Pertamina Tingkatkan Pengaturan Antrean SPBU di Bone Usai Insiden Kecelakaan

Sabtu, 06 Jun 2026 15:21
Pertamina Tingkatkan Pengaturan Antrean SPBU di Bone Usai Insiden Kecelakaan
Pertamina telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU di Bone untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pengaturan antrean kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan maupun konsumen. Foto/IST
Comment
Share
BONE - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan yang tengah mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU di Dusun Akae, Desa Pallawarukka, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Insiden yang terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 01.00 WITA tersebut saat ini masih dalam penanganan dan proses investigasi oleh pihak berwenang. Pertamina juga mengapresiasi langkah cepat jajaran Kepolisian yang segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Ridho Hasbullah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU terkait untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pengaturan antrean kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan maupun konsumen.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Kami telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk meningkatkan pengaturan antrean, termasuk menyiagakan personel marshall SPBU guna membantu mengatur kendaraan pada periode dengan tingkat kunjungan yang tinggi,” ujar Ridho.

Ia menegaskan, pasokan dan penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Bone saat ini tetap berjalan normal. Pertamina juga akan terus melakukan pemantauan bersama pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sebagai langkah preventif, Pertamina memperkuat koordinasi dengan aparat setempat guna mendukung keamanan, ketertiban, serta kelancaran akses masyarakat yang melakukan pengisian BBM di SPBU.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan aspek keselamatan di seluruh lembaga penyalur BBM.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini dan menghormati proses investigasi yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Pertamina akan terus melakukan evaluasi bersama pengelola SPBU agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi SPBU,” kata Lilik.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas selama berada di area SPBU dan menjaga ketertiban saat mengantre pengisian BBM demi mendukung keselamatan dan kenyamanan bersama.

Masyarakat yang mengalami kendala layanan atau menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru