Dari 115 WB Higt Risk, 14 WBP Lapas Parepare Dikirim ke Nusakambangan
Selasa, 21 Jul 2026 16:29
Ditjenpas memindahkan 115 Warga Binaan yang masuk dalam kategori higt risk dari dua wilayah yakni Sulawesi Selatan dan Jawa Barat, Senin (20/07/2026). Foto: Istimewa
PAREPARE - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali memindahkan 115 Warga Binaan yang masuk dalam kategori higt risk dari dua wilayah yakni Sulawesi Selatan dan Jawa Barat, Senin (20/07/2026). Ada 14 dari 79 Warga Binaan dari Sulawesi Selatan berasal dari Lapas Kelas IIA Parepare.
Humas Lapas Kelas IIA Parepare, Akbar yang dikonfirmasi mengatakan bahwa ada 14 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Parepare yang masuk dalam daftar 79 Warga Binaan kategori Higt Risk dari Wilayah Sulawesi Selatan.
"Untuk jumlah wbp dari lapas parepare 14 orang, kasus pidana narkotika dan kasus pidana umum," Kata Akbar, Selasa (21/07/2026).
14 WBP Lapas Kelas IIA Parepare tersebut sebelumnya di kumpulkan di Lapas Kelas IIB Maros kemudian diberangkatkan menuju ke pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada Jumat (17/07/2026).
Selanjutnya, mereka menempuh perjalanan laut menggunakan KM DLU menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan transit sementara di Lapas Kelas I Surabaya.
Pada Ahad (19/07/2026), 36 Warga Binaan kategori high risk dari Jawa Timur bergabung dengan rombongan tersebut sehingga total menjadi 115 Warga Binaan. Selanjutnya, rombongan diberangkatkan menuju Nusakambangan melalui jalur darat dengan pengawalan ketat.
Rombongan tiba di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, pada Senin (20/07/2026) pukul 01.20 WIB dan melanjutkan penyeberangan menuju Pelabuhan Sodong, Nusakambangan. Seluruh Warga Binaan beserta petugas pengawal tiba dengan selamat pada pukul 01.40 WIB.
Ditjenpas menegaskan pemindahan Warga Binaan kategori high risk akan terus dilaksanakan secara terukur sebagai kebijakan penguatan pengamanan nasional di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen Ditjenpas dalam mewujudkan Sistem Pemasyarakatan yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada keamanan, pembinaan, dan perlindungan masyarakat.
Pemindahan dipimpin oleh Ditjenpas melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpamintel) sebagai penanggung jawab operasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu melalui kolaborasi yang melibatkan 77 personel dari unsur Ditpamintel, Satuan Operasional Kepatuhan Internal, Korps Brigade Mobil Kepolisian Negara RI, Kepolisian Lalu Lintas, serta petugas dari Kantor Wilayah (Kanwil) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.
Sinergi lintas instansi tersebut memastikan seluruh Warga Binaan pemindahan, mulai dari persiapan, pengawalan, transit, hingga penempatan di Nusakambangan, berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur dengan mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan ketertiban.
Humas Lapas Kelas IIA Parepare, Akbar yang dikonfirmasi mengatakan bahwa ada 14 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Parepare yang masuk dalam daftar 79 Warga Binaan kategori Higt Risk dari Wilayah Sulawesi Selatan.
"Untuk jumlah wbp dari lapas parepare 14 orang, kasus pidana narkotika dan kasus pidana umum," Kata Akbar, Selasa (21/07/2026).
14 WBP Lapas Kelas IIA Parepare tersebut sebelumnya di kumpulkan di Lapas Kelas IIB Maros kemudian diberangkatkan menuju ke pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada Jumat (17/07/2026).
Selanjutnya, mereka menempuh perjalanan laut menggunakan KM DLU menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan transit sementara di Lapas Kelas I Surabaya.
Pada Ahad (19/07/2026), 36 Warga Binaan kategori high risk dari Jawa Timur bergabung dengan rombongan tersebut sehingga total menjadi 115 Warga Binaan. Selanjutnya, rombongan diberangkatkan menuju Nusakambangan melalui jalur darat dengan pengawalan ketat.
Rombongan tiba di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, pada Senin (20/07/2026) pukul 01.20 WIB dan melanjutkan penyeberangan menuju Pelabuhan Sodong, Nusakambangan. Seluruh Warga Binaan beserta petugas pengawal tiba dengan selamat pada pukul 01.40 WIB.
Ditjenpas menegaskan pemindahan Warga Binaan kategori high risk akan terus dilaksanakan secara terukur sebagai kebijakan penguatan pengamanan nasional di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen Ditjenpas dalam mewujudkan Sistem Pemasyarakatan yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada keamanan, pembinaan, dan perlindungan masyarakat.
Pemindahan dipimpin oleh Ditjenpas melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen (Ditpamintel) sebagai penanggung jawab operasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu melalui kolaborasi yang melibatkan 77 personel dari unsur Ditpamintel, Satuan Operasional Kepatuhan Internal, Korps Brigade Mobil Kepolisian Negara RI, Kepolisian Lalu Lintas, serta petugas dari Kantor Wilayah (Kanwil) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.
Sinergi lintas instansi tersebut memastikan seluruh Warga Binaan pemindahan, mulai dari persiapan, pengawalan, transit, hingga penempatan di Nusakambangan, berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur dengan mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, dan ketertiban.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Brimob Parepare Bagikan Masker kepada Warga Ditengah Kepungan Kabut Asap
Ditengah kepungan kabut asap yang semakin pekat melanda Kota Parepare, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik, Rabu (14/10/2026).
Rabu, 14 Okt 2026 19:33
Sulsel
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
Pos Polair Parepare membagikan masker dan menghimbau kepada para nelayan untuk tetap mengutamakan keselamatan di tengah tebalnya kabut asap yang melanda perairan Parepare beberapa hari terakhir.
Selasa, 13 Okt 2026 11:54
News
Polisi Tangkap Pencuri Laptop Milik Mahasiswa di Parepare
Salah seorang pak ogah yang sering melakukan pengaturan lalu lintas di pertigaan sumpang minangae, kelurahan sumpang minangae, Kota Parepare diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Parepare, Kamis (01/10/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 19:56
Sports
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic telah melakukan persiapan dengan baik dalam menghadapi Persita Tangerang pada laga pekan ketiga Super League 2026/27 di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare besok, Sabtu (19/09/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 20:54
Sulsel
Dua Rumah Semi Permanen di Parepare Hangus Terbakar
Dua unit rumah semi permanen hangus tak tersisa dilalap si jago merah yang berada di pemukiman padat penduduk, Minggu (09/08/2026).
Minggu, 09 Agu 2026 11:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puncak Cita Askara Adujak GenRe Sulsel 2026: Lahirnya Wajah Baru Penggerak Perubahan
2
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
5
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puncak Cita Askara Adujak GenRe Sulsel 2026: Lahirnya Wajah Baru Penggerak Perubahan
2
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
5
Banyak Usulan Raperda Mandek, DPRD Makassar Minta Pemkot Lengkapi Naskah Akademik