Deputi KSPK BKKBN RI Ingatkan Serapan Anggaran Sejalan Akuntabilitas dan Kebermanfaatan
Rabu, 27 Des 2023 14:06

Suasana Forum Sinkronisasi dan Anggaran Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Malino, Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kegiatan Forum Sinkronisasi dan Anggaran Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan digelar Kamis 14 Desember lalu di Masagena Cottage 3, Malino, Kabupaten Gowa.
Hadir pada kegiatan itu Deputi KSPK BKKBN RI Nopian Andustin, yang sekaligus memberi pembinaan ke pegawai. Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan Shodiqin berharap, kegiatan pembinaan ini menjadi refleksi kegiatan dan anggaran yang dilaksanakan di Sulsel.
"Saya berharap kegiatan ini dan pembinaan yang akan diberikan oleh Bapak Deputi KSPK menjadi refleksi bagi kita dalam melaksanakan kegiatan dan anggaran untuk program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan." ujar Shodiqin.
Shodiqin menekankan agar kegiatan ini menghasilkan anggaran dan Jadwal Kegiatan yang harus disusun sampai bulan November.
"Saya tekankan hasil dari kegiatan ini agar tiap komponen dapat menyusun Anggaran dan Jadwal Kegiatan Tahun 2024 berakhir di bulan November Tahun 2024, sehingga di bulan Desember kita tinggal melakukan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan," tambahnya.
Deputi KSPK BKKBN RI Nopian Andustin, SE. M. T. menyampaikan penyerapan anggaran harus dibarengi akuntabilitas dan bernilai manfaat bagi masyarakat.
"Gencarnya Reformasi Birokrasi di setiap K/L, Serapan anggaran dalam melakukan kegiatan harus dibarengi akuntabilitas. Selain itu, berbicara manfaat juga harus memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat bukan hanya sekedar melakukan kegiatan saja," ujar Nopian.
Tambahnya, Nopian menekankan sinkronisasi program harus melibatkan kabupaten/kota yang mana penerima manfaat adalah masyarakat di kabupaten/kota.
"Kegiatan Sinkronisasi program seyogiyanya bukan hanya internal saja akan tetapi melibatkan OPD KB kabupaten/kota yang mana penerima manfaat adalah masyarakat di kabupaten/kota. Selain itu, peran pemerintah provinsi idealnya yaitu mengkoordinasikan OPD KB dengan BKKBN," tambahnya.
Hadir pada kegiatan itu Deputi KSPK BKKBN RI Nopian Andustin, yang sekaligus memberi pembinaan ke pegawai. Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan Shodiqin berharap, kegiatan pembinaan ini menjadi refleksi kegiatan dan anggaran yang dilaksanakan di Sulsel.
"Saya berharap kegiatan ini dan pembinaan yang akan diberikan oleh Bapak Deputi KSPK menjadi refleksi bagi kita dalam melaksanakan kegiatan dan anggaran untuk program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan." ujar Shodiqin.
Shodiqin menekankan agar kegiatan ini menghasilkan anggaran dan Jadwal Kegiatan yang harus disusun sampai bulan November.
"Saya tekankan hasil dari kegiatan ini agar tiap komponen dapat menyusun Anggaran dan Jadwal Kegiatan Tahun 2024 berakhir di bulan November Tahun 2024, sehingga di bulan Desember kita tinggal melakukan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan," tambahnya.
Deputi KSPK BKKBN RI Nopian Andustin, SE. M. T. menyampaikan penyerapan anggaran harus dibarengi akuntabilitas dan bernilai manfaat bagi masyarakat.
"Gencarnya Reformasi Birokrasi di setiap K/L, Serapan anggaran dalam melakukan kegiatan harus dibarengi akuntabilitas. Selain itu, berbicara manfaat juga harus memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat bukan hanya sekedar melakukan kegiatan saja," ujar Nopian.
Tambahnya, Nopian menekankan sinkronisasi program harus melibatkan kabupaten/kota yang mana penerima manfaat adalah masyarakat di kabupaten/kota.
"Kegiatan Sinkronisasi program seyogiyanya bukan hanya internal saja akan tetapi melibatkan OPD KB kabupaten/kota yang mana penerima manfaat adalah masyarakat di kabupaten/kota. Selain itu, peran pemerintah provinsi idealnya yaitu mengkoordinasikan OPD KB dengan BKKBN," tambahnya.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Pemkot Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai 2, Kantor Wali Kota Makassar. Selasa (11/3/2025).
Selasa, 11 Mar 2025 19:11

Sulsel
Harganas 2024 Tingkat Sulsel : Fokus pada Keluarga Berkualitas dan Penurunan Stunting
Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2024 sukses digelar di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros.
Selasa, 03 Sep 2024 07:42

News
Shodiqin Minta ASN BKKBN Sulsel Junjung Integritas Dalam Bekerja
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, menegaskan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) BKKBN Sulsel wajib menjunjung tinggi integritas dalam bekerja.
Kamis, 30 Mei 2024 20:49

Ekbis
Gelar Rakerda Bangga Kencana, Upaya Kolaboratif Turunkan Angka Stunting
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melakukan percepatan penurunan stunting sebagai upaya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kamis, 28 Mar 2024 16:24

Makassar City
Stunting di Sulsel Tinggi, Intervensi ke Calon Ibu Tak Sehat Harus Jadi Fokus
Persentase stunting di Provinsi Sulsel masih cukup tinggi. Sampai akhir 2023, persentasenya masih berada di angka 27,2 persen. Lebih tinggi rata-rata nasional.
Kamis, 28 Des 2023 21:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat