Ingatkan Jajaran Kemenkum Sulsel Hindari Gratifikasi dan Benturan Kepentingan
Sabtu, 14 Mar 2026 22:00
Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal, mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga integritas serta menghindari praktik gratifikasi dan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas.
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga integritas serta menghindari praktik gratifikasi dan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin apel yang digelar di Lobi Kanwil Kemenkum Sulsel, Makassar.
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus memahami dan menerapkan prinsip integritas dalam setiap pelayanan maupun pengambilan keputusan.
Ia menekankan bahwa gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas, seperti uang, barang, diskon, komisi, fasilitas perjalanan, hingga berbagai bentuk fasilitas lainnya yang diterima oleh pegawai atau penyelenggara negara, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan apabila berkaitan dengan jabatan atau kewenangan yang dimiliki.
Andi Basmal juga mengingatkan bahwa praktik gratifikasi seringkali menjadi pintu masuk terjadinya benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi objektivitas pegawai dalam menjalankan tugas. Benturan kepentingan sendiri dapat terjadi ketika seseorang memanfaatkan jabatan atau kewenangannya untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu sehingga berpotensi mengganggu profesionalitas dalam pengambilan keputusan.
“Integritas adalah fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih. Oleh karena itu, saya meminta seluruh jajaran untuk berani menolak gratifikasi dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan serta menghindari situasi yang dapat menimbulkan benturan kepentingan,” tegas Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan gratifikasi dan benturan kepentingan merupakan bagian penting dalam penguatan reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan pemahaman pegawai terkait pengendalian gratifikasi dan pencegahan benturan kepentingan melalui sosialisasi serta penguatan sistem pengawasan internal.
“Kami akan memastikan seluruh pegawai memahami mekanisme pengendalian gratifikasi serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan komitmen bersama, kami optimistis budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional dapat terus terjaga di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel,” ujar Meydi.
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus memahami dan menerapkan prinsip integritas dalam setiap pelayanan maupun pengambilan keputusan.
Ia menekankan bahwa gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas, seperti uang, barang, diskon, komisi, fasilitas perjalanan, hingga berbagai bentuk fasilitas lainnya yang diterima oleh pegawai atau penyelenggara negara, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan apabila berkaitan dengan jabatan atau kewenangan yang dimiliki.
Andi Basmal juga mengingatkan bahwa praktik gratifikasi seringkali menjadi pintu masuk terjadinya benturan kepentingan yang dapat mempengaruhi objektivitas pegawai dalam menjalankan tugas. Benturan kepentingan sendiri dapat terjadi ketika seseorang memanfaatkan jabatan atau kewenangannya untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu sehingga berpotensi mengganggu profesionalitas dalam pengambilan keputusan.
“Integritas adalah fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih. Oleh karena itu, saya meminta seluruh jajaran untuk berani menolak gratifikasi dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan serta menghindari situasi yang dapat menimbulkan benturan kepentingan,” tegas Andi Basmal.
Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan gratifikasi dan benturan kepentingan merupakan bagian penting dalam penguatan reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan pemahaman pegawai terkait pengendalian gratifikasi dan pencegahan benturan kepentingan melalui sosialisasi serta penguatan sistem pengawasan internal.
“Kami akan memastikan seluruh pegawai memahami mekanisme pengendalian gratifikasi serta pentingnya menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan komitmen bersama, kami optimistis budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional dapat terus terjaga di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel,” ujar Meydi.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Dorong Pembentukan Sentra KI dan Penguatan Praktik Mahasiswa
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menjalin kerja sama dengan Universitas Ichsan Sidenreng Rappang
Rabu, 22 Apr 2026 16:20
News
Bekali Pemahaman Bullying Siswa SMPN 48 Makassar saat Penyuluhan Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di SMP Negeri 48 Makassar pada Selasa (21/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 21:50
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Sampaikan Masukan Strategis RUU HPI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI).
Senin, 20 Apr 2026 18:04
News
Perkuat Disiplin dan Komitmen Pegawai di Tengah Penajaman Anggaran
Kanwil Kemenkum Sulsel terus memperkuat budaya disiplin dan meningkatkan komitmen seluruh pegawai, dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan.
Senin, 20 Apr 2026 14:30
News
Tindaklanjuti Atensi Sekjen, Andi Basmal Dorong Penguatan Layanan dan Komunikasi Publik
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menyatakan kesiapan penuh dalam menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkum kepada seluruh jajaran Unit Utama dan Kanwil.
Minggu, 19 Apr 2026 21:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cekcok Anak Berujung Maut, Nelayan di Kodingareng Tewas Ditikam Tetangga
2
Talkshow Kartini Masa Kini KNPI Makassar Soroti Peran Perempuan dalam Pembangunan
3
BSI Gerakkan 10 Ribu Perempuan Selamatkan Bumi
4
Terminal Daya, Mallengkeri, dan Toddopuli Akan Punya Wajah Baru
5
Edukasi Safety Riding Siswa SMAN 8 Gowa, Tekankan Pentingnya Fokus dan Perlengkapan Berkendara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Cekcok Anak Berujung Maut, Nelayan di Kodingareng Tewas Ditikam Tetangga
2
Talkshow Kartini Masa Kini KNPI Makassar Soroti Peran Perempuan dalam Pembangunan
3
BSI Gerakkan 10 Ribu Perempuan Selamatkan Bumi
4
Terminal Daya, Mallengkeri, dan Toddopuli Akan Punya Wajah Baru
5
Edukasi Safety Riding Siswa SMAN 8 Gowa, Tekankan Pentingnya Fokus dan Perlengkapan Berkendara