Gelar Rakor, FPDNI Rumuskan Strategi Transformasi Menuju Politeknik University
Jum'at, 10 Apr 2026 17:11
Foto bersama dalam Rakor Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia, di Mahoni 1 Room, Claro Hotel Makassar, Jumat (10/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Forum Direktur Politeknik Negeri Seluruh Indonesia (FPDNI) menggelar pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia, di Mahoni 1 Room, Claro Hotel Makassar, Jumat (10/4/2026).
Bertajuk "Transformasi Politeknik Menjadi Politeknik University", kegiatan ini digelar dari 9 sampai 12 April 2026, dibuka langsung oleh Ketua FPDNI, Dr Muhammad Diah.
Dalam sambutannya di hadapan para pimpinan pendidikan vokasi, Diah menekankan bahwa saat ini sektor Politeknik tengah menghadapi berbagai dinamika perkembangan yang sangat pesat.
Ia mengatakan, salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah wacana besar mengenai transformasi Politeknik University.
"Ada beberapa agenda yang sudah secara beruntun sedang kita upayakan pendekatannya (approaching). Langkah Politeknik ditentukan oleh kita hari ini," tuturnya.
Ia berharap agar setiap pertemuan serupa dapat dihadiri oleh banyak Direktur Politeknik untuk memperkuat sinergi antarpimpinan.
"Tukar pikiran dan pendapat itu sangat penting untuk mendorong Politeknik ke depan. Diskusi di WA saja tidak cukup karena ruangnya terbatas dan banyak gangguan (interference)," paparnya.
Sementara, Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkejene Kepulauan, Prof Mauli Kasmi, menyampaikan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan strategis tersebut.
"Kami hadir bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan menjadi bagian komitmen kolektif untuk kemajuan pendidikan vokasi tentunya di tanah air yang kita cintai ini," ucapnya dalam sambutan.
Ia juga menyatakan kesadarannya bahwa eksistensi Politeknik saat ini sedang berada pada titik sejarah yang krusial terkait transformasi Politeknik di masa depan.
"Kami memahami bahwa eksistensi Politeknik sedang berada pada titik penting sejarah. Akhir-akhir ini, mana juga terdengar simpang siur yang info-info terkait wacana transformasi menuju Politeknik University," jelasnya.
Selain itu, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof Rusdi Nur, menilai bahwa transformasi eksistensi Politeknik menjadi Politeknik University merupakan sebuah langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
"Kalau kita melihat beberapa Politeknik itu bukan lagi levelnya sampai D3, ada Sarjana Terapan,Magister Terapan, bahkan Doktor Terapan. Ini sudah berlaku di beberapa Politeknik," sebutnya.
Prof Rusdi menekankan pentingnya transformasi menjadi Politeknik University sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan bertujuan untuk mempertegas perbedaan antara jalur akademik dan vokasi, sekaligus mendorong peningkatan riset terapan di lingkungan pendidikan tersebut.
"Ini sudah ada pengumuman penerimaan hibah pengabdian masyarakat. Mudah-mudahan Politeknik banyak yang mendapatkan hibah menuju Politeknik University," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr Beny Bandanadjaja, Kita perlu menegaskan pentingnya penguatan upaya dalam mendorong Politeknik agar berjalan selaras dengan langkah strategis pemerintah.
"Sebagai bagian dari kementerian saya merasa bertanggung jawab dan punya keinginan kuat untuk memajukan institusi kita. Sejauh ini, kebijakan di kementerian memang membutuhkan banyak komunikasi intensif, dan forum seperti ini adalah wadah yang sangat efektif," katanya di depan para tamu undangan.
Ia juga terus mendorong transformasi besar-besaran bagi institusi Politeknik di Indonesia agar memiliki kedudukan yang sejajar dengan universitas.
Kata dia, upaya ini dilakukan guna memastikan pendidikan vokasi mendapatkan pengakuan yang setara, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Kita perlu saling menguatkan antar-Politeknik, termasuk menjalin komunikasi dengan pihak luar seperti sekolah vokasi swasta, agar suara vokasi menjadi satu dan lebih kuat didengar oleh kementerian," terangnya.
Dalam upaya mempercepat transisi menjadi Politeknik University, Beny menuturkan pentingnya soliditas dan kesatuan suara di antara institusi Politeknik di masa depan.
Agenda ini dihadiri para Direktur Politeknik Negeri dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Diharapkan, Rakor ini bisa membawa misi besar untuk menghasilkan rumusan strategis yang konkret bagi masa depan Politeknik.
Ketua Panitia Rakor, Paharuddin, menjelaskan bahwa selain silaturahmi, kegiatan ini membahas transformasi Politeknik menjadi Universitas.
"Selain transformasi tersebut, agenda ini juga membahas program strategis lainnya yang berkaitan dengan amendemen regulasi sistem Undang-Undang Pendidikan Nasional," jelasnya.
Selain itu, agnda kedua ini menjadi fokus utama bagi para pimpinan Politeknik di seluruh Indonesia agar proses transformasi tersebut dapat terpenuhi.
"Polipangkep (Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan) mendapatkan mandat sebagai tuan rumah untuk menggagas strategi penyesuaian regulasi dan peluang perubahan bentuk menjadi Universitas," katanya.
Bertajuk "Transformasi Politeknik Menjadi Politeknik University", kegiatan ini digelar dari 9 sampai 12 April 2026, dibuka langsung oleh Ketua FPDNI, Dr Muhammad Diah.
Dalam sambutannya di hadapan para pimpinan pendidikan vokasi, Diah menekankan bahwa saat ini sektor Politeknik tengah menghadapi berbagai dinamika perkembangan yang sangat pesat.
Ia mengatakan, salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah wacana besar mengenai transformasi Politeknik University.
