Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Bersama untuk Petani Kita
Minggu, 05 Jul 2026 16:31
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan Daerah Irigasi Lengkong Pini dan Makawa di Desa Sampeang.
LUWU - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking dan peletakan batu pertama pembangunan Daerah Irigasi Lengkong Pini dan Makawa di Desa Sampeang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman turut didampingi oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, para anggota DPRD Sulsel, serta disaksikan langsung masyarakat setempat.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Paket 4 Program Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi yang mencakup 8 daerah irigasi di Kabupaten Enrekang, Luwu, Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur dengan nilai anggaran sekitar Rp120 miliar.
Andi Sudirman mengatakan pembangunan ini menjadi langkah nyata Pemprov Sulsel dalam mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang telah lama tidak optimal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita memulai pembangunan irigasi Lengkong Pini dan Makawa. Selama sekitar tujuh tahun, sebagian besar kawasan irigasi ini tidak lagi dialiri air karena jaringan irigasinya belum dikerjakan. Kini kita mulai membangunnya secara bertahap hingga tuntas,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini akan mengairi sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara Irigasi Makawa juga akan melayani sekitar 300 hektare sawah.
Menurutnya, potensi pengembangan kawasan irigasi tersebut masih sangat besar. Dengan sumber air yang memadai, cakupan layanan irigasi ke depan dapat diperluas hingga mencapai ribuan hektare lahan pertanian.
“Pembangunan ini bukan hanya menyelesaikan persoalan irigasi yang telah lama terbengkalai, tetapi juga membuka peluang peningkatan luas layanan irigasi karena potensi sumber airnya sangat baik,” jelasnya.
Andi Sudirman berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan para petani. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Semoga pembangunan daerah irigasi ini segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi para petani. Mari kita awasi bersama proses pembangunannya agar hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman turut didampingi oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, para anggota DPRD Sulsel, serta disaksikan langsung masyarakat setempat.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Paket 4 Program Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi yang mencakup 8 daerah irigasi di Kabupaten Enrekang, Luwu, Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur dengan nilai anggaran sekitar Rp120 miliar.
Andi Sudirman mengatakan pembangunan ini menjadi langkah nyata Pemprov Sulsel dalam mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang telah lama tidak optimal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita memulai pembangunan irigasi Lengkong Pini dan Makawa. Selama sekitar tujuh tahun, sebagian besar kawasan irigasi ini tidak lagi dialiri air karena jaringan irigasinya belum dikerjakan. Kini kita mulai membangunnya secara bertahap hingga tuntas,” ujar Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini akan mengairi sekitar 300 hektare lahan pertanian. Sementara Irigasi Makawa juga akan melayani sekitar 300 hektare sawah.
Menurutnya, potensi pengembangan kawasan irigasi tersebut masih sangat besar. Dengan sumber air yang memadai, cakupan layanan irigasi ke depan dapat diperluas hingga mencapai ribuan hektare lahan pertanian.
“Pembangunan ini bukan hanya menyelesaikan persoalan irigasi yang telah lama terbengkalai, tetapi juga membuka peluang peningkatan luas layanan irigasi karena potensi sumber airnya sangat baik,” jelasnya.
Andi Sudirman berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan para petani. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Semoga pembangunan daerah irigasi ini segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi para petani. Mari kita awasi bersama proses pembangunannya agar hasilnya benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Produk olahan pangan hingga kerajinan lokal dari Luwu Timur meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 21:34
News
Gubernur Lepas Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melepas puluhan ribu peserta Jalan Sehat Anti Mager serta perwakilan dari 24 kabupaten/kota yang mengikuti Kirab Swasembada Pangan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.
Minggu, 18 Okt 2026 16:16
News
Sinergi Pertamina, Kementerian ESDM & Pemprov Sulsel Jaga Pasokan BBM
Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pertamina Patra Niaga memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Selatan.
Rabu, 14 Okt 2026 18:24
News
Pemprov Sulsel Percantik Ruas Jalan Burung-Burung–Bili-Bili, Marka Putih dan Bahu Hijau
Penataan ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga lebih rapi dipandang.
Rabu, 14 Okt 2026 15:38
Ekbis
BI Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat BEKS 2026
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berbagai mitra strategis memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Jum'at, 09 Okt 2026 18:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh