Hujan Deras dan Drainase Buruk Akibatkan Banjir di Kota Makassar
Muchtamir Zaide
Senin, 10 Apr 2023 20:41
Makassar - Sejumlah kendaraan menerobos banjir di Jalan AP Pettarani, Makassar, (10/04/2023). Hujan deras selama beberapa jam dan buruknya saluran drainase mengakibatkan jalanan banjir di sejumlah titik jalan utama kota Makassar. (Foto: Sindo Makassar/Maman Sukirman)
(MAS)
Foto Terkait
Banjir Rendam Makassar, Tim SAR Evakuasi Warga
Tim SAR dari Mapala STIBA Makassar turut serta dalam upaya penyelamatan warga yang terdampak banjir di Jalan Nipa-nipa, Kecamatan Manggala, Makassar.
Rabu, 12 Feb 2025 17:58
Mensos Kunjungi Korban Banjir di Perumnas Antang
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menggunakan perahu karet bersama rombongan mengunjungi bencana banjir di Blok 8 Perumnas Antang, Makassar.
Rabu, 25 Des 2024 18:54
Jalan Nipa-Nipa Makassar Masih Lumpuh
Banjir menggenangi Jalan Nipa-Nipa, Makassar, Senin (23/12/2024).
Senin, 23 Des 2024 20:57
Warga Evakuasi Sepeda Motor ke Tempat Aman
Warga mengevakuasi kendaraan menggunakan rakit di Blok 10 Perumnas Antang, Makassar.
Senin, 23 Des 2024 20:39
Anak-Anak Manfaatkan Banjir untuk Bermain
Sejumlah anak-anak di beberapa kawasan yang terdampak banjir terlihat memanfaatkan genangan air untuk bermain.
Minggu, 22 Des 2024 20:47
Foto Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
OJK Akselerasi Inovasi Keuangan Digital Lewat Digination Day 2026
4
DPRD Sepakat Pemprov Sulsel Lanjutkan Program MYP Tahap II
5
UMI Bawa Layanan Kesehatan ke Pengungsian Penyintas Gempa NTT
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
OJK Akselerasi Inovasi Keuangan Digital Lewat Digination Day 2026
4
DPRD Sepakat Pemprov Sulsel Lanjutkan Program MYP Tahap II
5
UMI Bawa Layanan Kesehatan ke Pengungsian Penyintas Gempa NTT