"Ada beberapa agenda yang sudah secara beruntun sedang kita upayakan pendekatannya (approaching). Langkah Politeknik ditentukan oleh kita hari ini," tuturnya.
Ia berharap agar setiap pertemuan serupa dapat dihadiri oleh banyak Direktur Politeknik untuk memperkuat sinergi antarpimpinan.
"Tukar pikiran dan pendapat itu sangat penting untuk mendorong Politeknik ke depan. Diskusi di WA saja tidak cukup karena ruangnya terbatas dan banyak gangguan (interference)," paparnya.
Sementara, Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkejene Kepulauan, Prof Mauli Kasmi, menyampaikan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan strategis tersebut.
"Kami hadir bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan menjadi bagian komitmen kolektif untuk kemajuan pendidikan vokasi tentunya di tanah air yang kita cintai ini," ucapnya dalam sambutan.
Ia juga menyatakan kesadarannya bahwa eksistensi Politeknik saat ini sedang berada pada titik sejarah yang krusial terkait transformasi Politeknik di masa depan.
"Kami memahami bahwa eksistensi Politeknik sedang berada pada titik penting sejarah. Akhir-akhir ini, mana juga terdengar simpang siur yang info-info terkait wacana transformasi menuju Politeknik University," jelasnya.
Selain itu, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof Rusdi Nur, menilai bahwa transformasi eksistensi Politeknik menjadi Politeknik University merupakan sebuah langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
"Kalau kita melihat beberapa Politeknik itu bukan lagi levelnya sampai D3, ada Sarjana Terapan,Magister Terapan, bahkan Doktor Terapan. Ini sudah berlaku di beberapa Politeknik," sebutnya.
Prof Rusdi menekankan pentingnya transformasi menjadi Politeknik University sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan bertujuan untuk mempertegas perbedaan antara jalur akademik dan vokasi, sekaligus mendorong peningkatan riset terapan di lingkungan pendidikan tersebut.
"Ini sudah ada pengumuman penerimaan hibah pengabdian masyarakat. Mudah-mudahan Politeknik banyak yang mendapatkan hibah menuju Politeknik University," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr Beny Bandanadjaja, Kita perlu menegaskan pentingnya penguatan upaya dalam mendorong Politeknik agar berjalan selaras dengan langkah strategis pemerintah.
"Sebagai bagian dari kementerian saya merasa bertanggung jawab dan punya keinginan kuat untuk memajukan institusi kita. Sejauh ini, kebijakan di kementerian memang membutuhkan banyak komunikasi intensif, dan forum seperti ini adalah wadah yang sangat efektif," katanya di depan para tamu undangan.
Ia juga terus mendorong transformasi besar-besaran bagi institusi Politeknik di Indonesia agar memiliki kedudukan yang sejajar dengan universitas.
Kata dia, upaya ini dilakukan guna memastikan pendidikan vokasi mendapatkan pengakuan yang setara, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Kita perlu saling menguatkan antar-Politeknik, termasuk menjalin komunikasi dengan pihak luar seperti sekolah vokasi swasta, agar suara vokasi menjadi satu dan lebih kuat didengar oleh kementerian," terangnya.
Dalam upaya mempercepat transisi menjadi Politeknik University, Beny menuturkan pentingnya soliditas dan kesatuan suara di antara institusi Politeknik di masa depan.
Agenda ini dihadiri para Direktur Politeknik Negeri dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Diharapkan, Rakor ini bisa membawa misi besar untuk menghasilkan rumusan strategis yang konkret bagi masa depan Politeknik.
Ketua Panitia Rakor, Paharuddin, menjelaskan bahwa selain silaturahmi, kegiatan ini membahas transformasi Politeknik menjadi Universitas.
"Selain transformasi tersebut, agenda ini juga membahas program strategis lainnya yang berkaitan dengan amendemen regulasi sistem Undang-Undang Pendidikan Nasional," jelasnya.
Selain itu, agnda kedua ini menjadi fokus utama bagi para pimpinan Politeknik di seluruh Indonesia agar proses transformasi tersebut dapat terpenuhi.
"Polipangkep (Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan) mendapatkan mandat sebagai tuan rumah untuk menggagas strategi penyesuaian regulasi dan peluang perubahan bentuk menjadi Universitas," katanya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Asmo Sulsel Hadirkan Service Point Honda Sekaligus Ruang Praktik Siswa
Lewat pengembangan Astra Motor School, Asmo Sulsel berharap siswa sekolah vokasi memperoleh kesempatan belajar yang lebih aplikatif sekaligus memahami standar pelayanan di industri otomotif.
Selasa, 13 Okt 2026 19:01
News
Astra Motor School Dorong Lulusan SMK Lebih Siap Hadapi Dunia Industri
Sebanyak 60 persen alumni jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKN 1 Rangas, Sulawesi Barat, terserap ke jaringan bengkel resmi Honda.
Rabu, 23 Sep 2026 14:34
Sulsel
7 Mahasiswa Polipangkep Raih Juara Nasional pada SCC Polinela 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) dalam ajang Student Competency Competition (SCC) 2026.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:52
Sulsel
Polipangkep Dorong Hilirisasi Pewarna Alami Berbasis Limbah
Limbah pertanian seperti sabut kelapa dikembangkan menjadi bahan baku pewarna alami untuk produk wastra. Inovasi tersebut dikembangkan Tim Riset Bestari Saintek Polipangkep melalui produk bernama Cocodye.
Selasa, 15 Sep 2026 18:54
News
Lembaga Sinergi Desa Indonesia Dorong Audit Anggaran Pembangunan Gedung Mesin PNUP
Lembaga Sinergi Desa Indonesia mendorong audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran pembangunan Gedung Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Sabtu, 05 Sep 2026 12:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target