Expo UMKM Haji 2026 Digelar di Gowa, Target Hadirkan 17 Ribu Jemaah

Rabu, 14 Okt 2026 16:16
Expo UMKM Haji 2026 Digelar di Gowa, Target Hadirkan 17 Ribu Jemaah
Wakil Bupati Darmawangsyah Muin menghadiri rapat koordinasi persiapan Expo UMKM Haji 2026 di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Selasa (13/10/2026). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan Expo UMKM Haji 2026 mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kunjungan jamaah, serta penguatan sektor perdagangan dan jasa.

Gowa dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Taman Lapangan Sultan Hasanuddin.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan kesiapan pemerintah daerah mendukung penyelenggaraan expo tersebut. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan pengusaha lokal.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi persiapan Expo UMKM Haji 2026 di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Selasa (13/10/2026).

Menurut Darmawangsyah, kegiatan berskala nasional menjadi peluang bagi Gowa untuk memperluas aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat posisinya sebagai daerah penyelenggara berbagai agenda besar.

"Justru kegiatan-kegiatan seperti inilah yang membuat kami semangat dan tertarik. Semakin banyak event nasional, semakin kuat dan maju Gowa. Kami sangat siap menjadi tuan rumah yang baik," ujar Darmawangsyah.

Ia menilai, kehadiran ribuan jamaah dan pengunjung berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. Dampaknya diharapkan dirasakan sektor perdagangan, kuliner, transportasi, jasa, hingga kerajinan lokal.

Darmawangsyah juga mendorong agar expo memberi ruang bagi pelaku UMKM Gowa untuk memasarkan produk unggulan, termasuk kerajinan tangan dan hasil bumi.

"Kami berharap UMKM masyarakat, khususnya kerajinan tangan dan hasil bumi Kabupaten Gowa, bisa hadir dan mengambil bagian dalam expo ini. Kami ingin kegiatan ini meninggalkan kesan yang baik bagi para pengunjung sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, menjelaskan bahwa Expo UMKM Haji 2026 merupakan bagian dari upaya pengembangan ekonomi dan UMKM yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji dan umrah.

"Dalam struktur Kementerian Haji dan Umrah, terdapat direktorat jenderal yang mengelola pengembangan ekonomi dan UMKM terkait haji dan umrah. Untuk itu, kami mendapatkan tugas melaksanakan Expo UMKM Haji 2026 dan menunjuk Kabupaten Gowa sebagai tuan rumahnya," ujar Ikbal.

Penyelenggara menargetkan sekitar 17 ribu jamaah haji dan umrah hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sultan Hasanuddin Gowa. Menurut Ikbal, lokasi tersebut dipilih karena memiliki aktivitas masyarakat yang tinggi, terutama pada akhir pekan.

"Kami melihat Lapangan Sultan Hasanuddin Gowa selalu ramai pada hari Sabtu dan Minggu, bahkan ketika tidak ada kegiatan. Karena itu, kami mengusulkan kepada Menteri agar pelaksanaan expo digelar di lokasi tersebut," jelasnya.

Expo akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda keagamaan, promosi UMKM, hiburan, dan kegiatan kebugaran. Pembukaan dijadwalkan pada Jumat (16/10/2026) malam oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan.

Panitia juga merencanakan pengajian akbar dengan menghadirkan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, sebagai penceramah. Selain itu, terdapat rencana pemberian paket umrah kepada peserta yang hadir.

Pada Sabtu (17/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan manasik akbar di Masjid Syekh Yusuf. Agenda lainnya mencakup peragaan busana bernuansa Arab serta hiburan musik dari Opick dan Trio Gambus.

Sementara itu, pada Minggu (18/10/2026), expo dijadwalkan ditutup dengan kegiatan jalan santai. Panitia menargetkan keterlibatan jamaah haji dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, termasuk kelompok jamaah yang menjadi sasaran program selama periode 2023–2027.

Darmawangsyah mengatakan, keberhasilan kegiatan tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemkab Gowa akan mengoordinasikan dukungan pengamanan oleh Satpol PP bersama Polresta Gowa dan TNI, serta penanganan kebersihan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

"Ini penting untuk kita kerjakan secara bergotong royong. Kami berharap seluruh pihak berkolaborasi, termasuk dalam pengamanan dan penanganan sampah, sehingga lokasi kegiatan tetap bersih, aman, dan nyaman bagi jamaah maupun masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, Expo UMKM Haji 2026 menjadi salah satu agenda berskala besar di Gowa pada Oktober ini. Selain expo, terdapat agenda ekonomi kreatif di kawasan Balla Lompoa yang diharapkan turut mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Pemkab Gowa berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat meningkatkan kunjungan masyarakat, membuka peluang pasar baru bagi UMKM, memperluas promosi produk lokal, dan mendorong perputaran ekonomi yang lebih merata.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru