Wabup Gowa Apresiasi TPN, Sebut Wadah Lahirkan Inovasi Pembelajaran
Minggu, 05 Jul 2026 17:42
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin membuka kegiatan TPN. Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Gowa yang digelar di Rumah Sekolah Cendekia, Kompleks Aroepala Residence, Jalan Bontotangnga, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Minggu (5/7/2026).
Temu Pendidik Nusantara XIII menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik dari berbagai sekolah untuk berbagi praktik baik, memperkuat kompetensi, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengatakan, salah satu indikator keberhasilan pembangunan dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat dari aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.
Darmawangsyah bersyukur capaian IPM Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam membangun daerah.
"Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam melahirkan generasi yang mampu membawa Kabupaten Gowa semakin maju," ujarnya.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII yang dinilai menjadi wadah bagi para guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Darmawangsyah berharap forum tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komunitas pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
"Melalui forum seperti ini diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Ari Wibowo Shinoda, mengatakan Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar forum berkumpulnya para guru, tetapi juga ruang belajar bersama yang mendorong kolaborasi, berbagi praktik baik, dan mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan.
Ia menjelaskan, KGBN merupakan wadah bagi para pendidik yang ingin meningkatkan kompetensi, memperluas kolaborasi, serta mengembangkan karier dengan mengusung prinsip Kemerdekaan Belajar.
"Kami percaya perubahan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Temu Pendidik Nusantara menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menghadirkan praktik-praktik pembelajaran yang berdampak bagi peserta didik," ujarnya.
Ari mengungkapkan, hingga saat ini komunitas guru yang tergabung dalam KGBN telah tersebar di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, jaringan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penyebaran inovasi pembelajaran dan memperkuat budaya belajar antarguru.
Ia berharap kolaborasi yang terbangun melalui Temu Pendidik Nusantara XIII di Kabupaten Gowa mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Usai menyampaikan sambutannya, Ari Wibowo Shinoda melanjutkan kegiatan dengan menyampaikan orasi pendidikan di hadapan para peserta.
Dalam orasi tersebut, ia mengajak seluruh pendidik untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat, memperkuat budaya kolaborasi, serta menghadirkan pembelajaran yang berpihak kepada murid sebagai fondasi dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul.
Temu Pendidik Nusantara XIII menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik dari berbagai sekolah untuk berbagi praktik baik, memperkuat kompetensi, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengatakan, salah satu indikator keberhasilan pembangunan dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat dari aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.
Darmawangsyah bersyukur capaian IPM Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam membangun daerah.
"Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam melahirkan generasi yang mampu membawa Kabupaten Gowa semakin maju," ujarnya.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII yang dinilai menjadi wadah bagi para guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Darmawangsyah berharap forum tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komunitas pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
"Melalui forum seperti ini diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Ari Wibowo Shinoda, mengatakan Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar forum berkumpulnya para guru, tetapi juga ruang belajar bersama yang mendorong kolaborasi, berbagi praktik baik, dan mencari solusi atas berbagai tantangan pendidikan.
Ia menjelaskan, KGBN merupakan wadah bagi para pendidik yang ingin meningkatkan kompetensi, memperluas kolaborasi, serta mengembangkan karier dengan mengusung prinsip Kemerdekaan Belajar.
"Kami percaya perubahan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Temu Pendidik Nusantara menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menghadirkan praktik-praktik pembelajaran yang berdampak bagi peserta didik," ujarnya.
Ari mengungkapkan, hingga saat ini komunitas guru yang tergabung dalam KGBN telah tersebar di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, jaringan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penyebaran inovasi pembelajaran dan memperkuat budaya belajar antarguru.
Ia berharap kolaborasi yang terbangun melalui Temu Pendidik Nusantara XIII di Kabupaten Gowa mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Usai menyampaikan sambutannya, Ari Wibowo Shinoda melanjutkan kegiatan dengan menyampaikan orasi pendidikan di hadapan para peserta.
Dalam orasi tersebut, ia mengajak seluruh pendidik untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat, memperkuat budaya kolaborasi, serta menghadirkan pembelajaran yang berpihak kepada murid sebagai fondasi dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul.
(MAN)
Berita Terkait
Sports
Nobar Piala Dunia jadi Ajang Pererat Kebersamaan Warga, Pemerintah dan TNI
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Inggris yang digelar di Halaman Makodim 1409/Gowa, Kamis (16/7/2026) dini hari.
Kamis, 16 Jul 2026 15:21
Sulsel
90 Putra-Putri Asal Gowa Siap Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
Sebanyak 90 putra dan putri asal Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7).
Rabu, 15 Jul 2026 07:29
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui DiskominfoSP melengkapi bukti dukung dalam EPSS 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data dan mengoptimalkan nilai IPS.
Selasa, 14 Jul 2026 19:23
News
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian di Claro Hotel Makassar, Sabtu (11/7).
Senin, 13 Jul 2026 20:07
Sulsel
Mendagri Kenakan Wastra Sutra Gowa Saat Tutup Rangkaian HUT Dekranas
Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Senin, 13 Jul 2026 15:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan