Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
Jum'at, 31 Jul 2026 14:11
Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar. Foto: Dok. Pribadi
MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk kembali mendapat sorotan dari DPRD Kota Makassar. Hal tersebut disebabkan karena pihak GMTD sangat lambat menyerahkan fasum dan fasos.
Berdasarkan hasil sidak gabungan Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Makassar pekan (24/7) lalu, terungkap bahwa 50 cluster yang sudah dibangun seluruh wilayah GMTD, baru 7 cluster yang diserahkan fasum dan fasosnya.
Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar, mendesak agar pihak PT GMTD Tbk segera menyiapkan lahan dan membangun fasiltas rumah ibadah, khususnya masjid.
"Yang paling ironis berdasarkan hasil sidak gabungan, ditemukan kalau di perumahan Green River View yang memiliki 11 cluster sama sekali tidak dilengkapi fasiltas rumah ibadah, khususnya masjid," ujarnya kepada SINDO Makassar saat dimintai keterangan, Kamis (30/7/2026).
Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Makassar itu heran dengan pihak pengembang yang sampai saat ini belum membangun rumah ibadah sejak tahun 2014 Green River View didirikan.
"Sangat tidak logis kalau di Green River View yang luasnya lebih kurang 50 hektar dan sudah dibanguni 2.000 unit rumah sama sekali tidak ada fasilitas rumah ibadah," sebutnya saat ditemui.
Oleh karena itu, Imam kembali mendesak agar pihak PT GMTD Tbk segera mengakomodir permintaan warga untuk dibangunkan masjid "urban".
"Kalau GMTD tidak segera mengakomodir permintaan dari masyarakat, menyediakan lahan dan membangun mesjid “urban”, maka jangan salahkan kalau mereka menduduki kantor GMTD," tegas Imam.
Imam mengungkapkan, sejumlah warga yang penghuni Green River View mengancam akan menduduki Kantor GMTD jika tidak segera membangun fasilitas rumah ibadah.
"Dan, saat dialog dengan wakil rakyat yang melakukan sidak, sejumlah warga yang mewakili ribuan penghuni Green River View mengancam akan menduduki Kantor GMTD kalau tidak segera menyerahkan dan membangun fasilitas rumah ibadah, terutama masjid," tutupnya.
Sebelumnya, lintas Komisi A dan C DPRD Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan perumahan Grand River View milik PT GMTD Tbk, pada Kamis (24/7/2026) lalu.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusly, mengaku heran lantaran kawasan perumahan Grand River View yang mencakup 11 klaster dengan luas sekitar 50 hektare sama sekali tidak menyediakan fasilitas ibadah berupa masjid maupun fasilitas sosial bagi warganya.
"Lucu juga ada pengembang besar, GMTD, satu saja buat masjid di situ tidak (dibuat). Ini juga menimbulkan dari kemacetan yang ada di daerah sana. Kenapa di daerah jembatan itu (macet) pasti ada warga juga pasti ingin mau salat. Sehingga saya melihat salah satu penyebab juga kemacetan yang ada di situ. Jadi, saya minta memang para pengembang ini bayangkan 11 klaster, bayangkan logika 11 klaster, ada satu klaster 200 unit," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Acil itu menyayangkan sikap pengembang yang dinilai tidak akan merugi jika menyisihkan sebagian fasum untuk pembangunan rumah ibadah seperti masjid.
"Bayangkan di situ ada kurang lebih 2.000 unit, bayangkan 2.000 unit, 11 klaster tidak ada fasilitas umumnya itu biar masjid satu enggak ada. Jadi, saya merasa kecewa dengan GMTD melihat dari kondisi yang ada di sana, apalagi soal pengelolaan air bersihnya itu masih terlambat dan saya minta kepada GMTD untuk membangun sendiri fasilitas untuk air bersihnya. Sehingga, tidak mengganggu fasilitas penyaluran air bersih di di Kota Makassar, terutama di utara," tambahnya.
Fasruddin menambahkan, pihaknya akan segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi manajemen PT GMTD atas berbagai persoalan yang ditemukan selama sidak.
"Alhamdulillah sangat maksimal dan semua dari manajemen GMTD ada juga beberapa orang yang punya kompetensi (petinggi PT GMTD) di situ dan alhamdulillah ada legalnya juga. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan melakukan lagi Rapat Dengar Pendapat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Kami minta secepatnya untuk penyerahan pasum-pasos PSU dari GMTD, karena masih saya dengar tadi ini yang 11 klaster ini belum ada penyerahannya, padahal sudah lama," tegas Acil.
Berdasarkan hasil sidak gabungan Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Makassar pekan (24/7) lalu, terungkap bahwa 50 cluster yang sudah dibangun seluruh wilayah GMTD, baru 7 cluster yang diserahkan fasum dan fasosnya.
Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Musakkar, mendesak agar pihak PT GMTD Tbk segera menyiapkan lahan dan membangun fasiltas rumah ibadah, khususnya masjid.
"Yang paling ironis berdasarkan hasil sidak gabungan, ditemukan kalau di perumahan Green River View yang memiliki 11 cluster sama sekali tidak dilengkapi fasiltas rumah ibadah, khususnya masjid," ujarnya kepada SINDO Makassar saat dimintai keterangan, Kamis (30/7/2026).
Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Makassar itu heran dengan pihak pengembang yang sampai saat ini belum membangun rumah ibadah sejak tahun 2014 Green River View didirikan.
"Sangat tidak logis kalau di Green River View yang luasnya lebih kurang 50 hektar dan sudah dibanguni 2.000 unit rumah sama sekali tidak ada fasilitas rumah ibadah," sebutnya saat ditemui.
Oleh karena itu, Imam kembali mendesak agar pihak PT GMTD Tbk segera mengakomodir permintaan warga untuk dibangunkan masjid "urban".
"Kalau GMTD tidak segera mengakomodir permintaan dari masyarakat, menyediakan lahan dan membangun mesjid “urban”, maka jangan salahkan kalau mereka menduduki kantor GMTD," tegas Imam.
Imam mengungkapkan, sejumlah warga yang penghuni Green River View mengancam akan menduduki Kantor GMTD jika tidak segera membangun fasilitas rumah ibadah.
"Dan, saat dialog dengan wakil rakyat yang melakukan sidak, sejumlah warga yang mewakili ribuan penghuni Green River View mengancam akan menduduki Kantor GMTD kalau tidak segera menyerahkan dan membangun fasilitas rumah ibadah, terutama masjid," tutupnya.
Sebelumnya, lintas Komisi A dan C DPRD Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan perumahan Grand River View milik PT GMTD Tbk, pada Kamis (24/7/2026) lalu.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusly, mengaku heran lantaran kawasan perumahan Grand River View yang mencakup 11 klaster dengan luas sekitar 50 hektare sama sekali tidak menyediakan fasilitas ibadah berupa masjid maupun fasilitas sosial bagi warganya.
"Lucu juga ada pengembang besar, GMTD, satu saja buat masjid di situ tidak (dibuat). Ini juga menimbulkan dari kemacetan yang ada di daerah sana. Kenapa di daerah jembatan itu (macet) pasti ada warga juga pasti ingin mau salat. Sehingga saya melihat salah satu penyebab juga kemacetan yang ada di situ. Jadi, saya minta memang para pengembang ini bayangkan 11 klaster, bayangkan logika 11 klaster, ada satu klaster 200 unit," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Acil itu menyayangkan sikap pengembang yang dinilai tidak akan merugi jika menyisihkan sebagian fasum untuk pembangunan rumah ibadah seperti masjid.
"Bayangkan di situ ada kurang lebih 2.000 unit, bayangkan 2.000 unit, 11 klaster tidak ada fasilitas umumnya itu biar masjid satu enggak ada. Jadi, saya merasa kecewa dengan GMTD melihat dari kondisi yang ada di sana, apalagi soal pengelolaan air bersihnya itu masih terlambat dan saya minta kepada GMTD untuk membangun sendiri fasilitas untuk air bersihnya. Sehingga, tidak mengganggu fasilitas penyaluran air bersih di di Kota Makassar, terutama di utara," tambahnya.
Fasruddin menambahkan, pihaknya akan segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi manajemen PT GMTD atas berbagai persoalan yang ditemukan selama sidak.
"Alhamdulillah sangat maksimal dan semua dari manajemen GMTD ada juga beberapa orang yang punya kompetensi (petinggi PT GMTD) di situ dan alhamdulillah ada legalnya juga. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan melakukan lagi Rapat Dengar Pendapat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Kami minta secepatnya untuk penyerahan pasum-pasos PSU dari GMTD, karena masih saya dengar tadi ini yang 11 klaster ini belum ada penyerahannya, padahal sudah lama," tegas Acil.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunda penerapan kebijakan wajib memilah sampah yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.
Kamis, 30 Jul 2026 15:08
Makassar City
BAST Ditandatangani, DPRD Makassar Mulai Tempati Gedung Sementara September 2026
Pemkot Makassar memastikan renovasi sayap kanan Gedung DPRD Kota Makassar telah rampung. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai kantor sementara bagi pimpinan dan anggota DPRD.
Selasa, 28 Jul 2026 07:18
News
GMTD Gelar Lippoland Mengajar, Edukasi Siswa Cegah Bullying di Sekolah
Memperingati Hari Anak Nasional, Lippoland melalui GMTD kembali menghadirkan program edukasi “Lippoland Mengajar” di SD Inpres Barombong 2, Makassar, Senin (27/7/2026).
Senin, 27 Jul 2026 18:50
News
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
Komisi C DPRD Kota Makassar menyoroti keberadaan bangunan rumah contoh di tengah Jalan Metro Tanjung Bunga yang diduga berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum) atau fasilitas sosial (fasos).
Sabtu, 25 Jul 2026 11:57
News
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
Lintas Komisi A dan Komisi C DPRD Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Perumahan Green River View milik PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, Kamis (24/7/2026).
Sabtu, 25 Jul 2026 07:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
AKBP Devi Sujana Resmi Menjabat Kapolres Maros, Gantikan AKBP Douglas Mahendrajaya
3
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
4
Apresiasi Kerja Nyata, Angela Tanoesoedibjo Beri Penghargaan 14 Legislator Partai Perindo
5
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
AKBP Devi Sujana Resmi Menjabat Kapolres Maros, Gantikan AKBP Douglas Mahendrajaya
3
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
4
Apresiasi Kerja Nyata, Angela Tanoesoedibjo Beri Penghargaan 14 Legislator Partai Perindo
5
SMP Islam Athirah Gelar Eskul Fair, Wadah Murid Temukan Minat dan Potensi