dapil 3. Dapil 2 itu di Soppeng. Setelah itu baru (persiapan Musda)," jelasnya.
Legislator Dapil Gowa-Takalar ini menegaskan, konsolidasi ini semata-mata untuk menyamakan persepsi dan pemikiran agar Musda kedepan berjalan aman.
"Tidak ada (tujuan lain). Poinnya cuma itu, bahwa Musda harus berjalan kondusif dan aman. Kalau kondusif, kan aman," tandasnya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa konsolidasi adalah keharusan yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, upaya ini penting untuk memastikan Partai Golkar selalu siap menghadapi setiap momentum politik.
"Konsolidasi seperti memanaskan mesin agar selalu dalam kondisi prima. Kita harus terus melakukannya sehingga siap menghadapi setiap kontestasi politik yang akan datang,” ujar Muhidin.
Muhidin juga menyoroti hasil pemilu 2024 lalu yang menjadi titik balik bagi Partai Golkar di Sulawesi Selatan, dimana untuk pertama kalinya partai tidak menjadi pemenang di daerah tersebut.
Ia menekankan bahwa kegiatan konsolidasi kali ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan serta akar masalah yang menyebabkan kekalahan tersebut.
"Kita harus bisa bangkit karena ini adalah pertama kalinya Golkar tidak menjadi pemenang di Sulsel. Melalui konsolidasi ini, kita akan mencari tahu akar masalah di setiap daerah sehingga bisa meraih kemenangan kembali di pemilu 2029,” jelasnya.
Selain itu, Muhidin menyampaikan bahwa anggota fraksi merupakan ujung tombak Partai Golkar di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta setiap anggota fraksi untuk selalu menjaga nama baik partai dalam setiap aktivitasnya, agar Golkar tetap relevan dan diterima luas oleh masyarakat Sulawesi Selatan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Perkuat Regenerasi, Puluhan Aktivis hingga Konten Kreator Ramai-Ramai Login Golkar
Puluhan anak muda ramai-ramai bergabung alias login ke Partai Golkar. Mereka berasal dari latar belakang berbeda yakni mahasiswa, aktivis hingga konten kreator.
Senin, 02 Feb 2026 10:10
Sulsel
Wabup Golkar Gabung PSI di Sulsel, Langsung Diberi Jabatan Ketua Oleh Kaesang
Dua Wakil Kepala Daerah di Sulsel resmi bergabung dengan PSI. Ketum DPP Kaesang Pangarep melantik langsung pengurus DPW dan DPD di Hotel Claro Makassar pada Rabu (28/01/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 18:05
Sulsel
Taufan Pawe Optimis IKN Jadi Ibu Kota Politik pada 2028
Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, memproyeksikan Ibu Kota Nusantara (IKN) siap beroperasi penuh sebagai pusat pemerintahan atau Ibu Kota Politik pada tahun 2028.
Rabu, 14 Jan 2026 17:34
Sulsel
Jelang Musda Golkar DPD I, Kosgoro 57 Sulsel Percepat Cari Ketua Definitif
?Steering Committee (SC) Musda Kosgoro 57 Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, memastikan agenda strategis ini akan mendapat atensi penuh dari pusat.
Kamis, 08 Jan 2026 16:51
Sulsel
Jelang Musda Sulsel, Andi Ina Akui Appi Berhasil Pimpin Golkar Makassar
Bupati Barru yang juga kader Golkar, Andi Ina Kartika Sari mengakui keberhasilan Munafri Arifuddin memimpin DPD II Makassar. Ia memberi apresiasi atas pencapaian Beringin dibawah komando Appi.
Rabu, 24 Des 2025 13:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
KONI Sulsel Jempol PBSI, Konsisten Jaga Prestasi dan Pembinaan
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
KONI Sulsel Jempol PBSI, Konsisten Jaga Prestasi dan Pembinaan
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto