PUTR Luwu Kucurkan Anggaran Jalan Rp22 M, Irigasi Rp10 Miliar
Jum'at, 19 Jan 2024 15:21
Kepala Dinas PUTR Luwu, Ikhsan Asaad. Foto: Chaeruddin/Sindo Makassar
LUWU - Dinas PUTR Kabupaten Luwu mengelolah anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) khusus untuk pengaspalan jalan sebesar Rp22 miliar tahun ini. Selain jalan, PUPR juga mendapat DAK irigasi sebesar Rp10 miliar.
Kepala Dinas PUTR Luwu, Ikhsan Asaad menyebutkan anggaran tersebut diprioritaskan pada 3 ruas pengaspalan jalan dan 3 Daerah Irigasi (DI) di Kabupaten Luwu.
"Kami dapat DAK 22 miliar untuk pengaspalan di Larompong Selatan 2 ruas dan di Walenrang Timur satu ruas," katanya. Menurutnya, seluruh proyek pengaspalan ini telah dilakukan teken kontrak.
"In Shaa Allah, dalam waktu dekat sudah jalan. Paling lambat bulan Februari," ujarnya. Dijelaskan, DAK Rp22 miliar untuk tahun 2024 difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan yang mendukung peningkatan bidang perikanan.
"Tahun 2023 kita fokus pembangunan infrastruktur pendukung peningkatan bidang pertanian. Tahun ini, kita mendorong peningkatan sektor perikanan. Ini sinkron dengan program nasional dan sejalan dengan program kementerian pertanian dan Kementerian PUPR," jelasnya.
Disinggung pengaspalan jalan Kandoa-Balambang, Ikhsan Asaad, memberikan waktu bulan maret sudah bisa berjalan. "Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit Rp2,3 miliar poros Kandoa-Balambang juga masuk. Perencanaan bulan ini, berarti februari atau Maret sudah dikerja," terangnya.
Selanjutnya untuk DAK irigasi, akan dibangun DI di Desa Tanarigella Kecamatan Bua, DI Larompong dan DI Tomonto Kecamatan Walenrang Utara.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas PUTR Luwu, juga mengklarifikasi sejumlah proyek bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel di Kecamatan Bastem Utara. Dirinya mengakui, adanya perbaikan di sejumlah titik pekerjaan.
"Memang ada sedikit perbaikan dan itu sudah dikerja karena proyek ini masih tahap pemeliharaan. Kita sama pantau, jika ada kerusakan sampaikan ke kami untuk kita teruskan ke rekanannya," kuncinya.
Kepala Dinas PUTR Luwu, Ikhsan Asaad menyebutkan anggaran tersebut diprioritaskan pada 3 ruas pengaspalan jalan dan 3 Daerah Irigasi (DI) di Kabupaten Luwu.
"Kami dapat DAK 22 miliar untuk pengaspalan di Larompong Selatan 2 ruas dan di Walenrang Timur satu ruas," katanya. Menurutnya, seluruh proyek pengaspalan ini telah dilakukan teken kontrak.
"In Shaa Allah, dalam waktu dekat sudah jalan. Paling lambat bulan Februari," ujarnya. Dijelaskan, DAK Rp22 miliar untuk tahun 2024 difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan yang mendukung peningkatan bidang perikanan.
"Tahun 2023 kita fokus pembangunan infrastruktur pendukung peningkatan bidang pertanian. Tahun ini, kita mendorong peningkatan sektor perikanan. Ini sinkron dengan program nasional dan sejalan dengan program kementerian pertanian dan Kementerian PUPR," jelasnya.
Disinggung pengaspalan jalan Kandoa-Balambang, Ikhsan Asaad, memberikan waktu bulan maret sudah bisa berjalan. "Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit Rp2,3 miliar poros Kandoa-Balambang juga masuk. Perencanaan bulan ini, berarti februari atau Maret sudah dikerja," terangnya.
Selanjutnya untuk DAK irigasi, akan dibangun DI di Desa Tanarigella Kecamatan Bua, DI Larompong dan DI Tomonto Kecamatan Walenrang Utara.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas PUTR Luwu, juga mengklarifikasi sejumlah proyek bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel di Kecamatan Bastem Utara. Dirinya mengakui, adanya perbaikan di sejumlah titik pekerjaan.
"Memang ada sedikit perbaikan dan itu sudah dikerja karena proyek ini masih tahap pemeliharaan. Kita sama pantau, jika ada kerusakan sampaikan ke kami untuk kita teruskan ke rekanannya," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Ground Breaking Jalan Moncongloe Dimulai, Gubernur Janji Akhiri Macet dan Banjir
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai rekonstruksi Jalan Poros Moncongloe di Dusun Pamanjengan, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (23/7/2026).
Kamis, 23 Jul 2026 15:16
Sulsel
Pemkab Luwu - MDA Dukung FORDES MATAPPA Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat peran Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Selasa, 14 Jul 2026 08:20
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
Sulsel
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
Bupati Luwu Patahudding bersama Pokja Percepatan Investasi melakukan kunjungan kerja ke lokasi Awak Mas Project yang dikelola PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Kecamatan Latimojong.
Jum'at, 12 Jun 2026 19:19
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Luwu & MDA Cetak Tenaga Kerja Terampil Lewat Akademi MATAPPA
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa.
Rabu, 10 Jun 2026 06:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio