Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
Jum'at, 01 Mei 2026 10:32
Ketua Panitia yang Bupati Pangkep, Muhammad Yunus. Foto: Istimewa
PANGKEP - Semangat kebersamaan dan kontribusi untuk negeri kembali digaungkan oleh Ikatan Alumni Perikanan Universitas Hasanuddin (IKA Perikanan Unhas), melalui gelaran Musyawarah Besar (Mubes) V yang dirangkaikan dengan Ramah Tamah Alumni. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 1–3 Mei 2026, di Kampus Unhas Tamalanrea.
Mengusung tajuk PERIKANAN+, perhelatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan lintas generasi alumni mulai dari angkatan 1980-an hingga lulusan terbaru 2020.
Sebuah momentum untuk merawat jejaring, memperkuat solidaritas, sekaligus menyalakan kembali semangat kontribusi di sektor perikanan.
Ketua Panitia, Muhammad Yunus, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang sekitar seribu alumni yang tercatat dalam basis data.
Ia berharap kehadiran para alumni dari berbagai latar belakang dapat mempererat silaturahmi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Semoga acara ini bisa kembali mempertemukan alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang. Sehingga silaturahmi dan komunikasi antar alumni makin terjaga,” ujar Yunus, Jumat (1/5/2026).
Tak hanya itu, panitia juga secara khusus mengundang sekitar 100 alumni yang telah sukses di dunia usaha. Kehadiran mereka diharapkan menjadi sumber inspirasi, terutama bagi para lulusan baru yang tengah merintis jalan karier.
“Harapannya, adik-adik yang baru sarjana bisa terinspirasi melihat potensi besar usaha di dunia perikanan. Banyak alumni yang telah membuktikan, membangun usaha dari nol hingga berhasil,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan PERIKANAN+ pun dirancang dinamis dan inklusif. Selain agenda utama musyawarah, panitia menghadirkan berbagai aktivitas seperti lomba domino dan futsal, pameran UMKM produk perikanan, pameran karya alumni, kuliah tamu alumni, kampanye lingkungan, jalan santai, hingga temu pengusaha.
Semua ini menjadi ruang interaksi yang tidak hanya hangat, tetapi juga produktif.
"PERIKANAN+ tidak hanya acara, tapi slogan yang bisa jadi penyemangat bagi alumni. Makna plusnya adalah alumni perikanan Unhas harus berdampak, penggerak perubahan, bertransformasi, progresif, unggul, modern, dan inovatif," katanya menjelaskan makna logo Perikanan+.
Awaluddin sebagai pengarah acara mengatakan, kehadiran alumni bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tapi juga sebagai langkah awal untuk saling terhubung, berbagi informasi, dan membangun kolaborasi.
"Tujuan kita membangun ekosistem alumni di mana kita bisa saling mendukung, mempromosikan usaha masing-masing, membuka peluang kerja sama, serta tumbuh bersama," ungkap Awaluddin yang saat ini menjadi aktivis lingkungan dibawah bendera Yayasan Romang Celebes Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum IKA Perikanan Unhas, M. Yusran Lalogau, menekankan pentingnya momentum ini sebagai sarana refleksi dan evaluasi.
Ia mengajak seluruh alumni untuk melihat kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat dan sektor perikanan.
“Untuk memajukan dunia perikanan, alumni harus bersatu. Makanya perlu agenda-agenda silaturahmi seperti ini,” ujar Yusran yang juga menjabat sebagai Bupati Pangkep.
Menurutnya, kekuatan alumni terletak pada keberagaman peran yang kini tersebar di berbagai sektor. Mulai dari pengusaha, politisi, ASN, aktivis lingkungan, konten kreator, pelaku industri kreatif, hingga profesional swasta.
Melalui IKA, seluruh potensi ini dapat disinergikan untuk mendorong kemajuan perikanan nasional.
“Lewat organisasi ini, semua potensi kita kumpulkan. Ada banyak ide, gagasan, dan program untuk memajukan bangsa. Sekecil apa pun peran yang diambil, pasti akan memberi manfaat,” tegasnya.
Melalui PERIKANAN+, IKA Perikanan Unhas tidak hanya merajut kembali kenangan masa kampus, tetapi juga menegaskan komitmen bahwa alumni perikanan adalah kekuatan nyata.
Siap bergerak, berkolaborasi, dan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan sektor perikanan Indonesia.
Mengusung tajuk PERIKANAN+, perhelatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan lintas generasi alumni mulai dari angkatan 1980-an hingga lulusan terbaru 2020.
Sebuah momentum untuk merawat jejaring, memperkuat solidaritas, sekaligus menyalakan kembali semangat kontribusi di sektor perikanan.
Ketua Panitia, Muhammad Yunus, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang sekitar seribu alumni yang tercatat dalam basis data.
Ia berharap kehadiran para alumni dari berbagai latar belakang dapat mempererat silaturahmi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Semoga acara ini bisa kembali mempertemukan alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang. Sehingga silaturahmi dan komunikasi antar alumni makin terjaga,” ujar Yunus, Jumat (1/5/2026).
