Hadir di UNM, Juri JNE Content Competition 2026 Bocorkan Trik Karya Bisa Juara
Jum'at, 01 Mei 2026 06:45
Suci Indah Permatasari, Kepala Cabang JNE Makassar membuka media gathering JNE bersama awak media di Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - JNE kembali menghadirkan ajang bergengsi JNE Content Competition (JCC) 2026 dan melakukan sosialisasi di Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian workshop kampus yang digelar di sejumlah daerah untuk menjaring partisipasi peserta.
Perwakilan Media Communication Department JNE, Noval Lisiadi, mengatakan JCC 2026 mengusung tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” yang merepresentasikan perjalanan JNE selama puluhan tahun dalam mendukung UMKM dan distribusi barang di Indonesia.
“Kompetisi ini berawal dari lomba internal pada 2011, kemudian berkembang hingga kini mencakup berbagai kategori dan peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2025 jumlah peserta mencapai 3.952 orang dan tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 4.300 peserta. JCC 2026 membuka empat kategori lomba, yakni penulisan, fotografi, videografi, dan desain, dengan peserta dari kalangan umum, pelajar/mahasiswa, media, serta karyawan JNE. Pendaftaran dibuka sejak 26 Februari hingga 15 Juni 2026, sementara puncak acara penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026.
Menurut Noval, JNE juga menyiapkan sistem kurasi untuk menjaga orisinalitas karya, termasuk meminimalisir penggunaan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, pemenang kompetisi berpeluang berkolaborasi dalam berbagai produksi konten dan kampanye kreatif bersama JNE.
Dalam kesempatan yang sama, juri nasional kategori penulisan, Kang Maman Suherman, membagikan kiat agar karya memiliki peluang besar untuk menang. Ia menekankan pentingnya membuat tulisan yang mampu menarik perhatian juri, khususnya di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampapua).
“Dasarnya tetap 5W+1H, tapi jangan berhenti di hard news. Kembangkan menjadi feature atau esai yang punya kekuatan cerita,” kata Maman.
Ia juga mendorong peserta mengangkat kisah-kisah autentik dari daerah masing-masing.
“Ceritakan hal yang original, yang bisa membuat pembaca tertawa, tersenyum, atau terharu, khususnya cerita dari daerah anda,” tambahnya.
Sebagai informasi, JNE Content Competition 2026 merupakan penyelenggaraan ke-13 dan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kreatif di Indonesia. Kompetisi ini menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah serta kesempatan memenangkan perjalanan ibadah Umrah atau Holy Land bagi para pemenang.
Perwakilan Media Communication Department JNE, Noval Lisiadi, mengatakan JCC 2026 mengusung tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” yang merepresentasikan perjalanan JNE selama puluhan tahun dalam mendukung UMKM dan distribusi barang di Indonesia.
“Kompetisi ini berawal dari lomba internal pada 2011, kemudian berkembang hingga kini mencakup berbagai kategori dan peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2025 jumlah peserta mencapai 3.952 orang dan tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 4.300 peserta. JCC 2026 membuka empat kategori lomba, yakni penulisan, fotografi, videografi, dan desain, dengan peserta dari kalangan umum, pelajar/mahasiswa, media, serta karyawan JNE. Pendaftaran dibuka sejak 26 Februari hingga 15 Juni 2026, sementara puncak acara penghargaan dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026.
Menurut Noval, JNE juga menyiapkan sistem kurasi untuk menjaga orisinalitas karya, termasuk meminimalisir penggunaan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, pemenang kompetisi berpeluang berkolaborasi dalam berbagai produksi konten dan kampanye kreatif bersama JNE.
Dalam kesempatan yang sama, juri nasional kategori penulisan, Kang Maman Suherman, membagikan kiat agar karya memiliki peluang besar untuk menang. Ia menekankan pentingnya membuat tulisan yang mampu menarik perhatian juri, khususnya di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampapua).
“Dasarnya tetap 5W+1H, tapi jangan berhenti di hard news. Kembangkan menjadi feature atau esai yang punya kekuatan cerita,” kata Maman.
Ia juga mendorong peserta mengangkat kisah-kisah autentik dari daerah masing-masing.
“Ceritakan hal yang original, yang bisa membuat pembaca tertawa, tersenyum, atau terharu, khususnya cerita dari daerah anda,” tambahnya.
Sebagai informasi, JNE Content Competition 2026 merupakan penyelenggaraan ke-13 dan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kreatif di Indonesia. Kompetisi ini menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah serta kesempatan memenangkan perjalanan ibadah Umrah atau Holy Land bagi para pemenang.
(MAN)
Berita Terkait
News
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
Setiap tahun, ribuan siswa Indonesia duduk di bangku sekolah dengan harapan yang sama: mendapat pendidikan terbaik. Namun di balik harapan itu, tersimpan kesenjangan nyata.
Selasa, 19 Mei 2026 09:01
News
Dosen Prodi AP Pascasarjana UNM Dorong Literasi AI Mahasiswa UKI Toraja
Program Studi (Prodi) Pascasarjana Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di FKIP UKI Toraja, Senin (11/5/2026).
Senin, 11 Mei 2026 05:43
Sulsel
Tim PKM FIP UNM Perkenalkan NotebookLM sebagai Asisten Riset Pintar di UKI Toraja
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) melatih guru SD dan mahasiswa FKIP UKI Tana Toraja memanfaatkan platform AI NotebookLM sebagai asisten riset pintar, Minggu (10/5/2026).
Minggu, 10 Mei 2026 18:05
News
Tim PKM FIP UNM Gelar Pelatihan Literasi dan Etika AI bagi Mahasiswa UKI Toraja
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan bertajuk “Peningkatan Literasi dan Etika Pemanfaatan AI dalam Mendukung Produktivitas dan Integritas Akademik” di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja.
Minggu, 10 Mei 2026 11:07
Sulsel
TIM PKM Administrasi Pendidikan FIP UNM Edukasi Calon Guru di UKI Toraja
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi (Prodi) Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan calon guru, Sabtu (9/5/2026).
Sabtu, 09 Mei 2026 14:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC