Kolaborasi Lintas Sektor Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Bantaeng
Minggu, 26 Jul 2026 08:23
Suasana peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Bantaeng. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui berbagai kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Mengusung tema "Sayangi, Lindungi, Bangun Masa Depan", kegiatan dipusatkan di Tribun Pantai Seruni, Sabtu (25/7/2026).
Peringatan HAN 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, yang juga merupakan Bunda Forum Anak Butta Toa. Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Children Car Free Day dan Market Day.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan peserta. Senam dipandu oleh Duta Anak Kabupaten Bantaeng 2026, sementara Bupati bersama Ketua TP PKK turut berbaur dengan anak-anak sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aktif, dan ceria.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, perlindungan, serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
"Peringatan Hari Anak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak Bantaeng. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa," ujarnya.
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini melibatkan lebih banyak pihak melalui kolaborasi lintas sektor. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, lembaga perlindungan anak, hingga kalangan akademisi dalam satu gerakan bersama untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Penyelenggaraan kegiatan dipimpin oleh Andi Muhammad Fuad Langgara sebagai Steering Committee (SC) dari Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit, bersama Nurima Aprilia Putri sebagai Co-Committee dari Forum Anak Butta Toa (FABT).
Tim pengarah kegiatan terdiri atas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), serta mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 116 dengan dukungan Balai Besar POM Makassar. Adapun panitia pelaksana berasal dari pengurus dan fasilitator Forum Anak Butta Toa.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dan organisasi, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PMDPPPA), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA).
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Gugus Tugas KLA dan Forum Anak Butta Toa sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Bantaeng.
Selain itu, kolaborasi Forum Anak Butta Toa bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng berhasil menerbitkan 45 Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Butta Toa kepada perwakilan penerima.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Peringatan HAN 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, yang juga merupakan Bunda Forum Anak Butta Toa. Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Children Car Free Day dan Market Day.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan peserta. Senam dipandu oleh Duta Anak Kabupaten Bantaeng 2026, sementara Bupati bersama Ketua TP PKK turut berbaur dengan anak-anak sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak yang sehat, aktif, dan ceria.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, perlindungan, serta kesempatan yang sama untuk berkembang.
"Peringatan Hari Anak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak-anak Bantaeng. Mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa," ujarnya.
Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini melibatkan lebih banyak pihak melalui kolaborasi lintas sektor. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, lembaga perlindungan anak, hingga kalangan akademisi dalam satu gerakan bersama untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Penyelenggaraan kegiatan dipimpin oleh Andi Muhammad Fuad Langgara sebagai Steering Committee (SC) dari Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit, bersama Nurima Aprilia Putri sebagai Co-Committee dari Forum Anak Butta Toa (FABT).
Tim pengarah kegiatan terdiri atas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), serta mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 116 dengan dukungan Balai Besar POM Makassar. Adapun panitia pelaksana berasal dari pengurus dan fasilitator Forum Anak Butta Toa.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dan organisasi, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PMDPPPA), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA).
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Gugus Tugas KLA dan Forum Anak Butta Toa sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Bantaeng.
Selain itu, kolaborasi Forum Anak Butta Toa bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantaeng berhasil menerbitkan 45 Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng bersama Bunda Forum Anak Butta Toa kepada perwakilan penerima.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Ajak Pelajar Peduli Lingkungan
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, mengajak pelajar membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kamis, 08 Okt 2026 17:11
Sulsel
HUT Ke-81 TNI, Bupati Bantaeng Apresiasi Pengabdian Prajurit
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzi Nurdin mengapresiasi dedikasi dan pengabdian TNI yang dinilai terus hadir membantu masyarakat di Kabupaten Bantaeng.
Senin, 05 Okt 2026 15:26
Sulsel
Bupati Bantaeng Pantau Langsung Penanganan Kebakaran Bonto Lojong
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turun langsung memantau penanganan kebakaran yang terjadi di Bonto Lojong, tepatnya di belakang area Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Sabtu, 03 Okt 2026 18:10
News
Bupati Bantaeng Harap IKA Unismuh Jadi Mitra Strategis
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Makassar (IKA Unismuh Makassar) Cabang Bantaeng periode 2026–2030 di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (3/10/2026).
Sabtu, 03 Okt 2026 14:58
Sulsel
Wabup Bantaeng Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Bantaeng, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
2
Perkuat Layanan Pelanggan, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
3
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
4
Vale Serahkan Ijazah Paket C, Buka Peluang Kerja Warga Pomalaa
5
Aqila Nailatul Izzah, Mahasiswa FK Unhas Gagas Kampanye Peduli Leukemia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
2
Perkuat Layanan Pelanggan, XLSMART Buka Tiga XL Center Baru di Makassar
3
Logo HUT Makassar, Simbol Merawat Budaya dan Menyalakan Harapan
4
Vale Serahkan Ijazah Paket C, Buka Peluang Kerja Warga Pomalaa
5
Aqila Nailatul Izzah, Mahasiswa FK Unhas Gagas Kampanye Peduli Leukemia