PLN UIP Sulawesi Perkuat Pendidikan Inklusif di SLB Negeri 1 Sidrap

Selasa, 16 Jun 2026 09:51
PLN UIP Sulawesi Perkuat Pendidikan Inklusif di SLB Negeri 1 Sidrap
PLN UIP Sulawesi mendukung pendidikan inklusif melalui penyaluran sarana pembelajaran edukatif dan pembangunan lapangan bocce di SLB Negeri 1 Sidrap. Foto/Istimewa
Comment
Share
SIDRAP - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif melalui penyaluran sarana pembelajaran edukatif dan pembangunan lapangan bocce di SLB Negeri 1 Sidrap. Inisiatif yang menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tersebut ditujukan untuk membantu pengembangan keterampilan, kemandirian, serta kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus.

Kehadiran tim PLN UIP Sulawesi disambut antusias oleh para guru dan siswa. Dalam kesempatan itu, para peserta didik menampilkan beragam kemampuan, mulai dari tari, vokal, hingga pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Penampilan tersebut mencerminkan berbagai prestasi yang telah diraih siswa dalam sejumlah ajang, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), seni suara, dan seni tari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar, PLN UIP Sulawesi menyerahkan berbagai media pembelajaran, antara lain flashcard komunikasi visual, puzzle edukatif, sensory play kit, busy board activity, poster emosi dan jadwal visual, serta lego brick, masing-masing sebanyak tiga set.

Selain itu, perusahaan juga membangun lapangan bocce yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga sekaligus media pengembangan kemampuan motorik, konsentrasi, koordinasi, dan interaksi sosial siswa.

Fasilitas tersebut akan digunakan oleh 64 siswa SLB Negeri 1 Sidrap dari jenjang SD hingga SMA. Para siswa berasal dari berbagai kategori kebutuhan khusus, seperti autisme, tunadaksa, tunagrahita, tunarungu, dan tunanetra. Kehadiran sarana belajar dan olahraga ini diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif serta mendukung pengembangan potensi setiap siswa sesuai kebutuhan mereka.

Senior Manager Perencanaan PLN UIP Sulawesi, Misdjan Endang Subrata, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendorong terciptanya kesempatan yang setara bagi seluruh anak.

“PLN percaya setiap individu memiliki hak dan peluang yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi sarana pendukung bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan kemandirian mereka,” ujarnya.

Kepala SLB Negeri 1 Sidrap, Fatmawati, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan PLN kepada peserta didik berkebutuhan khusus. Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat membantu proses pembelajaran sekaligus mendukung guru dalam menghadirkan metode belajar yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari PLN UIP Sulawesi. Media pembelajaran dan lapangan bocce ini akan memberikan manfaat besar dalam mengembangkan kemampuan akademik, motorik, maupun sosial siswa,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini mendampingi siswa dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Ia menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan salah satu elemen penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Program ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menerapkan prinsip ESG. Kami tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga berupaya menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengembangan potensi siswa dan memperkuat lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, serta inspiratif,” ujar Aditya.

Melalui program ini, PLN UIP Sulawesi kembali menegaskan perannya dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, perusahaan juga berupaya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan berprestasi sesuai potensi yang dimiliki.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru