Dinkes Pangkep Raih Penghargaan Nasional Kemenkes RI, Cakupan Imunisasi Rutin Terbaik
Senin, 04 Mei 2026 13:39
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangkep, meraih penghargaan sebagai Kabupate dengan Cakupan Imunisasi Rutin Terbaik I tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan RI. Foto: Istimewa
PANGKEP - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangkep, meraih penghargaan sebagai Kabupate dengan Cakupan Imunisasi Rutin Terbaik I tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan RI.
Penghargaan diserahkan Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, dr Andi Saguni, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, pada Acara Puncak Peringatan Pekan Imunisasi Dunia(PID) Tahun 2026, di Balai Sidang, FKM UI, Kota Depok Jawa Barat, 2 Mei 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas capaian tinggi dan meratanya layanan imunisasi di Kabupaten Pangkep.
Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Herlina, menyampaikan Kabupaten Pangkep meraih penghargaan cakupan imunisasi lengkap terbaik pertama tahun 2025 dan triwulan I 2026 dari Kementerian Kesehatan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan petugas kesehatan dalam mencegah penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari penyakit menular sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28B ayat 2 dan 28H ayat 1, serta UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
“Hak tersebut diwujudkan melalui layanan kesehatan preventif, khususnya imunisasi lengkap. Karena itu, pemerintah, masyarakat, dan orang tua memiliki tanggung jawab bersama untuk memenuhinya,” tutupnya.
Herlina juga menjelaskan, berbagai strategi dilakukan untuk menjaga cakupan imunisasi tetap optimal hingga ke wilayah sulit. “Kami meningkatkan kapasitas petugas melalui pelatihan dan OJT, serta supervisi rutin di puskesmas,” ujarnya.
Penguatan juga dilakukan melalui pengelolaan data ASIK secara real time yang divalidasi mingguan, serta PWS dengan umpan balik tiap tiga bulan.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan PKK, tokoh masyarakat, sekolah, serta dukungan camat, desa, dan dunia usaha terus diperkuat.“Ini penting untuk edukasi, mobilisasi masyarakat, dan menjangkau wilayah sulit,” tutupnya.
Program imunisasi sendiri merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif dan efisien (cost effective) dalam mencegah berbagai penyakit menular.
Dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata, perlindungan tidak hanya diberikan kepada individu, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) yang melindungi seluruh lapisan masyarakat lintas usia.
Sejak Mei 2012, World Health Assembly (WHA) telah mencanangkan Pekan Imunisasi Dunia (PID) yang diperingati setiap pekan terakhir bulan April. Pada tahun 2026, tema global yang diusung adalah “For Every Generation, Vaccines Work”, sementara di tingkat nasional mengangkat tema “Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia”.
Capaian ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses imunisasi yang lengkap, aman, dan merata.
Penghargaan diserahkan Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit, dr Andi Saguni, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, pada Acara Puncak Peringatan Pekan Imunisasi Dunia(PID) Tahun 2026, di Balai Sidang, FKM UI, Kota Depok Jawa Barat, 2 Mei 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas capaian tinggi dan meratanya layanan imunisasi di Kabupaten Pangkep.
Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Herlina, menyampaikan Kabupaten Pangkep meraih penghargaan cakupan imunisasi lengkap terbaik pertama tahun 2025 dan triwulan I 2026 dari Kementerian Kesehatan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan petugas kesehatan dalam mencegah penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari penyakit menular sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28B ayat 2 dan 28H ayat 1, serta UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
“Hak tersebut diwujudkan melalui layanan kesehatan preventif, khususnya imunisasi lengkap. Karena itu, pemerintah, masyarakat, dan orang tua memiliki tanggung jawab bersama untuk memenuhinya,” tutupnya.
Herlina juga menjelaskan, berbagai strategi dilakukan untuk menjaga cakupan imunisasi tetap optimal hingga ke wilayah sulit. “Kami meningkatkan kapasitas petugas melalui pelatihan dan OJT, serta supervisi rutin di puskesmas,” ujarnya.
Penguatan juga dilakukan melalui pengelolaan data ASIK secara real time yang divalidasi mingguan, serta PWS dengan umpan balik tiap tiga bulan.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan PKK, tokoh masyarakat, sekolah, serta dukungan camat, desa, dan dunia usaha terus diperkuat.“Ini penting untuk edukasi, mobilisasi masyarakat, dan menjangkau wilayah sulit,” tutupnya.
Program imunisasi sendiri merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif dan efisien (cost effective) dalam mencegah berbagai penyakit menular.
Dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata, perlindungan tidak hanya diberikan kepada individu, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) yang melindungi seluruh lapisan masyarakat lintas usia.
Sejak Mei 2012, World Health Assembly (WHA) telah mencanangkan Pekan Imunisasi Dunia (PID) yang diperingati setiap pekan terakhir bulan April. Pada tahun 2026, tema global yang diusung adalah “For Every Generation, Vaccines Work”, sementara di tingkat nasional mengangkat tema “Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia”.
Capaian ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses imunisasi yang lengkap, aman, dan merata.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
Semangat kebersamaan dan kontribusi untuk negeri kembali digaungkan oleh Ikatan Alumni Perikanan Universitas Hasanuddin (IKA Perikanan Unhas), melalui gelaran Musyawarah Besar (Mubes) V yang dirangkaikan dengan Ramah Tamah Alumni.
Jum'at, 01 Mei 2026 10:32
Sulsel
Bupati Pangkep Pimpin ASN Bike to Work, Hemat BBM dan Kurangi Polusi
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, memimpin aparatur sipil negara (ASN) bersepeda dari rumah jabatan menuju Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (21/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 20:00
Sulsel
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam upaya mitigasi pelanggaran persaingan usaha pada sektor pengadaan barang dan jasa.
Senin, 20 Apr 2026 12:31
Sulsel
Raih Peringkat Enam MTQ Sulsel ke-34, Ini Daftar Peraih Juara Kafilah Pangkep
Kafilah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berhasil menempati posisi keenam pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Apr 2026 17:07
Sulsel
4 Wakil Pangkep di MTQ Sulsel Melaju Ke Tingkat Nasional
Kafilah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berhasil menempati peringkat keenam pada ajang MTQ ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Apr 2026 12:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar