WR IV Isi Taushiyah I’tikaf Fakultas Kedokteran UMI

Minggu, 15 Mar 2026 05:33
WR IV Isi Taushiyah I’tikaf Fakultas Kedokteran UMI
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan taushiyah pada kegiatan I’tikaf Keluarga Besar Fakultas Kedokteran UMI. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan taushiyah pada kegiatan I’tikaf Keluarga Besar Fakultas Kedokteran UMI yang dilaksanakan di Masjid Menara UMI lantai 10, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum spiritual bagi sivitas akademika Fakultas Kedokteran UMI dalam menghidupkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Dalam Taushiyahnya, Muhammad Ishaq Samad menekankan bahwa i’tikaf bukan sekadar berdiam diri di masjid, tetapi merupakan sarana tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dan penguatan spiritualitas bagi setiap muslim, termasuk kalangan akademisi dan tenaga kesehatan.

Ia menyampaikan bahwa seorang dokter dan tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi ilmiah, tetapi juga integritas moral, empati, dan nilai-nilai spiritual dalam melayani masyarakat. Menurutnya, Ramadhan dan i’tikaf menjadi ruang refleksi untuk menyeimbangkan ilmu pengetahuan, pengabdian, dan kedekatan kepada Allah SWT.

“I’tikaf mengajarkan kita untuk sejenak keluar dari hiruk pikuk dunia, melakukan muhasabah, memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an, serta menata kembali niat dalam setiap pengabdian kita kepada umat,” ujar beliau dalam taushiyahnya.

Kegiatan i’tikaf ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr dr Nasruddin A Mappaware, yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom dari Kota Mekkah. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FK UMI menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan i’tikaf yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh para Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UMI, para dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FK UMI yang bersama-sama mengikuti rangkaian ibadah seperti shalat malam, dzikir, tilawah Al-Qur’an, dan tausiyah Ramadhan.

Kegiatan ini sebagai bagian dari program GEN (Gerakan Energi Ramadan) FK UMI yang diharapkan dapat memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Fakultas Kedokteran UMI sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pengembangan ilmu kedokteran harus berjalan seiring dengan pembinaan spiritual dan akhlak mulia ungkap WD4 FK UMI Dr dr Rachmat Faisal.

Melalui momentum i’tikaf ini, sivitas akademika FK UMI diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan profesi kedokteran sebagai ladang pengabdian dan ibadah, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang berlandaskan nilai-nilai keilmuan, kemanusiaan, dan keislaman.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru