Cahaya Bone Tambah Armada Baru, Perkuat Layanan Transportasi di Sulsel
Kamis, 08 Mei 2025 14:38
Armada baru Cahaya Bone tahun ini yang akan dioperasikan ke rute-rute strategis dengan volume penumpang yang tinggi. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Menanggapi peningkatan kebutuhan transportasi, Cahaya Bone memperkuat layanannya dengan menambah enam unit armada baru yang akan segera beroperasi di rute-rute utama Sulawesi Selatan (Sulsel). Serah terima armada ini telah dilakukan beberapa waktu lalu.
Penambahan tersebut mencakup dua unit big bus berkapasitas 30 kursi, dua unit mini bus Toyota Hiace Commuter, dan dua unit Hiace Premio. Armada ini disiapkan untuk menjawab tingginya permintaan perjalanan, khususnya menjelang musim liburan.
Dengan penambahan ini, total armada aktif Cahaya Bone kini mencapai 50 unit, terdiri atas 13 big bus (40 kursi), 4 medium bus (30 kursi), dan 33 unit Hiace (14 kursi).
Kepala Cabang Cahaya Bone, Ahnan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Penambahan armada ini adalah salah satu wujud nyata komitmen kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta menjaga kepercayaan pelanggan setia yang selama ini menggunakan jasa Cahaya Bone,” ujar Ahnan saat peresmian.
Armada baru ini akan melayani rute-rute strategis dengan volume penumpang tinggi, seperti Watampone, Bulukumba, Pinrang, dan Sengkang. Layanan ini mencakup perjalanan antarkota dan pariwisata menjelang musim liburan.
Senada dengan itu, Muhammad Pahreva Haryansyah, Business Development General Manager Kalla Transport & Logistics, mengungkapkan bahwa penambahan armada dipicu oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi yang andal dan berkualitas.
“Kami melihat tren positif dalam permintaan pasar, terutama untuk perjalanan antarkota, wisata, dan layanan korporasi. Dengan armada baru ini, kami yakin dapat memenuhi ekspektasi pelanggan serta memperluas cakupan layanan kami di Sulawesi Selatan dan sekitarnya,” ujar Pahreva.
Dengan armada tambahan ini, diharapkan kenyamanan dan kelancaran layanan transportasi di Sulawesi Selatan semakin meningkat, seiring pertumbuhan kawasan tersebut.
Penambahan tersebut mencakup dua unit big bus berkapasitas 30 kursi, dua unit mini bus Toyota Hiace Commuter, dan dua unit Hiace Premio. Armada ini disiapkan untuk menjawab tingginya permintaan perjalanan, khususnya menjelang musim liburan.
Dengan penambahan ini, total armada aktif Cahaya Bone kini mencapai 50 unit, terdiri atas 13 big bus (40 kursi), 4 medium bus (30 kursi), dan 33 unit Hiace (14 kursi).
Kepala Cabang Cahaya Bone, Ahnan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Penambahan armada ini adalah salah satu wujud nyata komitmen kami dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta menjaga kepercayaan pelanggan setia yang selama ini menggunakan jasa Cahaya Bone,” ujar Ahnan saat peresmian.
Armada baru ini akan melayani rute-rute strategis dengan volume penumpang tinggi, seperti Watampone, Bulukumba, Pinrang, dan Sengkang. Layanan ini mencakup perjalanan antarkota dan pariwisata menjelang musim liburan.
Senada dengan itu, Muhammad Pahreva Haryansyah, Business Development General Manager Kalla Transport & Logistics, mengungkapkan bahwa penambahan armada dipicu oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi yang andal dan berkualitas.
“Kami melihat tren positif dalam permintaan pasar, terutama untuk perjalanan antarkota, wisata, dan layanan korporasi. Dengan armada baru ini, kami yakin dapat memenuhi ekspektasi pelanggan serta memperluas cakupan layanan kami di Sulawesi Selatan dan sekitarnya,” ujar Pahreva.
Dengan armada tambahan ini, diharapkan kenyamanan dan kelancaran layanan transportasi di Sulawesi Selatan semakin meningkat, seiring pertumbuhan kawasan tersebut.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
Di titik itulah perjalanan Hino di Indonesia menemukan makna yang lebih luas. Selama 43 tahun, Hino tidak hanya menghadirkan kendaraan niaga untuk mengangkut barang dan manusia
Sabtu, 08 Agu 2026 13:17
News
Guru, IRT hingga Karyawan Kompak Andalkan Bajaj untuk Aktivitas Sehari-hari
Bagi sebagian masyarakat, memilih moda transportasi tidak hanya mempertimbangkan biaya, tetapi juga kenyamanan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selasa, 14 Jul 2026 17:07
Ekbis
Bajaj RE Ekspansi ke Gowa - Takalar, Dorong Mobilitas dan Ekonomi Lokal
Ekspansi ini diwujudkan melalui pembukaan layanan sekaligus mitra dealer baru di Kota Gowa, serta perluasan jangkauan operasional hingga Maros, Takalar, dan kawasan Malino.
Selasa, 16 Des 2025 15:56
News
Menhub Beri Atensi Penuh Moda Transportasi Laut Jelang Nataru
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, memberikan atensi penuh untuk moda transportasi laut jelang pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Senin, 08 Des 2025 10:02
Sports
Kolaborasi PSM Makassar–Cahaya Bone Hadirkan Paket Nonton Plus Transportasi
Cahaya Bone bersama klub sepak bola PSM Makassar berkolaborasi lewat penandatangan MoU. Kegiatan digelar di Seroeni Sunset Quary, CPI Sunset, Blok B Nomor 15, Kota Makassar, Selasa (2/12/2025).
Selasa, 02 Des 2025 21:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua