Arus Balik Membludak, Pemudik Rela Tidur Beralaskan Karung di KM Swarna Bahtera
Rabu, 25 Mar 2026 13:23
Arus balik lebaran di Pelabuhan Nusantara Parepare dipadati ratusan pemudik tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur menggunakan KM Swarna Bahtera, Rabu (25/03/2026). Foto: Wahyu Ady
PAREPARE - Arus balik lebaran 2026 di Pelabuhan Nusantara Parepare dipadati ratusan pemudik tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur menggunakan Kapal Motor (KM) Swarna Bahtera, Rabu (25/03/2026).
Dari pantauan di atas kapal, seluruh bagian dek dipenuhi penumpang yang hendak kembali ke perantauan usai merayakan lebaran di kampung halaman masing-masing.
Karena dek yang terbatas, puluhan penumpang terpaksa mencari tempat di area buritan hingga selasar kapal. Mereka menggelar tikar bahkan menggunakan karung bekas sebagai alas untuk beristirahat selama perjalanan.
Meski harus menghadapi kondisi tidak nyaman dan cuaca panas, para pemudik tetap bertahan. Perjalanan laut menuju Balikpapan diperkirakan memakan waktu sekira 17 hingga 19 jam.
Salah seorang pemudik asal Jeneponto, Anca, mengaku tidak mendapatkan kamar sehingga harus beristirahat seadanya di luar dek.
“Tidak ada nomor kamar, mau dibilang nyaman juga tidak. Dinikmati saja seadanya. Panas sekali, mudah-mudahan tidak hujan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Basya Razak, pemudik asal Palopo. Ia mengaku harus mencari tempat sendiri karena kondisi di dalam kapal sudah penuh.
“Sudah full di dalam, tidak ada tempat. Jadi cari-cari tempat berteduh, pakai karung bekas, senyamannya saja,” katanya.
Sementara itu, pihak PT Jembatan Nusantara selaku operator KM Swarna Bahtera membantah adanya kekurangan fasilitas bagi penumpang.
Branch Manager PT Jembatan Nusantara, Sofyan Nurdin, menjelaskan bahwa jumlah penumpang masih dalam batas kapasitas, yakni sekitar 314 orang. Ia juga menegaskan bahwa fasilitas tempat tidur dan pendingin ruangan telah disediakan.
“Bukan tidak mendapatkan tempat, sebenarnya tempat di dalam masih banyak. Penumpang sendiri yang memilih di luar, mungkin ingin santai atau merokok. Fasilitas kasur dan AC sudah kami siapkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, suhu di dalam kapal akan terasa lebih sejuk setelah kapal mulai berlayar dan seluruh pintu ditutup.
Puncak arus balik gelombang pertama diprediksi terjadi hari ini, dengan sedikitnya empat kapal dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Nusantara Parepare menuju Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Nunukan.
Dari pantauan di atas kapal, seluruh bagian dek dipenuhi penumpang yang hendak kembali ke perantauan usai merayakan lebaran di kampung halaman masing-masing.
Karena dek yang terbatas, puluhan penumpang terpaksa mencari tempat di area buritan hingga selasar kapal. Mereka menggelar tikar bahkan menggunakan karung bekas sebagai alas untuk beristirahat selama perjalanan.
Meski harus menghadapi kondisi tidak nyaman dan cuaca panas, para pemudik tetap bertahan. Perjalanan laut menuju Balikpapan diperkirakan memakan waktu sekira 17 hingga 19 jam.
Salah seorang pemudik asal Jeneponto, Anca, mengaku tidak mendapatkan kamar sehingga harus beristirahat seadanya di luar dek.
“Tidak ada nomor kamar, mau dibilang nyaman juga tidak. Dinikmati saja seadanya. Panas sekali, mudah-mudahan tidak hujan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Basya Razak, pemudik asal Palopo. Ia mengaku harus mencari tempat sendiri karena kondisi di dalam kapal sudah penuh.
“Sudah full di dalam, tidak ada tempat. Jadi cari-cari tempat berteduh, pakai karung bekas, senyamannya saja,” katanya.
Sementara itu, pihak PT Jembatan Nusantara selaku operator KM Swarna Bahtera membantah adanya kekurangan fasilitas bagi penumpang.
Branch Manager PT Jembatan Nusantara, Sofyan Nurdin, menjelaskan bahwa jumlah penumpang masih dalam batas kapasitas, yakni sekitar 314 orang. Ia juga menegaskan bahwa fasilitas tempat tidur dan pendingin ruangan telah disediakan.
“Bukan tidak mendapatkan tempat, sebenarnya tempat di dalam masih banyak. Penumpang sendiri yang memilih di luar, mungkin ingin santai atau merokok. Fasilitas kasur dan AC sudah kami siapkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, suhu di dalam kapal akan terasa lebih sejuk setelah kapal mulai berlayar dan seluruh pintu ditutup.
Puncak arus balik gelombang pertama diprediksi terjadi hari ini, dengan sedikitnya empat kapal dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Nusantara Parepare menuju Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Nunukan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
2.664 Pengunjung Padati Lapas Parepare Saat Layanan Khusus Idulfitri 1447 H
Masih dalam suasana momentum hari raya Idulfitri 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare membuka layanan khusus Idulfitri selama tiga hari yang dimulai dari tanggal 21-23 Maret 2026.
Senin, 23 Mar 2026 20:22
Sulsel
Mudik 2026 Naik Tajam, Penumpang Pelabuhan Parepare Melonjak hingga 26 Persen
Ratusan unit kendaraan dan penumpang dari Balikpapan, Kalimantan Timur tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare pada H-3 Idulfitri 1447 H/2026, Rabu (18/03/2026).
Kamis, 19 Mar 2026 05:22
Sulsel
3.128 Pemudik dari Kalimantan Padati Pelabuhan Parepare, Arus Penumpang Melonjak
Pergerakan penumpang dari Kalimantan terus terjadi di Pelabuhan Nusantara Parepare.
Rabu, 18 Mar 2026 14:21
Sulsel
601 Penumpang Turun di Pelabuhan Parepare, Arus Mudik Mulai Melandai
Sebanyak 601 penumpang asal Balikpapan, Kalimantan Timur turun di Pelabuhan Nusantara Parepare menggunakan Kapal Motor (KM) Egon, Selasa (17/03/2026) dini hari.
Selasa, 17 Mar 2026 06:11
Sulsel
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, 1.697 Penumpang Tiba di Pelabuhan Parepare
Sebanyak 1.697 orang penumpang asal Samarinda, Kalimantan Timur yang menggunakan Kapal Motor (KM) Prince Soya memadati Pelabuhan Nusantara Parepare di H-5 arus mudik lebaran 2026, Senin (16/03/2026).
Senin, 16 Mar 2026 10:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Investigasi Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di SPBU Sinjai
2
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
3
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Promo Halal Bihalal Spesial
4
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
5
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pertamina Investigasi Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di SPBU Sinjai
2
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
3
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Promo Halal Bihalal Spesial
4
Butuh Uluran Tangan, Ibu Penderita Stroke di Bone Tinggal di Rumah Nyaris Roboh
5
KEPMI Bone Komisariat Latenriruwa Dorong Pembentukan IKA