Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas

Jum'at, 31 Jul 2026 21:47
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Luwu Timur. Dua pelajar SMP meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan mobil pick up.
Comment
Share
LUWU TIMUR - Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Luwu Timur. Dua pelajar SMP meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan mobil pick up di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Cerekang, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Jumat (31/7/2026).

Dua korban diketahui bernama Laydin Wahyudi dan Rahman Tsalits. Keduanya masih berstatus sebagai pelajar SMP dan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Honda Revo tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Sepeda motor yang ditumpangi kedua korban bertabrakan dengan mobil Pick Up Suzuki Carry bernomor polisi DD 8348 UA yang dikemudikan oleh Sahabuddin.

Kasat Lantas Polres Luwu Timur, AKP Agusnawan, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan mobil pick up bergerak dari arah Malili menuju Tarengge atau dari arah timur ke barat.

"Sementara dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Revo tanpa TNKB yang dikendarai Laydin Wahyudi dengan membonceng Rahman Tsalits," kata AKP Agusnawan.

Menurutnya, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan memasuki area tikungan. Pengendara sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga kemudian bertabrakan dengan mobil pick up yang datang dari arah berlawanan.

"Pada saat memasuki tikungan ke kiri, pengendara sepeda motor diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya.

Benturan keras tersebut membuat kedua pelajar mengalami luka serius. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Lakawali untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan. Laydin Wahyudi dan Rahman Tsalits dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengemudi mobil pick up telah diamankan oleh Satlantas Polres Luwu Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Luwu Timur mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur utama Trans Sulawesi yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan cukup tinggi.
(GUS)
Berita Terkait
Edukasi Safety Riding Sasar Kecamatan dengan Angka Kecelakaan Tinggi
News
Edukasi Safety Riding Sasar Kecamatan dengan Angka Kecelakaan Tinggi
Asmo Sulsel memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui program edukasi safety riding di tiga kecamatan dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kota Makassar.
Jum'at, 26 Jun 2026 11:03
Pertamina Tingkatkan Pengaturan Antrean SPBU di Bone Usai Insiden Kecelakaan
News
Pertamina Tingkatkan Pengaturan Antrean SPBU di Bone Usai Insiden Kecelakaan
Pertamina telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU terkait untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pengaturan antrean kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan maupun konsumen.
Sabtu, 06 Jun 2026 15:21
Cuaca Ekstrem, Ini Kesalahan Berkendara yang Paling Sering Jadi Pemicu Kecelakaan
News
Cuaca Ekstrem, Ini Kesalahan Berkendara yang Paling Sering Jadi Pemicu Kecelakaan
Memasuki musim hujan yang disertai angin kencang dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, potensi kecelakaan lalu lintas turut meningkat. Bukan semata karena kondisi jalan yang basah dan licin, namun juga dipicu oleh berbagai kesalahan berkendara
Selasa, 10 Feb 2026 16:50
Pelaku Penabrak Pejalan Kaki di Punagaya Dituntut 4 Tahun Penjara
Sulsel
Pelaku Penabrak Pejalan Kaki di Punagaya Dituntut 4 Tahun Penjara
Proses hukum kasus kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki di Punagaya terus bergulir. Pelaku yang menabrak korban hingga meninggal dunia kini dituntut 4 tahun penjara oleh JPU.
Kamis, 04 Des 2025 15:19
Syahbandar Jeneponto Identifikasi 4 Kapal Diduga Penabrak KLM Asia Mulia
News
Syahbandar Jeneponto Identifikasi 4 Kapal Diduga Penabrak KLM Asia Mulia
Penyebab insiden tenggelamnya KLM Asia Mulia di Perairan Bantaeng-Jeneponto pada Kamis 19 Juni 2025 lalu, hingga kini belum diketahui secara pasti.
Sabtu, 28 Jun 2025 05:42
Berita Terbaru