Indibiz Telkom Perkenalkan Solusi AI untuk Dukung Transformasi Digital SME
Jum'at, 28 Feb 2025 16:25
Teknologi AI menawarkan peluang besar bagi perusahaan besar dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melakukan lompatan bisnis atau leapfrog. Foto/Dok Telkom
JAKARTA - Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Ririek Adriansyah, menyatakan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) menawarkan peluang besar bagi perusahaan besar dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melakukan lompatan bisnis atau leapfrog.
"Sebagai contoh, UMKM di daerah terpencil seperti Kalimantan yang ingin menjangkau pasar Jakarta tidak perlu merekrut manajer produk secara fisik. Dengan AI, mereka bisa mengakses teknologi yang membantu memenuhi kebutuhan bisnis mereka tanpa hambatan geografis," kata Ririek pada acara Indonesia Data dan Economic Conference (IDE 2025) yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Ririek, pemanfaatan AI saat ini belum optimal karena banyak organisasi yang belum siap untuk mengimplementasikannya. Salah satu kendala utama adalah kurangnya kesiapan sumber daya manusia (SDM), di mana permintaan terhadap tenaga ahli AI lebih tinggi daripada ketersediaannya.
Untuk mengatasi tantangan ini, Telkom melalui ekosistem solusi digital Indibiz tengah mengembangkan platform berbasis AI yang memungkinkan pelaku usaha, khususnya small and medium enterprises (SME), untuk mentransformasi bisnis mereka. Beberapa fitur yang dikembangkan antara lain AI Chatbot untuk Customer Management System (CRM), Chatbot Apps for Customer Service, AI Document Processing untuk Big Data Analytics dan Inventory Management System, serta AI untuk proses rekrutmen.
Ririek juga menekankan bahwa optimalisasi AI, bersama dengan pengembangan infrastruktur teknologi informasi, berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%, sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Menanggapi tantangan ini, Telkom melalui Indibiz berupaya membuka akses penggunaan AI yang luas bagi segmen SME. Didukung oleh teknologi AI dari TelkomGroup, Indibiz siap memasarkan produk digital berbasis AI untuk membantu segmen SME mengoptimalkan penggunaan teknologi ini.
"Di tahap awal, kami sudah memetakan bahwa AI akan diimplementasikan pada pelanggan segmen menengah untuk merasakan langsung produk terbaru ini. Penggunaan produk AI juga akan meningkat dalam waktu dekat, bahkan hingga segmen usaha kecil," kata OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, Reni Yustiani.
Beberapa pelanggan di segmen menengah telah merasakan manfaat solusi digital berbasis AI dari Telkom melalui Indibiz. Implementasi ini akan terus dikembangkan agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di segmen menengah dan kecil ke depannya.
Dengan berbagai pilihan paket yang terjangkau, produk AI ini sangat tepat untuk membantu proses bisnis pelaku usaha, khususnya di segmen SME di berbagai daerah di Indonesia.
"Sebagai contoh, UMKM di daerah terpencil seperti Kalimantan yang ingin menjangkau pasar Jakarta tidak perlu merekrut manajer produk secara fisik. Dengan AI, mereka bisa mengakses teknologi yang membantu memenuhi kebutuhan bisnis mereka tanpa hambatan geografis," kata Ririek pada acara Indonesia Data dan Economic Conference (IDE 2025) yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Ririek, pemanfaatan AI saat ini belum optimal karena banyak organisasi yang belum siap untuk mengimplementasikannya. Salah satu kendala utama adalah kurangnya kesiapan sumber daya manusia (SDM), di mana permintaan terhadap tenaga ahli AI lebih tinggi daripada ketersediaannya.
Untuk mengatasi tantangan ini, Telkom melalui ekosistem solusi digital Indibiz tengah mengembangkan platform berbasis AI yang memungkinkan pelaku usaha, khususnya small and medium enterprises (SME), untuk mentransformasi bisnis mereka. Beberapa fitur yang dikembangkan antara lain AI Chatbot untuk Customer Management System (CRM), Chatbot Apps for Customer Service, AI Document Processing untuk Big Data Analytics dan Inventory Management System, serta AI untuk proses rekrutmen.
Ririek juga menekankan bahwa optimalisasi AI, bersama dengan pengembangan infrastruktur teknologi informasi, berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%, sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Menanggapi tantangan ini, Telkom melalui Indibiz berupaya membuka akses penggunaan AI yang luas bagi segmen SME. Didukung oleh teknologi AI dari TelkomGroup, Indibiz siap memasarkan produk digital berbasis AI untuk membantu segmen SME mengoptimalkan penggunaan teknologi ini.
"Di tahap awal, kami sudah memetakan bahwa AI akan diimplementasikan pada pelanggan segmen menengah untuk merasakan langsung produk terbaru ini. Penggunaan produk AI juga akan meningkat dalam waktu dekat, bahkan hingga segmen usaha kecil," kata OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, Reni Yustiani.
Beberapa pelanggan di segmen menengah telah merasakan manfaat solusi digital berbasis AI dari Telkom melalui Indibiz. Implementasi ini akan terus dikembangkan agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di segmen menengah dan kecil ke depannya.
Dengan berbagai pilihan paket yang terjangkau, produk AI ini sangat tepat untuk membantu proses bisnis pelaku usaha, khususnya di segmen SME di berbagai daerah di Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas dengan Gade Preneur UMKM 2026
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menggelar kegiatan Gade Preneur UMKM pada Senin, (18/05/2026) bertempat di Hotel Hyatt Makassar.
Kamis, 21 Mei 2026 12:18
Ekbis
Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Digital
Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Dari angka tersebut, perseroan mencatat net income Rp17,8 triliun.
Selasa, 12 Mei 2026 12:01
News
Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan.
Senin, 11 Mei 2026 17:12
News
TelkomGroup Buka Koridor Digital Baru Indonesia–Papua Nugini Lewat Kabel Laut Pukpuk
Peresmian proyek kabel laut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:53
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Kalla Institute Gandeng PT Tatanara
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selasa, 05 Mei 2026 13:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa KPI FAI UMI Didorong Perkuat Keterampilan Dakwah dan Literasi Media
2
Di Balik Kemudahan AI, Ada Krisis Daya Kritis
3
Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks
4
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Usulan Hak Angket DPRD Gowa Belum Penuhi Unsur Yuridis
5
Rayakan HUT, Bukit Baruga Hadirkan Yoga dan Matcha Session Penuh Harmoni