Tak hanya itu, panitia juga secara khusus mengundang sekitar 100 alumni yang telah sukses di dunia usaha. Kehadiran mereka diharapkan menjadi sumber inspirasi, terutama bagi para lulusan baru yang tengah merintis jalan karier.
“Harapannya, adik-adik yang baru sarjana bisa terinspirasi melihat potensi besar usaha di dunia perikanan. Banyak alumni yang telah membuktikan, membangun usaha dari nol hingga berhasil,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan PERIKANAN+ pun dirancang dinamis dan inklusif. Selain agenda utama musyawarah, panitia menghadirkan berbagai aktivitas seperti lomba domino dan futsal, pameran UMKM produk perikanan, pameran karya alumni, kuliah tamu alumni, kampanye lingkungan, jalan santai, hingga temu pengusaha.
Semua ini menjadi ruang interaksi yang tidak hanya hangat, tetapi juga produktif.
"PERIKANAN+ tidak hanya acara, tapi slogan yang bisa jadi penyemangat bagi alumni. Makna plusnya adalah alumni perikanan Unhas harus berdampak, penggerak perubahan, bertransformasi, progresif, unggul, modern, dan inovatif," katanya menjelaskan makna logo Perikanan+.
Awaluddin sebagai pengarah acara mengatakan, kehadiran alumni bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tapi juga sebagai langkah awal untuk saling terhubung, berbagi informasi, dan membangun kolaborasi.
"Tujuan kita membangun ekosistem alumni di mana kita bisa saling mendukung, mempromosikan usaha masing-masing, membuka peluang kerja sama, serta tumbuh bersama," ungkap Awaluddin yang saat ini menjadi aktivis lingkungan dibawah bendera Yayasan Romang Celebes Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum IKA Perikanan Unhas, M. Yusran Lalogau, menekankan pentingnya momentum ini sebagai sarana refleksi dan evaluasi.
Ia mengajak seluruh alumni untuk melihat kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat dan sektor perikanan.
“Untuk memajukan dunia perikanan, alumni harus bersatu. Makanya perlu agenda-agenda silaturahmi seperti ini,” ujar Yusran yang juga menjabat sebagai Bupati Pangkep.
Menurutnya, kekuatan alumni terletak pada keberagaman peran yang kini tersebar di berbagai sektor. Mulai dari pengusaha, politisi, ASN, aktivis lingkungan, konten kreator, pelaku industri kreatif, hingga profesional swasta.
Melalui IKA, seluruh potensi ini dapat disinergikan untuk mendorong kemajuan perikanan nasional.
“Lewat organisasi ini, semua potensi kita kumpulkan. Ada banyak ide, gagasan, dan program untuk memajukan bangsa. Sekecil apa pun peran yang diambil, pasti akan memberi manfaat,” tegasnya.
Melalui PERIKANAN+, IKA Perikanan Unhas tidak hanya merajut kembali kenangan masa kampus, tetapi juga menegaskan komitmen bahwa alumni perikanan adalah kekuatan nyata.
Siap bergerak, berkolaborasi, dan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan sektor perikanan Indonesia.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Pangkep Pimpin ASN Bike to Work, Hemat BBM dan Kurangi Polusi
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, memimpin aparatur sipil negara (ASN) bersepeda dari rumah jabatan menuju Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (21/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 20:00
Sulsel
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam upaya mitigasi pelanggaran persaingan usaha pada sektor pengadaan barang dan jasa.
Senin, 20 Apr 2026 12:31
Sulsel
Raih Peringkat Enam MTQ Sulsel ke-34, Ini Daftar Peraih Juara Kafilah Pangkep
Kafilah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berhasil menempati posisi keenam pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Apr 2026 17:07
Sulsel
4 Wakil Pangkep di MTQ Sulsel Melaju Ke Tingkat Nasional
Kafilah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berhasil menempati peringkat keenam pada ajang MTQ ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros.
Minggu, 19 Apr 2026 12:28
Sulsel
PT Semen Tonasa Raih Penghargaan di HUT ke-66 Pangkep
Kontribusi berkelanjutan PT Semen Tonasa terhadap pembangunan daerah kembali mendapat pengakuan. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Selasa, 14 Apr 2026 15:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1.200 Siswa SIT Darul Fikri Makassar Ikut Simulasi Manasik Haji Terpadu
2
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
3
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
4
GMTD Bagikan Dividen dan Sahkan Pengurus di RUPST 2026
5
BNI Tetap Layani Nasabah Saat Libur Hari Buruh, Ini Jadwal Operasional di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1.200 Siswa SIT Darul Fikri Makassar Ikut Simulasi Manasik Haji Terpadu
2
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
3
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
4
GMTD Bagikan Dividen dan Sahkan Pengurus di RUPST 2026
5
BNI Tetap Layani Nasabah Saat Libur Hari Buruh, Ini Jadwal Operasional di Makassar