Ketua TP PKK Bantaeng Buka PUSPAGA Goes to Village di Desa Bonto Tiro
Kamis, 30 Jul 2026 14:57
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri. Foto: Istimewa
BANTAENG - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, membuka secara resmi kegiatan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) Goes to Village di Kantor Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (30/7/2026).
Program yang menyasar langsung masyarakat desa ini bertujuan memperluas akses edukasi bagi keluarga, khususnya para orang tua, mengenai pola asuh anak dan remaja, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng mengatakan kehadiran PUSPAGA menjadi wadah edukasi, konsultasi, konseling, dan pendampingan bagi keluarga. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola asuh yang positif, mendorong keluarga yang lebih tangguh, serta meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mencegah dan melaporkan apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujarnya.
Melalui program PUSPAGA Goes to Village, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, melindungi, serta mendukung tumbuh kembang anak dapat semakin diperkuat. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan sejahtera.
Usai membuka kegiatan, Gunya Paramasukhaputri meninjau proses pembuatan Kacang Tiras (Tiga Rasa), salah satu produk UMKM yang dikembangkan masyarakat Desa Bonto Tiro. Produk olahan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Desa Bonto Tiro dan berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas). Turut hadir Camat Sinoa Hj. Erny, Kepala Desa Bonto Tiro Arman, serta Ketua TP PKK Desa Bonto Tiro Hartuti.
Program yang menyasar langsung masyarakat desa ini bertujuan memperluas akses edukasi bagi keluarga, khususnya para orang tua, mengenai pola asuh anak dan remaja, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng mengatakan kehadiran PUSPAGA menjadi wadah edukasi, konsultasi, konseling, dan pendampingan bagi keluarga. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola asuh yang positif, mendorong keluarga yang lebih tangguh, serta meningkatkan kepedulian masyarakat untuk mencegah dan melaporkan apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujarnya.
Melalui program PUSPAGA Goes to Village, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, melindungi, serta mendukung tumbuh kembang anak dapat semakin diperkuat. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan sejahtera.
Usai membuka kegiatan, Gunya Paramasukhaputri meninjau proses pembuatan Kacang Tiras (Tiga Rasa), salah satu produk UMKM yang dikembangkan masyarakat Desa Bonto Tiro. Produk olahan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Desa Bonto Tiro dan berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas). Turut hadir Camat Sinoa Hj. Erny, Kepala Desa Bonto Tiro Arman, serta Ketua TP PKK Desa Bonto Tiro Hartuti.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pertanian Bantaeng Tumbuh 1,97 Persen di Tengah Tekanan Iklim
Sektor pertanian Kabupaten Bantaeng tetap mencatat pertumbuhan positif di tengah tekanan kondisi iklim dan penurunan produksi sejumlah komoditas utama pada triwulan II 2026.
Sabtu, 19 Sep 2026 11:34
Sulsel
Bupati Bantaeng Hadir Beri Kuliah Umum di FSIKP UMI
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nanti Nurdi menjadi dosen luar biasa di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Sabtu, 19 Sep 2026 11:07
Sulsel
Baznas Bantaeng Serahkan Bantuan Bedah dan Benah Rumah untuk 8 Warga
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng menyerahkan bantuan program benah dan bedah rumah kepada delapan penerima manfaat.
Kamis, 17 Sep 2026 17:23
Sulsel
HUT ke-75 IBI, Peran Bidan Bantaeng Didorong Kawal Generasi Emas
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin mengapresiasi pengabdian para bidan yang selama ini mendampingi ibu hamil, membantu proses persalinan, serta menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Rabu, 16 Sep 2026 18:10
Sulsel
Bupati Serahkan Tiga Ranperda untuk Dibahas DPRD Bantaeng
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bantaeng, Selasa (15/9/2026).
Selasa, 15 Sep 2026 22:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
3
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
4
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
5
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
3
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
4
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
5
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia