Cuaca Ekstrem, Ini Kesalahan Berkendara yang Paling Sering Jadi Pemicu Kecelakaan
Selasa, 10 Feb 2026 16:50
Memasuki musim hujan yang disertai angin kencang dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, potensi kecelakaan lalu lintas turut meningkat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Memasuki musim hujan yang disertai angin kencang dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, potensi kecelakaan lalu lintas turut meningkat. Bukan semata karena kondisi jalan yang basah dan licin, namun juga dipicu oleh berbagai kesalahan berkendara yang kerap dilakukan pengendara tanpa disadari dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap hujan sebagai kondisi yang sudah biasa, sehingga pengendara tetap memacu kendaraan tanpa menyesuaikan kecepatan. Padahal, jarak pengereman di jalan basah menjadi lebih panjang, sementara visibilitas juga menurun akibat percikan air, kabut, hingga pantulan cahaya dari permukaan jalan yang tergenang.
Kesalahan lainnya yang sering ditemui adalah kurangnya fokus saat berkendara di tengah hujan. Kondisi tubuh yang lelah, kedinginan, atau terburu-buru ingin segera sampai tujuan kerap membuat pengendara kurang waspada terhadap lingkungan sekitar. Faktor manusia ini menjadi salah satu penyumbang terbesar terjadinya kecelakaan, terutama di musim hujan dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.
Asmo Sulsel juga menyoroti kebiasaan pengendara yang masih mengabaikan pemilihan perlengkapan berkendara. Penggunaan helm berwarna gelap saat hujan deras, misalnya, dapat menurunkan visibilitas pengendara di mata pengguna jalan lain.
Wanny, selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel, selalu menyarankan penggunaan helm berwarna cerah, karena lebih mudah terlihat dan membantu pengendara menjaga pandangan tetap jelas di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Selain perlengkapan, kebiasaan melewatkan safety check sebelum berkendara juga menjadi kesalahan yang sering dilakukan saat hujan. Padahal, pemeriksaan sederhana seperti kondisi rem, ban, lampu, hingga memastikan tubuh dalam keadaan fit dapat meminimalkan risiko kecelakaan. Safety check tidak membutuhkan waktu lama, namun memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan di jalan.
Habib Permadi, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, menjelaskan bahwa perubahan cuaca seharusnya diikuti dengan perubahan perilaku berkendara.
“Musim hujan menuntut pengendara untuk lebih sadar akan risiko. Kesalahan kecil seperti kurang fokus, tidak melakukan safety check, atau salah memilih perlengkapan bisa berdampak besar. Helm berwarna cerah dan berstandar SNI, serta pengecekan kendaraan sebelum jalan, menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menjaga keselamatan,” ungkap Habib.
Melalui edukasi safety riding yang terus digencarkan, Asmo Sulsel mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara, tetapi juga membangun kesadaran dan sikap yang tepat di jalan raya.
Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap hujan sebagai kondisi yang sudah biasa, sehingga pengendara tetap memacu kendaraan tanpa menyesuaikan kecepatan. Padahal, jarak pengereman di jalan basah menjadi lebih panjang, sementara visibilitas juga menurun akibat percikan air, kabut, hingga pantulan cahaya dari permukaan jalan yang tergenang.
Kesalahan lainnya yang sering ditemui adalah kurangnya fokus saat berkendara di tengah hujan. Kondisi tubuh yang lelah, kedinginan, atau terburu-buru ingin segera sampai tujuan kerap membuat pengendara kurang waspada terhadap lingkungan sekitar. Faktor manusia ini menjadi salah satu penyumbang terbesar terjadinya kecelakaan, terutama di musim hujan dengan tingkat risiko yang lebih tinggi.
Asmo Sulsel juga menyoroti kebiasaan pengendara yang masih mengabaikan pemilihan perlengkapan berkendara. Penggunaan helm berwarna gelap saat hujan deras, misalnya, dapat menurunkan visibilitas pengendara di mata pengguna jalan lain.
Wanny, selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel, selalu menyarankan penggunaan helm berwarna cerah, karena lebih mudah terlihat dan membantu pengendara menjaga pandangan tetap jelas di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Selain perlengkapan, kebiasaan melewatkan safety check sebelum berkendara juga menjadi kesalahan yang sering dilakukan saat hujan. Padahal, pemeriksaan sederhana seperti kondisi rem, ban, lampu, hingga memastikan tubuh dalam keadaan fit dapat meminimalkan risiko kecelakaan. Safety check tidak membutuhkan waktu lama, namun memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan di jalan.
Habib Permadi, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, menjelaskan bahwa perubahan cuaca seharusnya diikuti dengan perubahan perilaku berkendara.
“Musim hujan menuntut pengendara untuk lebih sadar akan risiko. Kesalahan kecil seperti kurang fokus, tidak melakukan safety check, atau salah memilih perlengkapan bisa berdampak besar. Helm berwarna cerah dan berstandar SNI, serta pengecekan kendaraan sebelum jalan, menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menjaga keselamatan,” ungkap Habib.
Melalui edukasi safety riding yang terus digencarkan, Asmo Sulsel mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara, tetapi juga membangun kesadaran dan sikap yang tepat di jalan raya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan promo penjualan dan beragam aktivitas bagi masyarakat Palopo, Luwu Raya, dan Toraja.
Selasa, 11 Agu 2026 08:55
News
Asmo Sulsel & FIFGroup Bantu Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama FIFGroup menyalurkan bantuan kepada Kelompok Tani Massappa 3 yang terdampak kekeringan di Sidrap.
Minggu, 09 Agu 2026 14:17
Ekbis
Asmo Sulsel Tebar Promo Kemerdekaan, Beli Motor Honda Hemat hingga Rp8 Juta
Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program penjualan spesial bertajuk Honda Merdeka (Mudah, Cicilan Ringan, dan Banyak Keuntungan).
Selasa, 04 Agu 2026 14:10
News
Asmo Sulsel Dukung Hajatan FIF di Gowa: Padukan Hiburan, CSR, & Layanan Honda
Ratusan warga memadati FIF Cabang Gowa untuk mengikuti Hajatan FIF, sebuah kegiatan kolaborasi antarperusahaan di bawah naungan Grup Astra yang memadukan hiburan, aksi sosial, dan layanan bagi masyarakat.
Senin, 03 Agu 2026 14:06
Sulsel
Tabrakan Motor dengan Mobil Pick Up di Malili, Dua Pelajar SMP Tewas
Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Luwu Timur. Dua pelajar SMP meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan mobil pick up di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Cerekang, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Jumat (31/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 21:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
3
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
4
Kalla Land & Property Sabet Penghargaan Entrepreneurial Marketing 2026
5
Rayakan HUT RI ke-81, XLSMART Tebar Promo Spesial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
3
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
4
Kalla Land & Property Sabet Penghargaan Entrepreneurial Marketing 2026
5
Rayakan HUT RI ke-81, XLSMART Tebar Promo Spesial