Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
Petugas PLN melayani salah seorang pengguna mobil listrik di SPKLU Parepare. Foto/Tri Yari Kurniawan
PAREPARE - Ekosistem kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Sulawesi Selatan terus bertumbuh. Di wilayah kerja UP3 Parepare, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Di kantor PLN UP3 Parepare yang berada di Jalan Veteran, tersedia dua unit pengisian, termasuk ultra fast charging berkapasitas 180 kW yang menjadi andalan. Dengan teknologi ini, pengisian daya sekitar 20 kWh atau sepertiga baterai mobil listrik dapat dilakukan hanya dalam waktu 8 menit.
“Kalau sekarang sudah ada fast charging dan ultra fast charging. Yang 180 kW ini bisa sangat cepat, jadi tidak menyita waktu pengguna,” ujar Arif Indra Wibowo, Team Leader Sales Retail PLN UP3 Parepare.
Tak hanya soal kecepatan, PLN juga mengedepankan kenyamanan pengguna. Di lokasi ini tersedia SPKLU Lounge yang dirancang sebagai ruang tunggu lengkap, mulai dari area istirahat, televisi, kopi, hingga kursi pijat yang dapat digunakan pengunjung selama proses pengisian daya berlangsung.
Tidak hanya SPKLU Lounge, terbaru PLN menghadirkan kafe Seed Coffee Indonesia. Mereka merangkul UMKM lokal yang menawarkan makanan ringan dan minuman. Sementara itu, di titik kemitraan lain seperti Kafe Lagota, pengguna dapat mengisi daya sambil bersantai atau makan bersama keluarga.
Kehadiran SPKLU Lounge, kafe Seed Coffee Indonesia dan kemitraan bersama Kafe Lagota menjadi bagian dari pendekatan ekosistem yang mengintegrasikan mobilitas, kuliner, dan ruang istirahat dalam satu titik layanan.
Menurut Arif, konsep ini sengaja dibangun agar pengalaman pengguna kendaraan listrik tidak hanya efisien, tetapi juga nyaman. “Kami tidak hanya menyediakan charging, tapi juga memastikan experience pengguna itu baik. Karena itu ada lounge, ada kafe, bahkan fasilitas tambahan seperti kursi pijat,” katanya.
Dari sisi pertumbuhan, penggunaan SPKLU di wilayah UP3 Parepare menunjukkan tren yang terus meningkat. Tercatat pada kuartal pertama 2026, jumlah transaksi telah mencapai sekitar 3.000 kali, naik signifikan dibanding 2025 yang berada di kisaran 1.500 transaksi. Lonjakan ini mencerminkan peningkatan adopsi kendaraan listrik di masyarakat.
Ekosistem ini juga diperkuat dengan jaringan SPKLU di sejumlah wilayah sekitar seperti Barru, Sidrap, hingga Soppeng, yang sebagian besar beroperasi 24 jam.
Seorang pengguna mobil listrik, Rudiansyah, mengaku merasakan langsung manfaat efisiensi dan kenyamanan tersebut. Ia menyebut biaya perjalanan Makassar–Parepare jauh lebih hemat dibanding kendaraan konvensional, bahkan bisa turun hingga sekitar 50 persen.
“Kalau full, bisa sampai 400–500 kilometer. Isi Rp50 ribu itu sekitar 10–15 menit saja dengan fast charging. Jadi tidak terlalu menyita waktu,” ujarnya.
Selain hemat biaya, ia menilai infrastruktur SPKLU yang tersedia di sepanjang rute membuat perjalanan terasa aman tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Ke depan, PLN UP3 Parepare menargetkan penambahan sekitar 4 hingga 5 titik SPKLU baru, sehingga total fasilitas di wilayah kerja ini dapat mencapai sekitar 10 titik pada 2026. Ekspansi ini diarahkan ke wilayah dengan mobilitas tinggi seperti jalur pemudik dan kawasan strategis antar-kabupaten.
Dengan kombinasi kecepatan pengisian, jaringan yang terus berkembang, dan kenyamanan fasilitas seperti lounge dan kafe, Parepare mulai memposisikan diri bukan hanya sebagai jalur lintasan kendaraan listrik, tetapi juga sebagai salah satu model ekosistem EV yang ramah pengguna di Indonesia Timur.
Di kantor PLN UP3 Parepare yang berada di Jalan Veteran, tersedia dua unit pengisian, termasuk ultra fast charging berkapasitas 180 kW yang menjadi andalan. Dengan teknologi ini, pengisian daya sekitar 20 kWh atau sepertiga baterai mobil listrik dapat dilakukan hanya dalam waktu 8 menit.
“Kalau sekarang sudah ada fast charging dan ultra fast charging. Yang 180 kW ini bisa sangat cepat, jadi tidak menyita waktu pengguna,” ujar Arif Indra Wibowo, Team Leader Sales Retail PLN UP3 Parepare.
