SPJM Support UMKM 2025 Tetapkan 3 UMKM Binaan Terbaik, Ini Daftarnya
Kamis, 12 Jun 2025 10:10
Para UMKM mitra binaan terpilih berfoto bersama dalam kegiatan SPJM Support UMKM 2025 di Kantor Pelindo Regional lantai 7 pada Rabu (11/6/2025). Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), kembali melaksanakan program pembinaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program SPJM Support UMKM 2025. Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Program ini diawali dengan tiga tahapan seleksi: pendaftaran, seleksi 50 besar, dan seleksi 30 besar. Bersama BSI UMKM Center Makassar, SPJM menyelenggarakan kegiatan onboarding sebagai tahap pembekalan akhir sebelum peserta melaju ke seleksi 10 besar.
Kegiatan onboarding dan presentasi berlangsung pada 11 Juni 2025 di Kantor SPJM Makassar. Setelah pembekalan bagi 30 peserta, dilanjutkan dengan seleksi dan presentasi 10 besar, yang kemudian ditutup dengan sesi awarding kepada tiga UMKM terbaik yang terpilih sebagai mitra binaan SPJM.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menyampaikan acara ini tentunya menjadi wujud nyata dukungan dan kontribusi perusahaan untuk ekonomi Indonesia, khususnya kepada pelaku UMKM.
"Kami juga menghadirkan narasumber salah satu pelaku UMKM yang telah sukses berbisnis untuk membagikan kisah sukses dan strategi-strategi yang dilakukan sebagai inspirasi bagi para peserta pembekalan. Kami harap dengan semakin bertumbuhnya kegiatan UMKM, roda perekonomian juga semakin meningkat sehingga pemberdayaan masyarakat dan juga penciptaan lapangan pekerjaan juga semakin bertambah,” ujar Patrick.
Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi seluruh UMKM yang hadir, khususnya dalam meningkatkan daya saing, kreativitas, dan inovasi mereka dalam menghadapi tantangan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Turut hadir dalam acara ini Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya. Ia mengapresiasi inisiatif SPJM dan BSI dalam mendorong perkembangan UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Sebagai salah satu pelaku UMKM, saya sangat bersyukur SPJM dan BSI memberikan bantuan dan inshaAllah dengan bantuan dan mentoring dari SPJM semoga kami bisa lebih berkembang dan melebarkan sayap lebih luas lagi,” ujar Nia Kartika Putri dari UMKM Jipang’Ta.
Adapun daftar tiga UMKM terpilih sebagai mitra binaan SPJM tahun ini adalah Jipang’Ta, Bakpia Malino, dan Assyifa Bakery. Selain itu, SPJM juga memberikan penghargaan kepada UMKM Queenkee atas inisiatif sustainability-nya dengan menghasilkan produk dari daur ulang kain perca.
“Para mitra binaan yang terpilih hari ini, tidak hanya menerima bantuan untuk menunjang produktivitas usaha mereka. Kami akan terus melaksanakan pembinaan, pendampingan, dan pelatihan agar UMKM terus bertumbuh, berdaya saing, dan sustainable,” pungkas Patrick.
Program ini diawali dengan tiga tahapan seleksi: pendaftaran, seleksi 50 besar, dan seleksi 30 besar. Bersama BSI UMKM Center Makassar, SPJM menyelenggarakan kegiatan onboarding sebagai tahap pembekalan akhir sebelum peserta melaju ke seleksi 10 besar.
Kegiatan onboarding dan presentasi berlangsung pada 11 Juni 2025 di Kantor SPJM Makassar. Setelah pembekalan bagi 30 peserta, dilanjutkan dengan seleksi dan presentasi 10 besar, yang kemudian ditutup dengan sesi awarding kepada tiga UMKM terbaik yang terpilih sebagai mitra binaan SPJM.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menyampaikan acara ini tentunya menjadi wujud nyata dukungan dan kontribusi perusahaan untuk ekonomi Indonesia, khususnya kepada pelaku UMKM.
"Kami juga menghadirkan narasumber salah satu pelaku UMKM yang telah sukses berbisnis untuk membagikan kisah sukses dan strategi-strategi yang dilakukan sebagai inspirasi bagi para peserta pembekalan. Kami harap dengan semakin bertumbuhnya kegiatan UMKM, roda perekonomian juga semakin meningkat sehingga pemberdayaan masyarakat dan juga penciptaan lapangan pekerjaan juga semakin bertambah,” ujar Patrick.
Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi seluruh UMKM yang hadir, khususnya dalam meningkatkan daya saing, kreativitas, dan inovasi mereka dalam menghadapi tantangan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Turut hadir dalam acara ini Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya. Ia mengapresiasi inisiatif SPJM dan BSI dalam mendorong perkembangan UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
“Sebagai salah satu pelaku UMKM, saya sangat bersyukur SPJM dan BSI memberikan bantuan dan inshaAllah dengan bantuan dan mentoring dari SPJM semoga kami bisa lebih berkembang dan melebarkan sayap lebih luas lagi,” ujar Nia Kartika Putri dari UMKM Jipang’Ta.
Adapun daftar tiga UMKM terpilih sebagai mitra binaan SPJM tahun ini adalah Jipang’Ta, Bakpia Malino, dan Assyifa Bakery. Selain itu, SPJM juga memberikan penghargaan kepada UMKM Queenkee atas inisiatif sustainability-nya dengan menghasilkan produk dari daur ulang kain perca.
“Para mitra binaan yang terpilih hari ini, tidak hanya menerima bantuan untuk menunjang produktivitas usaha mereka. Kami akan terus melaksanakan pembinaan, pendampingan, dan pelatihan agar UMKM terus bertumbuh, berdaya saing, dan sustainable,” pungkas Patrick.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat UMK Academy 2026
Upaya mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar dan tren bisnis berkelanjutan terus diperkuat oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui penyelenggaraan UMK Academy 2026.
Jum'at, 17 Apr 2026 15:50
Sulsel
Dorong UMKM Sidrap Naik Kelas Melalui Perseroan Perorangan
Kanwil Kemenkum Sulsel UMKM di Kabupaten Sidrap agar mampu berdaya saing. Melalui Perseroan perorangan, UMKM di Sidrap akan memiliki legalitas usaha, meningkatkan kredibilitas dan akses yang mudah terhadap permodalan.
Kamis, 16 Apr 2026 18:58
News
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
Perputaran uang selama perhelatan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros, yang berlangsung pada 12–18 April 2026, ditargetkan mencapai Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.
Senin, 13 Apr 2026 07:41
Sulsel
Ratusan UMKM Meriahkan MTQ Sulsel di Maros, Pengunjung Membludak
Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meramaikan pameran dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros.
Minggu, 12 Apr 2026 19:02
Ekbis
Muslim LifeFair Makassar 2026 Dorong UMKM Halal Naik Kelas
Untuk pertama kalinya, Muslim LifeFair (MUFAIR) Makassar 2026 akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di SMMCC (Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre).
Jum'at, 10 Apr 2026 18:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
4
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia
5
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
4
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia
5
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon