Pemprov Sulsel Terima Apresiasi BKKBN Atas Komitmen Pembangunan Kependudukan
Selasa, 16 Des 2025 21:57
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi, menerima penghargaan atas dukungan dan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pengimplementasian Program Bangga Kencana. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima penghargaan atas dukungan dan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pengimplementasian Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), percepatan penurunan stunting, serta pelaksanaan Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, pada pembukaan kegiatan Fasilitasi Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dalam RPJMD 2025–2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 16 Desember 2025.
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius Prasetya Ichtiarto menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif Pemprov Sulsel dalam memperkuat kebijakan pembangunan kependudukan yang terintegrasi dengan pembangunan sumber daya manusia.
Selain penghargaan kepada Wakil Gubernur Sulsel, BKKBN RI juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan atas capaian signifikan penurunan stunting tahun 2024.
Kabupaten Maros meraih penghargaan atas capaian penurunan stunting terbesar pertama sebesar 12,3 persen, disusul Kabupaten Takalar dengan penurunan 11,4 persen, serta Kabupaten Sidenreng Rappang yang meraih penghargaan atas capaian prevalensi stunting terendah kedua sebesar 20,3 persen.
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan serta menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam pengendalian penduduk, pelaksanaan Program Bangga Kencana, serta percepatan penurunan stunting secara terintegrasi,” ujar Fatmawati.
Ia juga mengapresiasi dukungan dan pendampingan BKKBN RI, khususnya melalui arahan dan materi yang disampaikan dalam kegiatan internalisasi PJPK. Menurutnya, peta jalan pembangunan kependudukan merupakan instrumen strategis dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulsel mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota agar segera menyelesaikan dan menyerahkan dokumen PJPK sebagai bagian dari komitmen bersama mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
“Saya meminta kabupaten dan kota untuk mempercepat penyetoran dokumen PJPK. Kami juga mengapresiasi daerah yang telah lebih dahulu menyerahkan PJPK sebagai wujud keseriusan mendukung program nasional,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal, serta diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas sekretaris daerah, unsur DPRD kabupaten/kota, dan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, pada pembukaan kegiatan Fasilitasi Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dalam RPJMD 2025–2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 16 Desember 2025.
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius Prasetya Ichtiarto menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif Pemprov Sulsel dalam memperkuat kebijakan pembangunan kependudukan yang terintegrasi dengan pembangunan sumber daya manusia.
Selain penghargaan kepada Wakil Gubernur Sulsel, BKKBN RI juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan atas capaian signifikan penurunan stunting tahun 2024.
Kabupaten Maros meraih penghargaan atas capaian penurunan stunting terbesar pertama sebesar 12,3 persen, disusul Kabupaten Takalar dengan penurunan 11,4 persen, serta Kabupaten Sidenreng Rappang yang meraih penghargaan atas capaian prevalensi stunting terendah kedua sebesar 20,3 persen.
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan serta menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam pengendalian penduduk, pelaksanaan Program Bangga Kencana, serta percepatan penurunan stunting secara terintegrasi,” ujar Fatmawati.
Ia juga mengapresiasi dukungan dan pendampingan BKKBN RI, khususnya melalui arahan dan materi yang disampaikan dalam kegiatan internalisasi PJPK. Menurutnya, peta jalan pembangunan kependudukan merupakan instrumen strategis dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulsel mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota agar segera menyelesaikan dan menyerahkan dokumen PJPK sebagai bagian dari komitmen bersama mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.
“Saya meminta kabupaten dan kota untuk mempercepat penyetoran dokumen PJPK. Kami juga mengapresiasi daerah yang telah lebih dahulu menyerahkan PJPK sebagai wujud keseriusan mendukung program nasional,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal, serta diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas sekretaris daerah, unsur DPRD kabupaten/kota, dan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
BKKBN Sulsel Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan MBG 3B di Gowa
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Bina Peran serta Masyarakat, IMP, Humas dan Informasi Publik Sitti Sulfiani menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)
Kamis, 18 Des 2025 12:23
News
Peta Jalan Pembangunan Kependudukan sebagai Tangga Menuju Indonesia Emas
Deputi Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto dan Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Prof Tahir Kasnawi hadir sebagai nara sumber pada Talkshow salah satu TV pemerintah
Selasa, 16 Des 2025 15:05
Sulsel
Tekan Angka Stunting, Sidrap Raih Penghargaan dari BKKBN
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, memberikan penghargaan kepada daerah di Sulsel untuk atas capaian angka prevalensi stunting di Sulsel.
Selasa, 16 Des 2025 14:15
News
LAZ Hadji Kalla Raih Predikat GOLD Cegah Stunting Nasional
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla meraih predikat GOLD sebagai Mitra LSM/Komunitas Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dalam ajang Genting Collaboration Summit 2025.
Senin, 15 Des 2025 11:06
Sulsel
BKKBN Sulsel Gelar Peningkatan Kapasitas Motivator KB Pria di Soppeng
Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Motivator KB Pria sebagai upaya mendorong peningkatan keterlibatan laki-laki dalam Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi.
Kamis, 11 Des 2025 21:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fun Match Gubernur Sulsel–Bupati Jeneponto Perkuat Semangat Sportivitas
2
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai-Bulukumba
3
Pemkab Gowa Wajibkan Keterbukaan Perusahaan demi Akurasi Sensus Ekonomi 2026
4
IMMIM Gelar Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid
5
Terpilih Ketua DMI Gowa, Bupati Talenrang Tekankan Optimalisasi Fungsi Masjid
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fun Match Gubernur Sulsel–Bupati Jeneponto Perkuat Semangat Sportivitas
2
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai-Bulukumba
3
Pemkab Gowa Wajibkan Keterbukaan Perusahaan demi Akurasi Sensus Ekonomi 2026
4
IMMIM Gelar Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid
5
Terpilih Ketua DMI Gowa, Bupati Talenrang Tekankan Optimalisasi Fungsi Masjid