Tak hanya soal kecepatan, PLN juga mengedepankan kenyamanan pengguna. Di lokasi ini tersedia SPKLU Lounge yang dirancang sebagai ruang tunggu lengkap, mulai dari area istirahat, televisi, kopi, hingga kursi pijat yang dapat digunakan pengunjung selama proses pengisian daya berlangsung.
Tidak hanya SPKLU Lounge, terbaru PLN menghadirkan kafe Seed Coffee Indonesia. Mereka merangkul UMKM lokal yang menawarkan makanan ringan dan minuman. Sementara itu, di titik kemitraan lain seperti Kafe Lagota, pengguna dapat mengisi daya sambil bersantai atau makan bersama keluarga.
Kehadiran SPKLU Lounge, kafe Seed Coffee Indonesia dan kemitraan bersama Kafe Lagota menjadi bagian dari pendekatan ekosistem yang mengintegrasikan mobilitas, kuliner, dan ruang istirahat dalam satu titik layanan.
Menurut Arif, konsep ini sengaja dibangun agar pengalaman pengguna kendaraan listrik tidak hanya efisien, tetapi juga nyaman. “Kami tidak hanya menyediakan charging, tapi juga memastikan experience pengguna itu baik. Karena itu ada lounge, ada kafe, bahkan fasilitas tambahan seperti kursi pijat,” katanya.
Dari sisi pertumbuhan, penggunaan SPKLU di wilayah UP3 Parepare menunjukkan tren yang terus meningkat. Tercatat pada kuartal pertama 2026, jumlah transaksi telah mencapai sekitar 3.000 kali, naik signifikan dibanding 2025 yang berada di kisaran 1.500 transaksi. Lonjakan ini mencerminkan peningkatan adopsi kendaraan listrik di masyarakat.
Ekosistem ini juga diperkuat dengan jaringan SPKLU di sejumlah wilayah sekitar seperti Barru, Sidrap, hingga Soppeng, yang sebagian besar beroperasi 24 jam.
Seorang pengguna mobil listrik, Rudiansyah, mengaku merasakan langsung manfaat efisiensi dan kenyamanan tersebut. Ia menyebut biaya perjalanan Makassar–Parepare jauh lebih hemat dibanding kendaraan konvensional, bahkan bisa turun hingga sekitar 50 persen.
“Kalau full, bisa sampai 400–500 kilometer. Isi Rp50 ribu itu sekitar 10–15 menit saja dengan fast charging. Jadi tidak terlalu menyita waktu,” ujarnya.
Selain hemat biaya, ia menilai infrastruktur SPKLU yang tersedia di sepanjang rute membuat perjalanan terasa aman tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Ke depan, PLN UP3 Parepare menargetkan penambahan sekitar 4 hingga 5 titik SPKLU baru, sehingga total fasilitas di wilayah kerja ini dapat mencapai sekitar 10 titik pada 2026. Ekspansi ini diarahkan ke wilayah dengan mobilitas tinggi seperti jalur pemudik dan kawasan strategis antar-kabupaten.
Dengan kombinasi kecepatan pengisian, jaringan yang terus berkembang, dan kenyamanan fasilitas seperti lounge dan kafe, Parepare mulai memposisikan diri bukan hanya sebagai jalur lintasan kendaraan listrik, tetapi juga sebagai salah satu model ekosistem EV yang ramah pengguna di Indonesia Timur.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ikhtiar Hadapi Cuaca Lewat Salat Istisqa
PLN UID Sulselrabar menggelar Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
Kamis, 10 Sep 2026 19:08
News
YBM PLN Sulselrabar Perluas Manfaat Zakat Lewat Program Sosial di Sejumlah Daerah
Kepedulian YBM PLN di wilayah kerja UID Sulselrabar terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rabu, 09 Sep 2026 14:23
News
PLN UID Sulselrabar Pantau Sistem Kelistrikan 24 Jam, Pastikan Pembangkit Optimal
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memperkuat pemantauan sistem kelistrikan selama 24 jam.
Selasa, 08 Sep 2026 15:56
News
PLN Terus Optimalkan Pasokan Listrik dan Percepat Pemulihan Sistem Sulbagsel
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan daya mampu pasok dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Senin, 07 Sep 2026 22:12
News
PLTU Jeneponto Kembali Beroperasi, PLN Percepat Pemulihan Listrik Sistem Sulbagsel
PLN terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dengan mengoptimalkan seluruh sumber pasokan yang tersedia.
Senin, 07 Sep 2026 18:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
5
Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
Perkuat Akses Pendanaan Riset BRIN, Riset Jangan Hanya Selesai Diteliti Harus Dimanfaatkan
4
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
5
Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital