Polres Luwu Timur Selidiki Proyek Tanggul Roboh Sungai Kalaena
Selasa, 16 Apr 2024 23:07
Unit Tipikor, Satreskrim Polres Luwu Timur, Aipda Usmanto saat mengecek proyek tanggul beton Sungai Kalaena. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Polres Luwu Timur memulai penyelidikan terkait proyek tanggul beton Sungai Kalaena yang terletak di Kecamatan Kalaena.
Proyek ini menghabiskan dana sekitar Rp14,8 miliar dan didanai oleh Kementerian PUPR, yang dilkerjakan oleh PT Das Kontruksi Nusantara (PT DKN).
Humas Polres Luwu Timur, Bripka Taufik menyatakan bahwa proyek tanggul sungai Kalaena yang roboh telah masuk tahap penyelidikan oleh Unit Tipikor, Satreskrim Polres Luwu Timur.
“Polisi sudah melakukan penyelidikan, dan sudah turun ke lokasi pada Minggu, 14 April 2024. Penyelidikan ini dipimpin oleh Kanit Tipikor Satreskrim Polres Luwu Timur, Ipda Sudarmin,” kata Bripka Taufik.
Saat ini, kata dia, Unit Tipikor sedang mengirim surat pemanggilan kepada pihak rekanan dan dinas terkait. "Sudah diundang dan diminta untuk memberikan klarifikasi," ungkapnya.
Diketahui bahwa proyek tanggul SSungai Kalaena selesai dikerjakan pada tahun 2023 lalu. Namun, proyek tersebut roboh ketika terjadi hujan deras di wilayah tersebut.
Proyek ini menghabiskan dana sekitar Rp14,8 miliar dan didanai oleh Kementerian PUPR, yang dilkerjakan oleh PT Das Kontruksi Nusantara (PT DKN).
Humas Polres Luwu Timur, Bripka Taufik menyatakan bahwa proyek tanggul sungai Kalaena yang roboh telah masuk tahap penyelidikan oleh Unit Tipikor, Satreskrim Polres Luwu Timur.
“Polisi sudah melakukan penyelidikan, dan sudah turun ke lokasi pada Minggu, 14 April 2024. Penyelidikan ini dipimpin oleh Kanit Tipikor Satreskrim Polres Luwu Timur, Ipda Sudarmin,” kata Bripka Taufik.
Saat ini, kata dia, Unit Tipikor sedang mengirim surat pemanggilan kepada pihak rekanan dan dinas terkait. "Sudah diundang dan diminta untuk memberikan klarifikasi," ungkapnya.
Diketahui bahwa proyek tanggul SSungai Kalaena selesai dikerjakan pada tahun 2023 lalu. Namun, proyek tersebut roboh ketika terjadi hujan deras di wilayah tersebut.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Amankan Arus Mudik 1447 H, Polres Luwu Timur Sebar Lima Posko Strategis Operasi Ketupat 2026
Menjelang momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Luwu Timur mulai tancap gas menyiapkan skema pengamanan jalur mudik.
Senin, 09 Mar 2026 22:05
Sulsel
Polres Luwu Timur Sebar Lima Posko Strategis Operasi Ketupat 2026
Menjelang momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur mulai tancap gas menyiapkan skema pengamanan jalur mudik.
Senin, 09 Mar 2026 15:02
Sulsel
HPN ke-80, Polres Lutim Perkuat Sinergi, Sebut Media Pilar Penting Kamtibmas
Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto didampingi jajarannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para jurnalis yang selama ini menjadi jembatan informasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat.
Selasa, 10 Feb 2026 18:55
Sulsel
Kebakaran di Sorowako Hanguskan 3 Rumah, Seorang Lansia Tak Tertolong
Kabar duka menyelimuti warga Jalan Wekasa, Desa Nikkel, Kecamatan Nuha, Luwu Timur. Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah warga, Senin malam (02/02/26).
Selasa, 03 Feb 2026 09:52
Sulsel
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
Polres Luwu Timur telah memetakan tiga titik vital yang menjadi fokus pengamanan ketat, yakni SPBU Mangkutana, SPBU Wotu, dan SPBU Malili.
Selasa, 27 Jan 2026 17:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UNM dan Farida Effect
2
Penguatan Spiritual pada Zikir Akhir Bulan di FKG UMI
3
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Ditangkap Polisi
4
Jamin Keamanan Pangan, BSN Dorong Penerapan Standar Sektor Perikanan
5
Hadapi El Nino, Kementan Percepat Transformasi Pertanian Lahan Kering di Enrekang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UNM dan Farida Effect
2
Penguatan Spiritual pada Zikir Akhir Bulan di FKG UMI
3
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan di Jeneponto Ditangkap Polisi
4
Jamin Keamanan Pangan, BSN Dorong Penerapan Standar Sektor Perikanan
5
Hadapi El Nino, Kementan Percepat Transformasi Pertanian Lahan Kering di Enrekang