Update MYP Pemprov Sulsel: Jalan Aroepala Makassar Tuntas Dibeton
Kamis, 17 Sep 2026 17:01
Program peningkatan ruas Jalan Aroepala yang menghubungkan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Jalan strategis tersebut kini tuntas dibeton. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Program peningkatan ruas Jalan Aroepala yang menghubungkan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Jalan strategis tersebut kini tuntas dibeton melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).
Berdasarkan pantauan di lokasi, dua lajur Jalan Aroepala arah ke Kabupaten Gowa sudah sepenuhnya dapat diakses pengendara. Arus lalu lintas pun mulai lancar. Sementara untuk arah sebaliknya (ke Kota Makassar), baru satu lajur yang difungsikan.
"Sebagian lajur masih ditutup karena umur betonnya belum mencukupi. Pembukaan dilakukan secara bertahap mempertimbangkan kekuatan konstruksi. Jika sudah mencapai usia 29 hingga 35 hari, seluruhnya akan dibuka," jelas Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Andi Ihsan, Kamis (16/9).
Jalan Aroepala dibeton dengan total ketebalan 40 cm dengan rincian lean concrete (beton dasar) setebal 10 cm dan concrete pavement (beton utama) setebal 30 cm. Total panjang Jalan Aroepala yang ditangani sekitar 1,8 kilometer dan masuk dalam Paket 1 MYC Tahun Anggaran 2025–2027.
Andi Ihsan menjelaskan bahwa beton membutuhkan waktu minimal 28 hari untuk mencapai kekuatan standar agar mampu menahan beban kendaraan sesuai perencanaan teknis. Namun, untuk memberi faktor keamanan ekstra, masa pematangan dapat diperpanjang hingga sekitar 35 hari. Jika dipaksakan buka sebelum waktunya, risiko kerusakan struktur sangat besar.
Keputusan Pemprov Sulsel menerapkan konstruksi beton semen (rigid pavement) didasari oleh kondisi geografis kawasan tersebut yang kerap tergenang air saat hujan. Sebelumnya, lapisan aspal di ruas ini sudah berkali-kali diperbaiki tetapi selalu kembali rusak.
"Daerah lintasan Aroepala itu sering banjir. Kalau terus menggunakan aspal, biaya pemeliharaannya menjadi sangat tinggi. Padahal anggaran pembangunan berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, kami memilih rigid beton agar lebih awet dan penggunaan anggaran jangka panjang lebih efisien," tegas Andi Ihsan.
Selain badan jalan, pengerjaan proyek ini juga mencakup pembangunan bahu jalan serta trotoar dengan lebar berkisar antara 2,5 hingga 3,5 meter. Sementara sistem drainase dibangun menggunakan saluran berdiameter sekitar 1,2 meter yang disesuaikan dengan elevasi kawasan agar aliran air dapat mengarah langsung ke kanal utama.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta masyarakat bersabar karena pekerjaan pada ruas jalan tersebut masih berlangsung secara bertahap hingga seluruh segmen selesai dikerjakan.
"Kami memohon kesabaran masyarakat karena seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar kualitasnya tetap terjaga dan hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang," ucap And Sudirman Sulaiman.
Berdasarkan pantauan di lokasi, dua lajur Jalan Aroepala arah ke Kabupaten Gowa sudah sepenuhnya dapat diakses pengendara. Arus lalu lintas pun mulai lancar. Sementara untuk arah sebaliknya (ke Kota Makassar), baru satu lajur yang difungsikan.
"Sebagian lajur masih ditutup karena umur betonnya belum mencukupi. Pembukaan dilakukan secara bertahap mempertimbangkan kekuatan konstruksi. Jika sudah mencapai usia 29 hingga 35 hari, seluruhnya akan dibuka," jelas Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Andi Ihsan, Kamis (16/9).
Jalan Aroepala dibeton dengan total ketebalan 40 cm dengan rincian lean concrete (beton dasar) setebal 10 cm dan concrete pavement (beton utama) setebal 30 cm. Total panjang Jalan Aroepala yang ditangani sekitar 1,8 kilometer dan masuk dalam Paket 1 MYC Tahun Anggaran 2025–2027.
Andi Ihsan menjelaskan bahwa beton membutuhkan waktu minimal 28 hari untuk mencapai kekuatan standar agar mampu menahan beban kendaraan sesuai perencanaan teknis. Namun, untuk memberi faktor keamanan ekstra, masa pematangan dapat diperpanjang hingga sekitar 35 hari. Jika dipaksakan buka sebelum waktunya, risiko kerusakan struktur sangat besar.
Keputusan Pemprov Sulsel menerapkan konstruksi beton semen (rigid pavement) didasari oleh kondisi geografis kawasan tersebut yang kerap tergenang air saat hujan. Sebelumnya, lapisan aspal di ruas ini sudah berkali-kali diperbaiki tetapi selalu kembali rusak.
"Daerah lintasan Aroepala itu sering banjir. Kalau terus menggunakan aspal, biaya pemeliharaannya menjadi sangat tinggi. Padahal anggaran pembangunan berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, kami memilih rigid beton agar lebih awet dan penggunaan anggaran jangka panjang lebih efisien," tegas Andi Ihsan.
Selain badan jalan, pengerjaan proyek ini juga mencakup pembangunan bahu jalan serta trotoar dengan lebar berkisar antara 2,5 hingga 3,5 meter. Sementara sistem drainase dibangun menggunakan saluran berdiameter sekitar 1,2 meter yang disesuaikan dengan elevasi kawasan agar aliran air dapat mengarah langsung ke kanal utama.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meminta masyarakat bersabar karena pekerjaan pada ruas jalan tersebut masih berlangsung secara bertahap hingga seluruh segmen selesai dikerjakan.
"Kami memohon kesabaran masyarakat karena seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar kualitasnya tetap terjaga dan hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang," ucap And Sudirman Sulaiman.
(GUS)
Berita Terkait
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
News
Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Apresiasi tersebut disampaikan saat Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 18:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub